iPhone Bakal Tampilkan Iklan

Menyusul Xiaomi, iPhone Bakal Tampilkan Iklan

5/5 - (1 vote)

LABtekno.com – iPhone bakal tampilkan iklan seperti Xiaomi. Kabarnya Apple akan menampilkan lebih banyak iklan pada aplikasi bawaannya seperti Maps, Podcast dan Buku.

Semua akan Xiaomi pada waktunya.” Begitulah kiranya para fans HP murah berkilah. Sedikit berbangga, Xiaomi jauh lebih dulu menampilkan iklan pada tampilan MIUI-nya. Begitu juga dengan sistem operasi Android, terutama di Play Store. 

Iklan di iPhone?

Apple pada akhirnya akan menghadirkan lebih banyak iklan ke aplikasi. Hal ini telah diuji secara internal pada iklan pencarian di Maps. Saat Anda mencoba mencari suatu lokasi, makan akan ada rekomendasi, restoran, toko atau bisnis terdekat lainnya.

Selain itu, Apple telah menerapkan model iklan semacam ini di App Store. 

Para pengembang bisa mempromosikan aplikasinya dengan membayar biaya iklan terlebih dahulu agar muncul di halaman pencarian untuk kueri tertentu.

Begitu juga pada aplikasi Maps, iklan bekerja dengan cara yang sama. Suatu bisnis yang membayar biaya tertentu bisa muncul di bagian atas hasil pencarian saat pengguna memasukkan istilah pencarian tertentu.

Iklan pada tab Today akan muncul seperti kartu yang lebih besar dengan keterangan “iklan” di bawah aplikasi. Sedangkan iklan pada halaman aplikasi individual akan muncul disorot dengan warna biru pada bagian “You Might Also Like” atau Anda Mungkin Juga Suka.

Apple juga kemungkinan akan menampilkan iklan di Apple TV Plus. Namun diprediksi iklannya dengan biaya yang lebih rendah. 

Saat ini Apple TV Plus hanya menawarkan paket berlangganan bebas iklan seharga $4,99/bulan. Nantinya akan hadir Netflix dan Disney Plus juga.

Baca Juga  Bocoran Google Wear OS 3.5 dan One UI Watch 4.5

Sebelumnya, iklan memang sudah muncul selama streaming langsung Friday Night Baseball.

Apple Raup Cuan dalam Bisnis Iklan

Jika diruntut, Apple pertama kali memperkenalkan iklan di App Store sejak tahun 2016 lalu. Bahkan menampilkan aplikasi saham dan beritanya.

Pengguna akan dibayang-bayangi dengan iklan yang dapat dipersonalisasi. Hal ini bertujuan agar iklan yang ditampilkan sesuai targetnya. 

Pada tahun 2021 saja, bisnis periklanan Apple tumbuh sebesar 238% menjadi $3,7 miliar. Langkah tersebut mengindikasikan bahwa Apple ingin memperluas bisnis periklanannya lebih jauh lagi.

Akan ada rekonstruksi bisnis layanan Apple untuk mengarahkan lebih banyak perhatian ke streaming dan periklanan.

Pada kuartal terakhir, bisnis iklan dan langganan dari Apple mengalami peningkatan pendapatan sebesar 12%.

Cuan, Cuan dan Cuan

Apple sepertinya tidak pernah kehabisan akal untuk meraup cuan sebanyak-banyaknya. Beberapa tahun lalu Apple menghilangkan charger pada paket pembelian perangkat baru iPhone dengan dalih peduli lingkungan.

Mengurangi limbah elektronik atau mengurangi dampak pencemaran lingkungan dijadikan alasan untuk meraup untung berlimpah. Terbukti dengan dihematnya 93,6 Triliun saat Apple berhenti menyertakan adapter charger pada kotak pembelian iPhone 12.

Hal ini jelas memangkas lebih banyak biaya produksi, seperti kotak penjualan yang lebih kecil, biaya pengiriman lebih hemat karena bisa mengirim lebih banyak produk. Belum lagi headset yang dijual terpisah.

Sebenarnya masih banyak lagi cara Apple untuk mendapatkan cuan, cuan dan cuan lebih banyak. Nampaknya iklan di iPhone nantinya juga akan lebih mahal dan diperuntukkan kalangan atas. Bukan bagi kaum mendang-mending.

Melihat semangat Apple dalam mencari cuan, tentu setuju dengan pedoman “Mending Xiaomi!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

12 − 10 =

Scroll to Top