Author: Achmad Fachrur Rozi

  • Vivobook 15 OLED K513, Paling Tipis dan Ringan di Kelasnya

    Vivobook 15 OLED K513, Paling Tipis dan Ringan di Kelasnya

    Labtekno.com – Vivobook 15 OLED K513 (11th Gen Intel) beberapa waktu lalu telah diluncurkan. Bagaimana spesifikasi dan fitur yang ditawarkan? Mari simak beberapa detail yang perlu diketahui. Mudah-mudahan bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.

    Bodi dan Desain

    Jika berbicara mengenai desain dan bodi, Vivobook 15 OLED (K513) terkesan kokoh, karena bahan logam yang digunakan pada bagian casing luar. Layarnya berukuran 15,6 inci dan berat hanya 1,7 kilogram termasuk chargernya. Bisa dibilang cukup tipis dan ringan (Ultrathin & Ultralight) dibandingkan laptop dengan ukuran sama lainnya. Jelas akan meningkatkan  mobilitas pada penggunaan harian, karena tidak akan terlalu membebani pengguna.

    Vivobook 15 OLED K513

    Keyboardnya dilengkapi dengan backlit berwarna putih, hal ini amat berguna ketika sedang mengetik dalam kondisi gelap. Terdapat 3 tingkat kecerahan backlit pada keyboard yang dapat diatur dan akan mati otomatis jika tidak digunakan selama beberapa saat. Selain itu, laptop ini juga sudah dibekali dengan NumberPad (pada touchpad-nya). Namun sayangnya tidak ada indikator lampu NumLock yang biasanya terdapat pada seri laptop sebelumnya.

    Tampilan layar OLED

    Laptop ini dibekali dengan layar OLED 15,6 inci sebagai monitor utama dengan resolusi FullHD (1920×1080) dan juga memiliki Rasio layar 16:10 dengan resolusi 2.8K yang dilengkapi dengan teknologi HDR. Fitur HDR ini mampu menampilkan gambar yang lebih detail khususnya saat menampilkan detail pada objek gelap. Layar OLED pada laptop ini memiliki cakupan warna 100% DCI-P3 yang setara dengan 133 persen sRGB.

    Layar OLED yang digunakan pada Vivobook 15 OLED (K513) ini juga sudah mengantongi sertifikasi VESA DisplayHDR 600 True Black sehingga dipastikan dapat menampilkan warna hitam lebih gelap. Dengan rasio kontras mencapai 1.000.000:1. Maksimum brightness yang bisa dihasilkan adalah 600 nits. Namun tetap nyaman digunakan meskipun saat kondisi terang seperti di luar ruangan.
    Dengan latency yang hanya 0,2ms, waktu respons layarnya terbilang cukup cepat dalam menyajikan gambar pada film dan game tanpa blur.

    Selain itu, Layar OLED yang digunakan pada VivoBook 15 OLED (K513) diklaim mampu memberikan paparan cahaya biru (blue light) yang merusak mata 70% lebih rendah. Blue light ini tanpa disadari dapat mengganggu kualitas tidur.

    Performa

    ASUS Vivobook 15 OLED (K513) dibekali dengan 11th Gen Intel®️ Core™️ i5 with Intel®️ Iris®️ Xᵉ graphics generasi 11 dengan 4GB DDR4 RAM dan M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD berkapasitas 256GB. Penggunaan SSD pada laptop zaman sekarang sudah seperti hal wajib, pasalnya SSD mampu mempercepat pemrosesan data dibanding dengan HDD. Selain itu, jika dirasa RAM 4GB belum cukup, maka pengguna dapat mengupgradenya mandiri hingga 8GB.

    Sistem pendinginan dengan teknologi ASUS Intelligent Performance Technology dibagi menjadi 3 mode, yaitu Whisper Mode, Standard Mode, dan Performance Mode Semakin tinggi mode yang digunakan, semakin menguras baterai pula. Namun dengan adanya system pendingin ini, laptop menjadi tidak cepat panas.

    Baterai Vivobook 15 OLED K513 (11th Gen Intel®️ Core™️ i5) terbilang cukup awet, saat baterainya full dari 100% ke 20% dalam waktu 5 jam. Penggunaannya seputar komputasi, baik itu browsing, mengetik dan disertai pemutar musik.

    Fitur

    Ada beberapa fitur menarik pada VivoBook Ultra 15 OLED (K513) demi menunjang pengalaman pengguna, di antaranya:

    Speaker yang digunakan pada seri ini yaitu Harman Kardon mampu menghasilkan suara yang sangat renyah di telinga. Selain itu, fitur seperti AI Noise-Cancelling Microphone dan AI Noise-Cancelling Speaker membuat pengalaman memberi pengalaman audio yang lebih baik.

    Fitur AI Noise-Cancelling Microphone yang mampu meredam suara bising di sekitar, bahkan suara musik yang berada cukup dekat dari laptop tidak terdengar oleh lawan bicara kami. Namun pada fitur AI Noise-Cancelling Speaker memang rasanya belum ada perbedaan yang terlalu signifikan dalam menghilangkan kebisingan.

    Sedangkan DTS Audio Processing memungkinkan pengguna untuk melakukan penyesuaian output suara sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada beberapa mode yang dapat disesuaikan, antara lain mode Movie, Music, Games, dan Custom.

    Pada aplikasi MyASUS, terdapat beberapa fitur yang wajib dimaksimalkan. Cara membukanya cukup menekan tombol F12. Terdapat beberapa fungsi tombol yang praktis, di antaranya pada tombol fungsi F11 disematkan fungsi Screen Snip, tombol F10 untuk mematikan kamera, dan tombol F9 untuk mengunci laptop.

    Perihal konektivitas, Vivobook 15 OLED K513 (11th Gen Intel®️ Core™️ i5) ini memiliki port yang lengkap, mulai dari USB, HDMI, MicroSD, hingga port jack 3,5 mm. Pada salah satu seri Zenbook sebelunya, port jack 3,5mm sempat dihilangkan. Selain itu teknologi Intel WiFi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth V5.0 juga sudah disematkan pada laptop ini.

    Pada paket penjualan VivoBook 15 OLED (K513) telah dilengkapi dengan Office Home & Student 2019, sehingga dapat menghemat lebih dari Rp1 juta rupiah.

    Bagaimana pendapat Anda mengenai Vivobook 15 OLED K513 (11th Gen Intel®️ Core™️ i5ntel) ini? Apakah tertarik membelinya? Jika tertarik, silakan kunjungi ASUS Online Store melalui tombol dibawah ini.

    Voucher Diskon: ASUSPONDOK150K
    Dapatkan Diskon Spesial Untuk Pembelian Produk ASUS ONLINE STORE

  • ASUS Vivobook A416, Cocok Buat Kerja, Kuliah dan Gaming

    ASUS Vivobook A416, Cocok Buat Kerja, Kuliah dan Gaming

    Labtekno.com – ASUS A416 (11th Gen Intel) merupakan laptop berukuran 14 inci yang disebut-sebut memiliki kinerja sebagai kebutuhan untuk kerja kantoran, kuliah, atau bermain game. Paket lengkap untuk laptop entry level. Desainnya Thin & Lightweight (tipis & ringan) dengan rincian dimensi 32.5cm x 21.6cm x 1.99cm dengan bobot 1.6 Kg. Dengan ketipisan dan beratnya yang ringan, membuat laptop ini mampu tampil dengan bodi yang sangat ringkas dan mudah dibawa bekerja dimanapun.

    ASUS Vivobook A416, Cocok Buat Kerja, Kuliah dan Gaming

    Seperti namanya, ASUS A416 (11th Gen Intel) mengusung Prosesor 11th Gen Intel®️ Core™️ 5 pada seri tertingginya dengan RAM 8GB dengan 512GB SSD. Pada varian terendahnya mengusung Prosesor 11th Gen Intel®️ Core™️ i3 pada seri tertingginya dengan RAM 4GB dengan 256GB SSD yang akan membuat sistem lebih kencang ketika digunakan. Performa SSD tidak diragukan lagi kinerjanya dibandingkan dengan storage lama HDD.

    Nampaknya, penggunaan SSD ini sudah seperti hal wajib pada laptop saat ini, sebab akan sangat berpengaruh pada kinerja transfer file, browsing jadi lebih cepat, dan membuka berbagai jenis program Adobe juga mulus tanpa lag.

    NVIDIA MX330 Discrete Graphics, yang digunakan juga akan mampu memuaskan saat bermain game. Namun dengan pemakaian wajar dan tidak berlebihan.

    Penggunaan prosesor ini diklaim lebih efisien dalam konsumsi daya, namun juga menawarkan lompatan performa berkat peningkatan IPC (Instruction Per Clock) yang signifikan, kecepatan standar 3GHz dan TurboBoost hingga 4,1GHz.

    Pengolah grafis yang digunakan juga terbilang cukup mumpuni, ASUS A416 (11th Gen Intel) hadir dengan mengusung NVIDIA® GeForce® MX330, 2GB GDDR5.

    Salah satu rahasia mengapa VivoBook 14 (A416) dapat memiliki bodi yang lebih ringkas dibandingkan dengan laptop 14 inci pada umumnya adalah berkat teknologi NanoEdge Display. Teknologi eksklusif dari ASUS tersebut memungkinkan bezel layar pada VivoBook 14 (A416) dapat tampil sangat tipis, sehingga laptop ini dapat memiliki screen-to-body ratio hingga 82%.

    Baterai dengan kapasitas 2 Cells 37 Whrs lithium-prismatic battery yang dibubuhkan pada ASUS A416 mampu mencukupi kebutuhan dayanya. Adanya fitur fast charging, mempercepat mobilitas penggunanya karena dapat mengisi daya hingga 60% dalam waktu 49 menit saja. Baterainya mampu bertahan hingga 4 jam, dengan durasi pengisian daya hingga full hanya dalam waktu 3 jam saja.

    Selain itu, ada juga fitur Fingerprint easy login yang akan sangat memudahkan pengguna dalam mengakses perangkat ini. Tanpa perlu repot memasukkan sandi, hanya cukup menempelkan jari. Kemudian anda akan memperoleh akses login. Fitur yang amat praktis dan efisien.

    Laptop ini dibekali rasio layar 16:9 aspect ratio, dengan resolusi FHD (1920 x 1080), serta dukungan LED Backlit, 220 nits, dan layar anti gores (Anti-glare panel).

    Layar yang digunakan pada ASUS A416 (11th Gen Intel) memiliki paparan radiasi cahaya biru yang merusak mata hingga 45% lebih rendah. Pada semua serinya juga telah terinstall Operating System Windows 10 Home.

    Urusan soal harga, ada berbagai variasi sesuai dengan spesifikasi yang diusungnya, berikut rinciannya:

    Rp 7,099,000

    Windows 10 Home, Intel® Core ™ i3-1115G4, RAM 4GB, 256GB PCIE+HOUSING, FHD, Office pre-installed

    Rp 7,699,000

    Windows 10 Home, Intel® Core ™ i3-1115G4, RAM 4GB, 512GB PCIe, FHD, Office pre-installed

    Rp 8,299,000

    Windows 10 Home, Intel® Core ™ i5-1135G7, GPU MX330, RAM 4GB, 512GB PCIe, FHD, Office pre-installed

    Rp 9,099,000

    Windows 10 Home, Intel® Core ™ i5-1135G7, GPU MX330, RAM 4GB, 256G PCIe+HOUSING, FHD, Office pre-installed

    Rp 10,999,000

    Windows 10 Home, Intel® Core ™ i5-1135G7, GPU MX330, RAM 4GB, 256G PCIE+HOUSING, FHD, Office pre-installed, Fingerprint

    Rp 11,299,000

    Windows 10 Home, Intel® Core ™ i5-1135G7, GPU MX330, RAM 8GB, 256G PCIE + 1TB, FHD, Office pre-installed, Fingerprint

    Apakah harga dan sederet spesifikasi fitur yang disematkan ASUS A416 (11th Gen Intel) ini menurut Anda sebanding? Bagaimana, tertarik meminangnya? Jika tertarik, silakan kunjungi ASUS Online Store melalui tombol dibawah ini.

    Voucher Diskon: ASUSPONDOK150K
    Dapatkan Diskon Spesial Untuk Pembelian Produk ASUS ONLINE STORE

  • Vivobook Pro 14X OLED (N7400), Cocok Bagi Creator!

    Vivobook Pro 14X OLED (N7400), Cocok Bagi Creator!

    Labtekno.com – ASUS begitu peka dengan kebutuhan pasar sehingga meluncurkan produk terbarunya, yaitu Vivobook Pro 14X OLED (N7400). Kali ini, hadir dengan dibekali layar dengan panel OLED. Munculnya produk ini tentu menjawab kegelisahan creator, yang membutuhkan fitur spesifik.

    Layar panel OLED VivoBook Pro 14X OLED (N7400) menggunakan panel OLED yang diklaim memiliki 100% pada color space DCI-P3 atau setara dengan 133% sRGB. Layarnya juga sudah dikalibrasi secara presisi dan mengantongi sertifikasi PANTONE Validated.

    Selain itu, layarnya ini juga sudah memiliki refresh rate 90Hz dan memiliki response time sebesar 0,2ms. Dengan refresh rate dan response time yang mumpuni ini tentu para penggunanya akan dimanjakan, utamanya bagi para pembuat konten kreator, seperti animator.

    Vivobook Pro 14X OLED (N7400)

    Tidak hanya itu, laptop ini dibekali rasio layar 16:10 dengan resolusi 2.8K, serta dukungan teknologi HDR dan memiliki contrast ratio hingga 1.000.000:1. ASUS OLED bahkan mengantongi sertifikasi VESA HDR True Black, menandakan bahwa fitur HDR di VivoBook Pro 14X OLED (N7400) ini memiliki standar yang telah diakui secara global.

    Layar ASUS OLED yang digunakan pada VivoBook Pro 14X OLED (N7400) memiliki paparan radiasi cahaya biru yang merusak mata hingga 70% lebih rendah. ASUS OLED bahkan mendapatkan sertifikasi low-blue light dan anti-flicker dari TÜV Rheinland.

    Bawaan prosesor Hingga 11th Gen Intel® Core™ i7 processor, jelas menjadi nilai lebih yang mampu mensupport para Creator. Pengguna bahkan dapat memilih hingga Core i7-11370H. Selain itu, Vivobook Pro 14X OLED (N7400, Hingga 11th Gen Intel® Core™ i7 processor) ini menyematkan GPU NVIDIA GeForce RTX 3050 yang hadir dengan GeForce RTX Studio Driver, yang jelas akan sangat membantu para creator dalam memaksimalkan karyanya.

    Ada juga fitur yang dapat memudahkan pekerjaan para creator, yaitu fitur ASUS DialPad. Dengan disematkannya fitur dial digital ini para creator dapat berkarya secara lebih efektif dan efisien. Kontrol DialPad digital akan sangat membantu karena sudah disesuaikan dengan beberapa aplikasi kreatif, seperti Adobe Photoshop, Lightroom Classic, After Effect, dan Premiere Pro. Para kreator dapat mengatur sendiri konfigurasi serta fitur apa saja yang dapat diakses melalui aplikasi ProArt Creator Hub.

    CPU VivoBook Pro 14X OLED (N7400) ini juga lebih hemat daya namun tetap memiliki performa kencang. Bobotnya hanya 1,45Kg dengan ketebalan 17,9mm membuat laptop ini mampu tampil dengan bodi yang sangat ringkas dan mudah dibawa bekerja dimanapun.

    Memori yang digunakan DDR4 3200MHz berkapasitas 16GB serta penyimpanan menggunakan PCIe SSD berkapasitas hingga 1TB. Para creator tak perlu khawatir ketika menjalankan aplikasi berat selama berjam-jam karena laptop ini sudah dibekali dengan sistem pendingin ASUS IceCool Plus terbaru.

    Ada juga empat profil performa yang dapat digunakan pada VivoBook Pro 14X OLED (N7400) ini, mulai dari mode Whisper untuk menghemat baterai dan operasional senyap, mode Standard, Performance, hingga Full Speed yang dapat menghasilkan performa maksimal.

    Dalam hal konektivitas nirkabel, laptop ini didukung oleh teknologi WiFi 6 (802.11ax) serta Bluetooth 5.0. Fitur ASUS WiFi Master yang tersemat di dalamnya memungkinkan laptop untuk terhubung dengan router dengan kualitas koneksi terbaik.

    Berbagai fitur terkini seperti Thunderbolt™ 4 yang dapat dimanfaatkan untuk menghubungkan berbagai perangkat tambahan untuk menunjang kegiatan para kreator sehari-hari. Dengan deretan hardware yang powerful ini, tentu akan meningkatkan produktivitas para creator. Kesan laptop desain stylish nan modern dengan performa poweful begitu melekat padanya.

    Urusan harga, VivoBook Pro 14X OLED (N7400) dengan varian i5-11300H dan SSD 512GB dibanderol dengan harga Rp16.799.000. Sedangkan varian i7-11370H dengan SSD 1TB dibanderol dengan harga Rp19.799.000. Harga tersebut sudah termasuk layanan Adobe Creative Cloud secara gratis selama tiga bulan. Bagaimana, tertarik meminangnya? Jika tertarik, silakan kunjungi ASUS Online Store melalui tombol dibawah ini.

    Voucher Diskon: ASUSPONDOK150K
    Dapatkan Diskon Spesial Untuk Pembelian Produk ASUS ONLINE STORE

  • Cara Mengetahui Pemilik Akun Fake Instagram

    Cara Mengetahui Pemilik Akun Fake Instagram

    LABtekno.com – Cobalah beberapa cara mengetahui pemilik akun fake Instagram ini agar tidak penasaran.

    Media sosial merupakan media pencitraan seseorang. Tidak semua hal yang ditampilkan adalah nyata. Tujuannya pun beraneka ragam, namun utamanya adalah untuk membangun reputasi, membangun relasi, dan menaikkan pamor.

    Terlebih hari ini, nampaknya satu orang bisa memiliki lebih dari 3 akun yang berbeda. Akun utamanya untuk tujuan di atas, akun keduanya untuk berinteraksi lebih bebas dan akun ketiga dan seterusnya biasanya untuk menampilkan sifat sesungguhnya si pemilik akun.

    Akun fake (ketiga dan seterusnya) inilah yang biasa dipakai secara anonim untuk memata-matai akun orang lain, menebar kebencian, fitnah, hingga teror

    Akun fake yang sengaja dibuat anonim memang sering kali dianggap sulit untuk dilacak siapa pemiliknya. Tenang, kami bisikkan cara yang mudah. Ada beberapa cara mengetahui pemilik akun fake Instagram yang wajib dicoba, berikut penjelasannya:

    Mengetahui Pemilik Akun Fake Melalui Profil

    Pertama, cara mengetahui pemilik akun fake Instagram bisa dilakukan melalui profil akun tersebut, dengan catatan tidak di-private. Berikut cara mengetahui pemilik akun fake instagram melalui profil:

    – Buka aplikasi instagram, temukan akunnya di kolom pencarian. Jika pernah berinteraksi, cari dinotifikasi atau bisa juga menemukannya di daftar followers dan following.

    – Sudah ketemu? buka profil akun tersebut.

    – Klik tanda titik tiga di bagian kanan atas.

    – Scroll ke bawah lalu klik opsi tentang akun ini.

    – Tunggu beberapa saat, secara otomatis instagram akan memunculkan berbagai informasi mengenai akun fake tersebut. Informasi yang ditampilkan seputar kapan akun tersebut dibuat dan aktif.

    – Cek juga riwayat pergantian nama akun tersebut, caranya klik opsi former username.

    – Tunggu beberapa saat, maka secara otomatis instagram akan menampilkan riwayat pergantian nama. Jika beruntung, bisa jadi di antaranya adalah nama asli pemilik akun, mungkin saja kalian kenali.

    Mengetahui Pemilik Akun Fake Melalui IP Address

    Cara mengetahui pemilik akun fake juga bisa dilakukan dengan melacak IP address. Cara ini jarang dilakukan orang awam, karena dianggap ribet. Namun, jika kalian merasa tertantang, silakan mencobanya. Berikut cara melacak menggunakan IP Address

    – Pertama, buka aplikasi instagram. Lalu, pastikan login pada akun yang di-stalking akun fake tersebut.

    –  Cari dan temukan akun fake tersebut. Cari didaftar following dan followers. Namun jika masih mengingat usernamenya, carilah melalui kolom pencarian.

    – Klik profil akun fake tersebut.

    – Klik titik tiga di bagian kanan atas.

    – Pilih opsi salin URL.

    – Masuk browser, buka tab baru.

    – Lakukan pelacakan IP dengan Grabify IP Logger atau IP Logger.

    – Ketemu? Paste link URL pada kolom yang tersedia. Lalu, klik create URL.

    – Kirimkan URL tersebut pada akun fake target. Jika pemilik akun fake instagram meng-klik link URL tersebut, maka bisa langsung salin IP address.

    – Selanjutnya, buka situs IP Tracker lalu klik opsi IP Tracker Option.

    – Selesai, informasi terkait IP address akan muncul.

    Mengetahui Pemilik Akun Fake Melalui Nomor HP

    Jika malas menggunakan cara kedua tadi, bisa juga mencoba ini. Mirip dengan cara sebelumnya, namun hanya sebatas petunjuk kecil. Tergantung apakah pemilik akun fake tersebut mendaftarkan nomornya atau tidak. Namun jika penasaran, cobalah cara ini.

    Berikut cara mengetahui pemilik akun fake Instagram melalui nomor hp.

    – Buka akun instagram.

    – Masuk ke halaman profil lalu tekan garis tiga di bagian kanan atas.

    – Pilih opsi Temukan orang.

    – Kemudian, pilih opsi connect contact.

    – Klik mulai untuk menyambungkan nomor hp, kontak di hp, dan akun instagram.

    – Tunggu beberapa saat, secara otomatis instagram akan menampilkan berbagai akun yang terhubung dengan kontak. Apabila pemilik akun fake instagram mendaftarkan nomornya, maka bisa jadi kalian akan menemukan pemilik akun di daftar tersebut. Selamat mencoba!

  • Cara Melihat Nomor IMEI

    Cara Melihat Nomor IMEI

    Labtekno.com – Sebelum membahas tentang cara melihat nomor IMEI, penting kiranya mengetahui apa itu IMEI? Setiap gadget memiliki nomor registrasi atau nomor identitas yang biasa disebut nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity). Nomor IMEI ini biasanya terdiri dari 15 hingga 16 digit angka.

    Tiga Kementerian berkomitmen memperkuat regulasi untuk memberantas perdagangan ponsel black market, antara lain Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

    Hal ini sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No 1 Tahun 2020  tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI yang mulai berlaku sejak 18 April 2020 lalu.

    Manfaat Menggunakan IMEI Resmi

    Jika anda menggunakan nomor IMEI yang sah, maka akan mendapatkan perlindungan konsumen, memberikan kepastian hukum kepada penyedia jasa layanan telekomunikasi.

    Peraturan tentang IMEI dibuat dengan tujuan untuk membawa banyak manfaat, di antaranya, mencegah atau mengurangi perdagangan ponsel curian, mencegah hilangnya potensi pajak, dan mencegah kompetisi yang tidak sehat.

    Selain berfungsi untuk menentukan identitas ponsel, IMEI juga memiliki fungsi mengecek garansi smartphone. Mengetahui kode IMEI sangat penting ketika membeli smartphone secara online dan tidak mengetahui seluk beluknya.

    Mengetahui cara melihat nomor IMEI juga menjadi amat penting saat kehilangan ponsel, melalui kode tersebut kita bisa melacak HP yang hilang atau meretas smartphone yang dicuri. Namun hal ini, hanya bisa dilakukan oleh pihak provider kartu SIM, pengguna tidak bisa melakukannya sendiri dalam memblokir ponsel yang hilang.

    Cara Melihat Nomor IMEI

    Ada beberapa cara melihat nomor IMEI. Pertama, cek pada bagian belakang smartphone yang ditulis dan ditempel menggunakan stiker. Namun, tidak semua smartphone seperti ini, ada juga yang memindahkan stiker tersebut kebagian kardus agar nomor IMEI tetap bisa dilihat.

    Alasannya, pemasangan stiker nomor IMEI di belakang smartphone akan mudah hilang dan memudar akibat pemakaian. Namun jika kedua stiker tersebut hilang, masih ad acara lain. Anda tidak perlu khawatir karena masih bisa mengeceknya melalui smartphone secara langsung.

    Cara Melihat Nomor IMEI Android

    Ada du acara melihat nomor IMEI untuk Android, yaitu pada menu pengaturan atau bisa juga melalui dial pad. Cara melihat nomor IMEI pada menu pengaturan, cukup memilih opsi Tentang Telepon atau About Phone. Maka akan muncul nomor IMEI dari ponsel tersebut.

    Jika pada ponsel anda tidak tersedia menu tersebut, maka gunakan dial pad dengan mengetik *#06# lalu ketuk tombol panggil untuk menelepon.

    Cara Melihat Nomor IMEI iOS

    Sedangkan untuk perangkat iOS atau iPhone, cara melihat nomor IMEI dapat dilakukan melalui menu Setting, pilih General dan About yang nantinya akan memunculkan informasi seputar ponsel. Sama dengan android, pengguna iOS juga dapat mengecek IMEI melalui dial pad *#06#, lalu tekan Call atau Panggil.

    Cek IMEI Resmi

    Tidak kalah pentingnya, sebaiknya setelah anda mengetahui nomor IMEI, silakan kunjungi website Kementerian Perindustian imei.kemenperin.go.id untuk melakukan pengecekan terdaftar atau tidaknya nomor tersebut.

    Jika IMEI terdaftar maka akan muncul tulisan “IMEI terdaftar di database Kemenperin”. Artinya perangkat Anda terdistribusi lewat jalur resmi.

    IMEI yang tidak terdaftar pada database Kemenperin dapat berakibat pemblokiran akses jaringan seluler. Oleh sebab itu, maka pastikan nomor IMEI ponsel anda merupakan nomor yang tercantum resmi terdaftar di Kemenperin.

    Apabila Anda membeli perangkat seluler dari luar negeri, kemungkinan nomor IMEI pada ponsel anda belum terdaftar. Oleh karena itu, segera daftarkan nomor IMEI tersebut dengan cara berikut ini:

    Pendaftaran nomor IMEI dapat dilakukan oleh pribadi jika melakukan pembelian perangkat seluler langsung di luar negeri atau dapat dilakukan oleh pihak jasa ekspedisi jika barang dikirim dari luar negeri. Proses registrasi IMEI akan dilakukan pihak kurir jasa pengiriman, sehingga tidak perlu datang ke Bandara atau Kantor Bea Cukai terdekat karena sudah diwakilkan.

    Pendaftaran terbagi dalam dua kategori yakni barang impor HKT yang dikirim dari luar negeri melalui mekanisme barang kiriman atau dibawa langsung melalui mekanisme hand carry (barang bawaan penumpang) yang wajib didaftarkan IMEInya. Ada juga barang kiriman impor, HKT didaftarkan oleh penyelenggara pos dan/atau petugas Bea Cukai saat proses clearance barang.

    Bagi penumpang dan wisatawan yang datang ke Indonesia menggunakan roaming internasional maka tidak perlu mendaftar. Namun, jika penumpang menggunakan provider dalam negeri harus didaftarkan IMEI nya terlebih dahulu.

    Cara Registrasi IMEI

    Setelah mengetahui cara melihat nomor IMEI, maka langkah selanjutnya apabila smartphone anda belum terdaftar dalam database kemenperin adalah mendaftarkannya. Berikut 2 cara mudah Registrasi IMEI, yaitu :

    Melalui situs web Bea Cukai

    1. Buka beacukai.go.id/register-imei.html
    2. Isi data diri, data barang, dan konfirmasi pengiriman.
    3. Apabila dikirim menggunakan jasa pengiriman, maka pengelola jasa tersebut yang bertanggung jawab melakukan registrasi IMEI.

    Melalui aplikasi Mobile Bea Cukai

    1. Unduh aplikasi mobile Bea Cukai.
    2. Isi formulir data diri, nomor penerbangan, spesifikasi gadget dan isian lainnya.
    3. Setelah mengisi formulir lengkap, maka pemilik ponsel akan mendapatkan QR Code dan Registration ID.
    4. Tunjukkan QR Code tersebut ke petugas Bea Cukai saat tiba di bandara kedatangan.
    5. Keempat, lakukan pembayaran pungutan negara, apabila harganya melebihi US$ 500.
    6. Terakhir, data IMEI akan dikirim otomatis ke Kominfo dan perangkat seluler siap digunakan.

    Setelah melakukan registrasi IMEI, maka aktivasi perangkat hanya tinggal menunggunya maksimal 2×24 jam atau dua hari kerja.

  • Zenbook Pro Duo 15 OLED (UX582), Laptop yang Cocok untuk Advanced Creator

    Zenbook Pro Duo 15 OLED (UX582), Laptop yang Cocok untuk Advanced Creator

    Labtekno.com – Demi memenuhi kebutuhan para content creator, ASUS meluncurkan ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582). Hidup di era digital seperti sekarang ini, menjadi content creator semakin digandrungi. Dengan banyaknya platform sosial media yang tersedia, membuka banyak kesempatan bagi siapapun dan dimanapun. Selama ia mau mengeksplor kreativitasnya dalam berkarya, mau mengikuti tren atau bahkan mampu menciptakan tren itu sendiri.

    Selain kepekaan tren dan kreativitas, dukungan perangkat yang andal dan efisien merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam mendukung produktivitas para content creator. Perangkat ini dibekali dengan layar ganda ScreenPad Plus, layar sentuh HDR 4K OLED sehingga sangat cocok digunakan dalam pembuatan konten multimedia.

    Zenbook Pro Duo 15 OLED UX582

    Tampilannya mengesankan, body perangkat ini yang cukup ringkas dan ringan dapat mempermudah untuk dibawa beraktivitas kemanapun. Bobot jauh lebih ringan dan tipis dibandingkan generasi sebelumnya, yaitu lebih ringan 100 gram serta 2,5 milimeter (mm) lebih tipis.

    Performa dan Fitur Unggulan ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582)

    Ada berbagai performa dan Fitur Unggulan yang ditawarkan oleh ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582). Apa sajakah itu?

    Fitur ScreenPad Plus ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582)

    Fitur ScreenPad Plus ini mendukung pekerjaan para content creator yang terbiasa mengedit konten-konten video, foto atau bahkan desainnya sendiri. Sebab banyak aplikasi editing yang memiliki segudang fitur antarmuka yang dapat memenuhi satu layar. Oleh karena itu, dengan fitur ScreenPad Plus ini pekerjaan akan lebih efisien.

    Layar keduanya disematkan di atas dengan keyboard. Namun, berbeda dengan seri sebelumnya, perangkat ini menyematkan ScreenPad Plus yang lebih fleksibel. Fitur ScreenPad Plus ini dapat terangkat hingga membentuk sudut 9,5 derajat.

    Tidak hanya itu, ScreenPad Plus juga dilengkapi dengan software ScreenXpert 2. Dengan desain antarmuka yang lebih interaktif dan mudah digunakan layaknya layar smartphone. Terdapat fitur baru yang berguna memudahkan content creator bernama Control Panels yang akan muncul ketika menggunakan aplikasi editing seperti Adobe After Effect, Premiere Pro, Photoshop, atau Lightroom.

    Prosesor Powerfull

    Beratnya penggunaan aplikasi editing biasanya dikeluhkan oleh content creator. Hal ini ditanggapi oleh ASUS sehingga membekali ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) dengan 10th Gen Intel® Core™ i9 dan chip grafis GPU NVIDIA GeForce RTX 3070. Chip prosesor tersebut jelas akan memaksimalkan performa berbagai software yang sering digunakan oleh content creator.

    Selain itu, dukungan penyimpanan memori internalnya mencapai 1 terabyte (TB) yang mengusung perangkat solid state drive (SSD) dengan kapasitas RAM cukup besar, yaitu 32 GB DDR4 onboard. Sehingga tak perlu khawatir dengan risiko crash saat menjalankan multitasking.

    Konektivitas Tanpa Batas

    Laptop ini juga sudah menggunakan teknologi WiFi 6, memiliki kecepatan transfer data yang lebih baik dari WiFi generasi sebelumnya. Sehingga mampu menyesuaikan konektivitas agar terhubung dengan network adapter berperforma tinggi secara otomatis.

    Selain itu, terdapat juga dua port Thunderbolt 3 dengan interface USB Type-C. Penggunaan Port tersebut dapat mendukung transfer data dengan kecepatan tinggi sehingga laptop mampu terhubung dengan perangkat eksternal berperforma tinggi. Thunderbolt 3 yang disematkan pada perangkat ini juga dapat digunakan untuk menghubungkan laptop dengan monitor eksternal beresolusi tinggi.

    Sistem Pendingin

    Penggunaan prosesor powerful selama berjam-jam, jelas akan membuat komponen dalam laptop rentan mengalami panas dan bisa overheat yang dapat mengakibatkan kinerja laptop menurun. Namun tenang, untuk mengatasi hal tersebut, laptop ini dibekali sistem pendingin Active Aerodynamic System Plus (AAS Plus) dan ErgoLift Hinge. Sistem pendingin tersebut dirancang dengan 71 bilah untuk memberikan efek dingin lebih maksimal sehingga mampu menghasilkan tingkat aliran udara 36 persen lebih baik dari generasi sebelumnya. 

    Visual Layar Tajam

    Layarnya dibekali dengan teknologi ASUS OLED display (rasio layar 16:9 dengan resolusi 4K) yang mampu memproduksi warna hingga 100 persen pada color space DCI-P3 atau setara dengan 133 persen sRGB. Warna yang ditampilkan akurat dengan rasio kontras hingga 1.000.000:1.

    Unsur kenyamanan pengguna juga diutamakan, disematkan fitur Eye Care yang berfungsi untuk mengurangi tingkat radiasi cahaya biru dapat mencegah mata tidak cepat lelah. Sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan mata setelah menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar laptop.

    Dengan seabrek fitur unggulan yang disematkan pada ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582) dibanderol dengan harga berikut:

    Rp 42.999.000

    (Intel® Core™ i7-10870H/RTX3070/32GB/1T PCIe/TOUCH OLED UHD/UHD SCREENPAD/Windows 10 Home/Office pre installed)

    Rp 50.999.000

    (Intel® Core™ i9-10980HK/RTX3070/32GB/1T PCIe/TOUCH OLED UHD/UHD SCREENPAD/Windows 10 Professional)

    Apakah worth it? Tentu saja harus dilihat dari seberapa butuh dan pentingnya laptop ini untuk Anda. Jika Anda tertarik, silakan kunjungi laman penjualan ASUS ZenBook Pro Duo 15 OLED (UX582). Gunakan kupon dari website ini untuk mendapatkan DISKON Spesial!

    VOUCHER DISKON: ASUSPONDOK150K

    Gunakan voucher berikut pada halaman pembelian.