Tag: Apple

  • 5 Cara Mematikan Apple Vision Pro

    5 Cara Mematikan Apple Vision Pro

    LABTekno.com – Cara mematikan Apple Vision Pro perlu diketahui setiap pengguna gadget super mahal ini.

    Apple Vision Pro merupakan hardware dengan tingkat kerumitan yang luar biasa, layar ultra-premium yang dipasang di kepala dan memiliki performa powerful seperti MacBook.

    Salah satu headset VR terbaik di dunia ini memang sangat canggih, kalian bisa melakukan banyak hal dengan lebih praktis.

    Meskipun demikian, ada saatnya pengguna perlu mengetahui cara mematikan Apple Vision Pro. Sebab perangkat ini tidak memiliki tombol Shut Down atau Sleep, layaknya perangkat Apple lain seperti Mac, iPhone, iPad.

    Bagi kalian memiliki Apple Watch, maka bisa menutup layar agar tertidur. Kalian juga perlu mengetahui layar Vision Pro mana yang harus ditutupi, layar 4K bagian dalam yang kalian lihat, atau layar EyeSight bagian luar?

    Tidak perlu repot, sebenarnya itu bukan cara yang tepat untuk mematikan atau sleep headset VR satu ini.

    Cara mematikan Apple Vision Pro sebenarnya sangat mudah. Pastikan cara yang kalian gunakan benar agar tidak menimbulkan masalah lain.

    Apple Vision Pro

    Cara Mematikan Apple Vision Pro

    Setidaknya ada lima cara mematikan Apple Vision Pro yang dapat kalian coba dengan mudah.

    Pertama, kalian bisa memanfaatkan fitur Siri milik Apple. Cukup ucapkan, “Siri, turn off my Apple Vision Pro” (Siri, matikan Apple Vision Pro saya) dan layar akan segera menjadi gelap. 

    Bisa juga menggunakan cara mematikan Apple Vision Pro lain, di antaranya: 

    Langkah 1: Vision Pro memiliki banyak kesamaan dengan perangkat Apple lainnya. Ia memiliki Digital Crown seperti Apple Watch. 

    Ketukan menunjukkan perpustakaan aplikasi Anda, namun jika Anda menekan dan menahannya, Anda akan melihat penggeser yang dapat ditarik untuk mematikan headset Anda.

    Digital-Crown-Apple-Vision-Pro

    Anda dapat menggunakan Digital Crown untuk mematikan Apple Vision Pro. 

    Langkah 2: Anda dapat menggunakan aplikasi Pengaturan untuk mematikan headset Anda. 

    Ketuk Digital Crown untuk menampilkan aplikasi Anda, lalu buka Pengaturan

    Di tab Umum, pilih Matikan. Sebuah penggeser akan muncul dan memindahkannya ke kanan akan mematikan Vision Pro Anda.

    Settings-icon-Apple-Vision-Pro

    Ikon Pengaturan terlihat sama dengan Apple Vision Pro seperti di iPhone Anda. 

    Langkah 3: Jika Anda mengambil langkah yang benar, Anda boleh mematikan headset dengan melepaskan kabel daya. 

    Pertama, lepas Vision Pro Anda dan letakkan di atas meja atau meja. Headset mendeteksi bahwa Anda tidak lagi memakainya dan beralih ke mode tidur.

    Tidak masalah jika kalian ingin mencabutnya setelah tertidur. Putar kabel daya berlawanan arah jarum jam dan kabel tersebut akan terlepas dari Vision Pro tanpa menggunakan tenaga apa pun.

    Ilustrasi Apple menunjukkan cara melepas kabel baterai Vision Pro

    Langkah 4: Cara mematikan Apple Vision Pro yang kelima adalah dengan membiarkannya dalam mode tidur. 

    Apple menunjukkan bahwa setelah 24 jam tidak aktif, Vision Pro akan mati secara otomatis untuk menghemat masa pakai baterai. Sebelum menggunakannya lagi, Anda harus mengaktifkannya kembali.

     

    Cara Mengaktifkan Vision Pro

    Anda dapat menyalakan Apple Vision Pro dengan tombol atas.

    Setelah mengetahui cara mematikan Apple Vision Pro, kini kalian harus mengetahui cara mengaktifkannya kembali agar bisa menggunakannya. 

    Ada dua cara untuk menghidupkan headset VR terbaik ini. Jika tadi kalian mencabut baterai untuk mematikan Vision Pro, maka silakan sambungkan kembali. 

    Bisa juga dengan menukar baterai, jika memiliki Baterai Vision Pro lainnya. Headset akan menyala secara otomatis saat mendapat daya kembali.

    Jika tadi menggunakan salah satu metode lain untuk mematikan Vision Pro, maka cukup tekan dan tahan tombol atas selama beberapa detik. Maka akan muncul logo Apple di tampilan depan saat dihidupkan.

    Membiarkan Vision Pro tetap menyala, Apakah Aman?

    Apple Vision Pro

    Pengguna mungkin jarang perlu mematikan Vision Pro jika baterai tetap terisi sepanjang hari. 

    Saat istirahat, cukup lepas headset dan atur untuk mengaktifkan mode tidur hemat baterai. 

    Jika Vision Pro tetap berada dalam mode tidur selama lebih dari 24 jam, Vision Pro akan mati secara otomatis.

    Daya tahan baterai merupakan masalah bagi semua headset VR yang berdiri sendiri, namun beberapa sudah memiliki solusinya. 

    Berbeda dengan Vision Pro dari Apple, Quest Pro dari Meta menyertakan dok pengisi daya yang nyaman dan Quest 3 yang berbiaya rendah memiliki baterai eksternal dan aksesori pengisi daya untuk memperpanjang waktu pengoperasian.

    Hingga Apple atau produsen pihak ketiga merancang dok Vision Pro, Anda harus ingat untuk sering menyambungkannya. 

    Jika Anda terbiasa mengisi daya headset saat tingkat baterai turun di bawah 50%, Anda tidak perlu khawatir untuk menyalakan atau mematikannya, sehingga lebih mudah digunakan kapan saja.

    Di sisi lain, mematikannya secara manual akan menghemat masa pakai baterai, jika pengisian daya tidak nyaman dan terutama apabila kalian tidak akan menggunakannya selama beberapa jam.

    Demikian beberapa cara mematikan Apple Vision Pro dan cara menghidupkannya kembali. Bagi kalian yang belum mampu membelinya, mengetahui informasi ini mungkin bisa menjadi bekal bagi kalian yang nantinya berkesempatan menggunakannya.

  • 5 Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas

    5 Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas

    LABtekno.com – Urutan merk HP berdasarkan kualitas mungkin perlu dibagikan, jika kalian masih bingung mencari HP baru yang akan dibeli.

    Sekarang ini, hampir setiap orang tidak bisa dilepaskan dari HP, sudah seperti teman hidup utama yang menemani setiap saat.

    Hal ini tidak bisa dipungkiri, HP memang membantu berbagai aktivitas penggunanya. 

    Merk HP saat ini sudah banyak tersedia di pasaran. Saking banyaknya, sampai bingung menentukan mana merk HP terbaik.

    Jika kalian masih bingung memutuskan untuk membeli HP merk apa, di tengah munculnya merk smartphone baru di pasar elektronik.

    Persaingan semakin ketat, setiap merk berlomba-lomba meluncurkan produk dengan kualitas terbaiknya.

    Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas

    Jika urutan merk HP terbaik berdasarkan pembelian market, maka Samsung menduduki peringkat pertama. 

    Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung merajai penjualan tertinggi di dunia. 

    Namun perlu diingat bahwa banyaknya penjualan produk tidak serta merta membuatnya diposisikan sebagai merk HP terbaik berdasarkan kualitas.

    Sebab jika bicara soal kualitas, maka ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, meliputi build quality, kualitas software, kepuasan konsumen hingga purna jual dan keseimbangan harga pasar.

    Berikut ini urutan merk HP berdasarkan kualitas yang bisa dijadikan pertimbangan ketika ingin membeli smartphone baru. 

    Apple

    Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas - Apple

    Urutan merk HP berdasarkan kualitas yang pertama yaitu Apple. Hal ini mungkin sudah tidak diragukan lagi soal kualitasnya. 

    iPhone memang dirancang dengan tampilan yang intuitif, sistem operasi iOS, dan integrasi kuat dengan ekosistem Apple.

    Berbagai fitur canggih mulai dari kamera berkualitas tinggi, kemampuan pemrosesan kuat, dan berbagai aplikasi tersedia melalui App Store mampu berjalan sangat optimal.

    Selain itu, Apple juga menawarkan berbagai layanan seperti iCloud untuk menyimpan dan menyinkronkan data secara aman, Apple Pay untuk pembayaran digital, dan Apple Music untuk streaming musik.

    Samsung

    Samsung S24 Ultra

    Selanjutnya urutan merk HP berdasarkan kualitas yang kedua yaitu Samsung. Meski merajai penjualan smartphone, jika dilihat dari segi kualitas, Samsung masih di bawah Apple.

    Namun jika bicara soal smartphone Android terbaik, tentu saja Samsung menjadi opsi utama yang mampu bersaing dengan Apple.

    Fitur-fitur inovatif yang ditawarkan oleh Samsung memang tak bisa dipungkiri kehebatannya. Samsung merilis model baru dengan peningkatan teknologi dan desain menarik setiap tahun. 

    Seri flagship Samsung Galaxy S memiliki berbagai fitur canggih seperti layar berkualitas tinggi, kamera yang hebat, dan performa kuat.

    Samsung Galaxy juga telah dilengkapi dengan sistem operasi Android yang memberikan akses ke berbagai aplikasi melalui Google Play Store. 

    Google

    Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas - Google Pixel

    Menyusul Samsung, smartphone buatan Google juga tak bisa disepelekan. Meski baru memasuki lini produk smartphone sejak Oktober 2016, namun sekarang ini sudah mampu bersaing dengan merk kawakan lainnya dalam daftar urutan merk HP berdasarkan kualitas.

    Tak mengherankan, sebab Google inilah yang menjadi pengembang dan pemilik OS Android yang digunakan oleh sebagian besar merk smartphone. 

    Dalam hal optimasi, produk smartphone Google menyajikan kualitas terbaik. Apalagi dilengkapi dengan chipset yang dirancang sendiri dan sangat bagus, namun tidak bisa ditemukan pada merk lain. 

    Namun sayangnya, smartphone unggulan ini, yaitu Google Pixel belum resmi di pasarkan di Indonesia. Google masih memasarkan produknya di pasar Amerika dan Eropa.

    Xiaomi

    Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas - Xiaomi

    Bagi kaum kerehore, urutan merk HP terbaik berdasarkan kualitas dan harganya yang terjangkau, tentu saja jatuh pada merk Xiaomi

    Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini memang dikenal mampu menyajikan smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.

    Seri Mi, Redmi, dan POCO menjadi primadona bagi kaum mendang-mending. Sebab menawarkan smartphone yang dilengkapi berbagai fitur canggih, seperti layar berkualitas tinggi, kamera yang baik, dan performa bagus. Paket komplit tapi murah!

    Beberapa inovasi terbaru juga sering dihadirkan oleh Xiaomi untuk pertama kalinya, seperti pemindai sidik jari di bawah layar dan teknologi pengisian daya cepat.

    Xiaomi memiliki tampilan penggunanya sendiri, yaitu MIUI yang didasarkan pada sistem operasi Android. 

    Berbagai fitur tambahan menarik ditawarkan di dalamnya. 

    Oppo

    Urutan Merk HP Berdasarkan Kualitas - Oppo

    Masih perusahaan Tiongkok, urutan merk HP berdasarkan kualitas yang terakhir adalah Oppo. Beberapa seri terbaiknya, mulai dari Find, Reno hingga A-series sering kali menawarkan fitur-fitur unggulan.

    Seperti kamera yang canggih, tampilan layar yang berkualitas, dan performa yang tidak diragukan. 

    Dalam segi fotografi, smartphone Oppo juga menyajikan berbagai fitur yang inovatif, seperti mode malam yang kuat, zoom optik, dan stabilisasi gambar cukup baik.

    Selain itu, desainnya juga menarik. Oppo sering kali menawarkan smartphonenya yang memiliki desain elegan dan ramping dengan bodi tipis. 

    Berbagai varian warna yang menarik juga tidak ketinggalan agar pengguna lebih banyak pilihan. 

    Demikian urutan merk HP terbaik berdasarkan kualitas yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan sebelum membeli smartphone baru.

    Silakan sesuaikan kebutuhan kalian dengan budget yang tersedia. Kesampingkan gengsi dan pilih berdasarkan kebutuhan saja. 

  • Paten Baru iPhone Fold: Bisa Menutup Secara Otomatis Saat Terjatuh

    Paten Baru iPhone Fold: Bisa Menutup Secara Otomatis Saat Terjatuh

    LABTekno.com – Paten iPhone Fold baru saja diumumkan yang mengisyaratkan ponsel lipat ini secara otomatis menutup saat terjatuh.

    Rumor mengenai ponsel lipat Apple memang sudah muncul sejak dulu. Perusahaan mungkin saja sudah memiliki rencana untuk membuat ponsel lipat versinya menonjol dari yang lain.

    Paten Baru iPhone Fold

    Meski kemungkinan realisasi ponsel lipat Apple ini masih jauh, beberapa sumber terbaru memberikan informasi mengenai paten baru iPhone Fold. 

    iPhone Fold Bisa Menutup Otomatis Saat Terjatuh

    Salah satu patennya, layar iPhone Fold nanti bisa ditarik sendiri yang secara otomatis menutup jika terjatuh. Secara teori, hal ini bertujuan untuk mencegahnya dari kerusakan.

    Berdasarkan informasi dari Insider menemukan paten baru iPhone Fold, yang tertanggal 16 Maret. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa penelitian tersebut berjudul “Self-retracting display device and technique for protect screen using drop detection”. 

    Paten baru iPhone Fold ini menjelaskan penggunaan detektor jatuh, atau akselerometer, untuk menentukan apakah perangkat telah terjatuh. 

    Jika sudah, perangkat yang dapat dilipat dapat dilipat atau ditarik kembali untuk mencegah tampilan yang rapuh mengenai tanah.

    Paten baru iPhone Fold ini sangat berguna agar mengantisipasi layar ponsel lipat Apple nantinya tidak rusak terkena tanah.

    Paten baru iPhone Fold: Bisa menutup otomatis saat terjatuh

    Paten mencatat bahwa jika ponsel tidak menutup sepenuhnya sebelum membentur lantai. Bahkan melipat layar ke sudut kurang dari 180 derajat dapat memberikan perlindungan. Sebab perangkat yang terjatuh lebih cenderung menyentuh tanah pada bagian tepinya daripada bagian tepinya, layar yang mudah pecah.

    Ponsel lipat tentu jauh lebih tahan lama daripada iterasi awalnya, terutama Galaxy Fold asli, yang berpotensi rusak jika Anda melihatnya dengan cara yang salah. 

    Namun menjatuhkan perangkat foldable apapun saat terbuka, jelas akan menghancurkannya. 

    Jika Apple benar-benar menerapkan paten ini ke perangkat lipat pertamanya, itu mungkin membuat fitur yang menarik – dengan asumsi itu berfungsi dengan baik dan tidak menimbulkan masalah dengan penggunaan sehari-hari.

    Dilapisi Membran Fleksibel Berisi Sensor Sentuh

    Paten baru iPhone Fold di atas, bukan satu-satunya paten yang ditemukan. 

    Paten Apple yang terungkap bulan lalu mengusulkan perangkat lipat yang dilapisi dengan membran fleksibel yang berisi sensor sentuh di seluruh telepon.

    Hal ini memungkinkan seseorang untuk berinteraksi di mana saja di seluruh handset tanpa harus membukanya.

    Ilustrasi pertama yang diberikan desainer Cupertino dengan aplikasi paten tampaknya adalah iPhone Fold. 

    Paten baru iPhone Fold tersebut menyarankan pelapisan membran fleksibel yang berisi sensor sentuh di seluruh telepon. 

    Idenya di sini adalah bahwa pengguna masih dapat berinteraksi dengan perangkat tanpa membukanya, membuatnya lebih ramah pengguna.

    “Mengumpulkan input sentuhan dari pengguna dan menampilkan gambar untuk pengguna secara efisien bisa menjadi tantangan,” jelas aplikasi tersebut. “Misalnya, saat pengguna memasukkan input sentuhan ke tampilan layar sentuh, tangan pengguna dapat memblokir gambar yang sedang ditampilkan di layar.”

    Perusahaan juga percaya bahwa sensor sentuh solid-state lebih serbaguna daripada saklar fisik. 

    Memang, panel kontrol pada sasis ponsel dapat berubah atau beradaptasi dengan keadaan perangkat. 

    Misalnya, saat dilipat, layar belakang dan panel kontrol dapat menyediakan sarana untuk menjawab panggilan di speaker atau menutupnya. 

    Saat dalam keadaan terbuka, kontrol ini dapat dinonaktifkan untuk mencegah aktivasi yang tidak disengaja atau dipindahkan ke samping perangkat.

    Paten baru iPhone Fold: Konsep Sensor Sentuh pada iPhone Fold
    Konsep Sensor Sentuh pada iPhone Fold

    Melangkah lebih jauh, sambil mendengarkan streaming musik dengan ponsel dilipat, panel kontrol dapat memberi pengguna akses ke volume, perpindahan trek, dan penelusuran gulir. 

    Kontrol kemudian dapat secara dinamis beralih ke UI ponsel saat menerima panggilan.

    Ide keseluruhan di balik paten ini sangat bagus, terutama untuk perangkat lipat, tetapi Apple tidak ingin membatasi visinya. 

    Disebutkan juga bahwa konsep ini bisa diterapkan ke perangkat standar selain Fold. 

    Paten menjelaskan penggunaan lapisan sensor sentuhan untuk menyediakan layar melingkar pada iPhone standar. 

    Konsep Sensor Sentuh untuk menyediakan layar melingkar pada iPhone Standar
    Konsep Sensor Sentuh untuk menyediakan layar melingkar pada iPhone Standar

    Konsep multifungsi yang ditawarkan oleh Cupertino dengan sensor di setiap permukaan, akan memungkinkan banyak cara bagi developer untuk mengimplementasikannya ke dalam UI aplikasi mereka, apa pun jenis aplikasinya. 

    Namun kerugian utama dari hal ini, apakah dapat dilipat atau tidak, adalah membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan. Casing dapat melindungi ponsel tetapi dengan mengorbankan fungsi sentuh.

    iPhone Fold Rilis 2025

    Rumor tentang iPhone Fold selalu muncul bertahun-tahun sejak 2016. Salah satu laporan terbaru dari analis DSCC Ross Young menunjukkan tanggal rilis 2025. 

    Apple juga dapat mengerjakan MacBook lipat 20 inci yang dapat diluncurkan sekitar tahun 2026 atau 2027.

    Untuk harganya, iPhone biasa saja sudah mahal, apalagi ketika meluncurkan ponsel lipatnya, tentu menjadi lebih mahal.

    Kemungkinan, jika perangkat lipat pertama dari Apple ini rilis, perusahaan bisa melabeli harganya senilai $2.500 atau setara Rp38 jutaan.

  • Cara Menggunakan Fitur Advanced Data Protection

    Cara Menggunakan Fitur Advanced Data Protection

    LABTekno.com – Cara menggunakan fitur Advanced Data Protection & fitur keamanan baru lainnya dari Apple wajib diketahui pengguna. Agar dapat memaksimalkan perlindungan data dan privasi penggunanya.

    Fitur Advanced Data Protection Apple
    Fitur Advanced Data Protection Apple | Sumber: AppleInsider

    Data pribadi termasuk hak asasi dan privasi yang tercantum dalam Deklarasi Universal Manusia 1948 Pasal 12. Hal ini disebabkan karena data pribadi merupakan aset atau komoditas bernilai tinggi di era big data dan ekonomi digital sekarang ini.

    Melalui fitur Advanced Data Protection & fitur keamanan baru lainnya dari Apple, dapat meminimalisir pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data pribadi tersebut.

    Apple beberapa waktu lalu mengumumkan tiga fitur privasi dan keamanan baru yang sengaja dirancang untuk membantu penggunanya dalam melindungi data pribadinya. 

    Adapun beberapa fitur baru tersebut, antara lain Kunci Keamanan untuk ID Apple, Verifikasi Kunci Kontak iMessage, dan Advanced Data Protection atau Perlindungan Data Lanjutan.

    Jika kalian adalah salah satu pengguna Apple, silakan pelajari secara lebih mendetail tentang fungsinya.

    Kunci Keamanan untuk ID Apple

    Fitur kunci keamanan sebenarnya sudah lama tersedia di perangkat Apple. Namun sekarang, Apple user bisa menjumpainya langsung pada ID Apple. Hal ini tentu menambah tingkat keamanan lain saat melakukan proses autentikasi akun kalian.

    Ketika kalian ingin masuk dengan ID Apple, kalian bisa memilih untuk meminta kunci keamanan hardware fisik untuk memverifikasi identitas pengguna. Mirip seperti otentikasi dua faktor pada Google.

    Kunci keamanan hardware bisa dihubungkan melalui USB untuk Mac, iPad, Lightning atau NFC di iPhone. Sudah banyak pengguna perusahaan yang terbiasa dengan peningkatan keamanan tersebut.

    Verifikasi Kunci Kontak iMessage

    iMessage Contact Key Verification
    iMessage Contact Key Verification | Sumber: AppleInsider

    Fitur verifikasi kunci kontak iMessage memang sengaja dirancang bagi pengguna yang khawatir seseorang bisa mengakses pesan mereka. Nah, fungsi fitur ini akan memastikan hanya penerima yang dituju saja yang dapat melihat komunikasi kalian.

    Nantinya fitur tersebut akan mengirimkan peringatan jika ada seseorang yang mencoba meretas dan melanggar server cloud dan menguping percakapan.

    Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk membandingkan Kode Verifikasi Kontak secara langsung maupun di FaceTime, atau bisa juga melalui panggilan telepon yang aman.

    Jika perangkat tidak dikenali terdeteksi, maka akan muncul peringatan secara langsung di aplikasi Pesan. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan masalah tersebut. Oleh sebab itu, fitur ini mungkin dapat membuat penggunanya misalnya para jurnalis dan aktivis bisa merasa lebih aman.

    Advanced Data Protection

    Pengaturan Advanced Data Protection
    Pengaturan Advanced Data Protection | Sumber: AppleInsider

    Advanced Data Protection atau Perlindungan Data Tingkat Lanjutan merupakan salah satu fitur baru dari Apple yang telah tersedia. Fitur ini merupakan pilihan terbaru bagi pengguna yang ingin mengenkripsi lebih banyak data iCloud-nya.

    Sebab Apple sejak dulu memang sudah mengenkripsi kategori seperti data kesehatan kalian, foto, pesan dan sebagainya. Oleh sebab itu, jika nantinya ada perintah pengadilan yang memaksa Apple untuk mengakses data pengguna, Apple bisa menindaklanjutinya.

    Jika fitur Advanced Data Protection ini diaktifkan, maka jumlah kategori terenkripsi Apple bertambah menjadi 23. Saat ini, seluruh cadangan perangkat kalian, baik itu berupa pesan, file iCloud Drive, catatan, foto, pengingat, Bookmark Safari, Pintasan Siri, memo suara dan tiket dompet akan dienkripsi.

    Sistem enkripsi ini akan mencegah pihak manapun, termasuk Apple, peretas, maupun penegak hukum untuk mendapatkan akses ke data kalian.

    Email, kontak dan kalender belum terenkripsi, karena masih memerlukan interaksi sistem yang lebih besar di luar kendali Apple, seperti penyedia email pekerjaan atau aplikasi kalender yang kalian gunakan.

    Gunakan Fitur Advanced Data Protection Mulai Sekarang

    Cara Mengatur Akun Pemulihan pada Advanced Data Protection
    Cara Mengatur Akun Pemulihan pada Advanced Data Protection

    Pada pengaturan default-nya, fitur Advanced Data Protection masih dinonaktifkan pada perangkat Apple. Kendali sepenuhnya berada di tangan kalian.

    Fitur Advanced Data Protection mewajibkan penggunanya menggunakan iOS 16.2. Jika belum mengupdate versi iOS tersebut, kalian bisa memperbaruinya terlebih dahulu untuk mendapatkan fitur tersebut.

    Update Perangkat ke versi iOS 16.2
    Update Perangkat ke versi iOS 16.2

    Fitur ini dapat mengenkripsi seluruh data cadangan kalian, semua perangkat yang terkait dengan ID Apple kalian. Sehingga kalian wajib memperbarui perangkat Apple dengan versi iOS 16.2. Termasuk Apple Watch, Apple TV, HomePod, Mac, iPad dan ekosistem Apple lainnya yang memerlukan ID Apple untuk masuk.

    Tetapi tenang saja, cara mengaktifkannya sangat mudah, kok.

    Cara Mengaktifkan Fitur Advanced Data Protection

    Cara menggunakan fitur Advanced Data Protection
    Cara menggunakan fitur Advanced Data Protection

    Cara menggunakan fitur Advanced Data Protection sangat mudah, berikut ini langkah-langkahnya:

    • Buka menu Settings di perangkat Apple kalian
    • Pilih Apple ID
    • Lalu klik opsi iCloud
    • Silakan pilih opsi Advanced Data Protection
    • Pastikan toggle berwarna hijau (ON) untuk mengaktifkannya
    • Jika kalian belum menyiapkan metode pemulihan untuk akun kalian, maka iPhone kalian akan meminta untuk menyiapkan recovery person atau recovery phrase
    • Selesai, kalian sudah berhasil mengaktifkan fitur Advanced Data Protection

    Demikian cara menggunakan fitur Advanced Data Protection & fitur keamanan baru dari Apple lainnya. Kalian bisa mencobanya sendiri saat sudah memiliki versi iOS 16.2 di perangkat iPhone.

    Buka Pengaturan > ID Apple > iCloud > Perlindungan Data Lan

  • Bakal Ada Iklan di Apple, Menyusul Xiaomi

    Bakal Ada Iklan di Apple, Menyusul Xiaomi

    LABtekno.com – Bakal ada iklan di Apple seperti Xiaomi. Kabarnya Apple akan menampilkan lebih banyak iklan pada aplikasi bawaannya seperti Maps, Podcast hingga fiitur terbarunya yaitu Dynamic Island.

    Semua akan Xiaomi pada waktunya.” Begitulah kiranya para fans HP murah berkilah. Sedikit berbangga, Xiaomi jauh lebih dulu menampilkan iklan pada tampilan MIUI-nya. Begitu juga dengan sistem operasi Android, terutama di Play Store. 

    Iklan di iPhone?

    Apple pada akhirnya akan menghadirkan lebih banyak iklan ke aplikasi. Hal ini telah diuji secara internal pada iklan pencarian di Maps. Saat Anda mencoba mencari suatu lokasi, makan akan ada rekomendasi, restoran, toko atau bisnis terdekat lainnya.

    Selain itu, Apple telah menerapkan model iklan semacam ini di App Store. 

    Para pengembang bisa mempromosikan aplikasinya dengan membayar biaya iklan terlebih dahulu agar muncul di halaman pencarian untuk kueri tertentu.

    Apple Search Ads
    Apple Search Ads

    Begitu juga pada aplikasi Maps, iklan bekerja dengan cara yang sama. Suatu bisnis yang membayar biaya tertentu bisa muncul di bagian atas hasil pencarian saat pengguna memasukkan istilah pencarian tertentu.

    Aplikasi yang memasang Iklan di Apple
    Iklan di Apple

    Iklan di Apple pada tab Today akan muncul seperti kartu yang lebih besar dengan keterangan “iklan” di bawah aplikasi. Sedangkan iklan pada halaman aplikasi individual akan muncul disorot dengan warna biru pada bagian “You Might Also Like” atau Anda Mungkin Juga Suka.

    Pada iPhone 14 Pro dengan fitur terbarunya yaitu Dynamic Island, juga akan muncul iklan di Apple product. Berikut ini gambar penampakannya:

    Apple Ads on Dynamic Island
    Apple Ads on Dynamic Island

    Apple juga kemungkinan akan menampilkan iklan di Apple TV Plus. Namun diprediksi iklannya dengan biaya yang lebih rendah. 

    Saat ini Apple TV Plus hanya menawarkan paket berlangganan bebas iklan seharga $4,99/bulan. Nantinya akan hadir Netflix dan Disney Plus juga.

    Sebelumnya, iklan memang sudah muncul selama streaming langsung Friday Night Baseball.

    Apple Raup Cuan dalam Bisnis Iklan

    Jika diruntut, Apple pertama kali memperkenalkan iklan di App Store sejak tahun 2016 lalu. Bahkan menampilkan aplikasi saham dan beritanya.

    Pengguna akan dibayang-bayangi dengan iklan yang dapat dipersonalisasi. Hal ini bertujuan agar iklan yang ditampilkan sesuai targetnya. 

    Pada tahun 2021 saja, bisnis periklanan Apple tumbuh sebesar 238% menjadi $3,7 miliar. Langkah tersebut mengindikasikan bahwa Apple ingin memperluas bisnis periklanannya lebih jauh lagi.

    Akan ada rekonstruksi bisnis layanan Apple untuk mengarahkan lebih banyak perhatian ke streaming dan periklanan.

    Pada kuartal terakhir, bisnis iklan dan langganan dari Apple mengalami peningkatan pendapatan sebesar 12%.

    Cuan, Cuan dan Cuan

    Apple sepertinya tidak pernah kehabisan akal untuk meraup cuan sebanyak-banyaknya. Beberapa tahun lalu Apple menghilangkan charger pada paket pembelian perangkat baru iPhone dengan dalih peduli lingkungan.

    Mengurangi limbah elektronik atau mengurangi dampak pencemaran lingkungan dijadikan alasan untuk meraup untung berlimpah. Terbukti dengan dihematnya 93,6 Triliun saat Apple berhenti menyertakan adapter charger pada kotak pembelian iPhone 12.

    Hal ini jelas memangkas lebih banyak biaya produksi, seperti kotak penjualan yang lebih kecil, biaya pengiriman lebih hemat karena bisa mengirim lebih banyak produk. Belum lagi headset yang dijual terpisah.

    Sebenarnya masih banyak lagi cara Apple untuk mendapatkan cuan, cuan dan cuan lebih banyak. Nampaknya iklan di iPhone nantinya juga akan lebih mahal dan diperuntukkan kalangan atas. Bukan bagi kaum mendang-mending.

    Melihat semangat Apple dalam mencari cuan, tentu setuju dengan pedoman “Mending Xiaomi!

  • Bocoran Fitur Terbaru iOS 16

    Bocoran Fitur Terbaru iOS 16

    LABtekno.com – iOS 16 Beta 4 dikabarkan telah diuji coba menjadi sistem operasi dari iPhone 14.

    Jagad sosial media ramai memperbincangkannya. Ada beberapa topik yang krusial, di antaranya:

    Fitur Always On Display (AOD)

    Cara kerja fitur Always On Display (AOD) telah diungkapkan pada iOS 16 Beta 4 tersebut. Fitur baru Apple ini cenderung memakan waktu yang cukup lama. Hal ini tentu untuk memastikan bahwa kualitasnya memenuhi standar tinggi dan juga mencakup sisi inovatifnya.

    iOS 16 Beta 4 ini membuat versi Always On Display (AOD) lebih menonjol dibandingkan dengan cara para pesaingnya dalam menjalankannya.

    Saat ini mungkin sudah banyak smartphone Android yang telah mendukung fitur Always On Display (AOD) beberapa tahun lalu.

    Bagi Anda yang belum familiar dengan fitur AOD tersebut, teknologi ini menggunakan layar OLED untuk menjaga setiap pikselnya tetap menyala.

    Hal ini bertujuan agar penggunanya dapat selalu menampilkan waktu dan notifikasi setiap saat, bahkan ketika layar mati sekalipun tanpa menghabiskan daya baterai yang signifikan.

    Fitur ini jelas membuat iPhone menjadi lebih praktis. Namun sayangnya tidak tersedia dalam semua iPhone yang ada.

    Kabarnya fitur ini akan diperkenalkan oleh Apple saat merilis iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max.

    iOS 16 beta 4 telah mengungkapkan bagaimana penambahan potensial tersebut dapat bekerja maksimal pada smartphone yang beberapa waktu mendatang akan segera diperkenalkan tersebut.

    Berikut ini perbandingan tampilan wallpaper layar kunci saat layarnya menyala dan saat menggunakan fitur Always On Display (AOD):

    Perbandingan Tampilan Wallpaper Layar Kunci Saat Layarnya Menyala vs Menggunakan Fitur Always On Display
    Perbandingan Tampilan Wallpaper Layar Kunci Saat Layarnya Menyala vs Menggunakan Fitur Always On Display

    Beberapa hal terkait fitur AOD:

    • Wallpaper iPhone selalu ditampilkan dinonaktifkan
    • Wallpaper Layar Kunci dengan layar menyala
    • Wallpaper iPhone selalu dipajang diaktifkan
    • Wallpaper Layar Kunci dengan Always On Display diaktifkan

    Muncul desas-desus bahwa model iPhone 14 Pro yang berpotensi mendukung fitur AOD untuk sementara waktu. 

    Jika hal tersebut benar, maka pada iPhone Pro yang akan datang akan secara eksklusif mendukung kecepatan refresh 1Hz baru. 

    Hal ini jelas akan memungkinkan layar untuk menampilkan elemen-elemen tertentu setiap saat — tanpa menyebabkan baterai terkuras.

    Mengutip dari berbagai sumber, bahwa iOS 16 beta 4 merinci perilaku wallpaper dari penambahan potensial ini. Mirip dengan AOD pada model Apple Watch yang didukung, iPhone 14 Pro dapat menyertakan versi wallpaper Lock Screen yang lebih gelap — alih-alih menampilkan waktu dan widget pada latar belakang hitam.

    Mungkin banyak di antara kita yang menjadi penggemar berat potensi eksekusi fitur AOD Apple. Varian wallpaper yang lebih gelap terlihat lebih hidup daripada latar belakang hitam polos. 

    Namun belum diketahui secara pasti apakah fitur tersebut akan benar-benar tersedia pada musim gugur ini. 

    Batasi Kemampuan Mengedit dan Unsend iMessage

    Selain fitur AOD, Apple juga dikabarkan sedang mengurangi fitur edit dan unsend iMessage iOS 16. 

    Perusahaan telah merilis iOS 16 beta 4, iPadOS 16, dan macOS Ventura yang memiliki fitur tambahan untuk membatasi Anda hingga lima pengeditan untuk pesan tertentu dalam waktu 15 menit yang tersedia. 

    Kemudian mengecilkan jeda tidak terkirim dari 15 menit menjadi dua. Anda juga dapat mengetuk pesan untuk melihat riwayat pengeditannya. 

    Pada versi sebelumnya, Anda mungkin hanya bisa melihat pemberitahuan pesan telah diedit. 

    Apple memang tidak menjelaskan keputusan tersebut. Namun, Apple Insider menguraikan potensi penyalahgunaan dengan pendekatan sebelumnya. 

    Pengguna bisa mengedit pesan agar tampak Anda menyetujui sesuatu. Anda dapat secara bergantian mengirimkan pesan yang bertahap cukup lama untuk diperhatikan. Namun menghilang sebelum orang lain menyimpan buktinya.

    Anda selalu dapat mencegah pengeditan dan pembatalan pengiriman dengan menonaktifkan iMessage. 

    Hal itu memaksa percakapan ke teks SMS, di mana fitur-fitur itu tidak tersedia. 

    Langkah Apple semacam ini memang tidak akan sepenuhnya berguna, tapi paling tidak jika membiarkan iMessage aktif, Anda tak perlu khawatir jika seseorang dapat dengan mudah memutarbalikkan percakapan Anda.

    Apakah fitur tambahan ini menarik perhatian Anda untuk mempertimbangkan membeli iPhone Pro musim gugur ini? Perlu kita nantikan bersama.