Port USB-C iPhone 15 Mirip Lightning

Achmad Fachrur Rozi

Port USB-C iPhone 15 Mirip Lightning dan Harus Memiliki Sertifikasi LKM
Rate this post

LABTekno.com – Port USB-C iPhone 15 banyak dinantikan penggemar smartphone. Banyak yang penasaran, apakah Apple benar-benar akan mengganti port Lightning miliknya ke USB-C.

Apple sepertinya ingin langsung tancap gas setelah seri iPhone 14 rilis. Kini sedang mempersiapkan iPhone 15. Beberapa perubahan penting tentu diharapkan pada seri terbarunya nanti.

iPhone 15 diperkirakan akan hadir pada kuartal terakhir tahun ini. Menurut rumor yang beredar, seri iPhone 15 nanti akan beralih ke port koneksi USB-C. Namun perusahaan hanya akan mendukung beberapa aksesori USB-C.

Port USB-C iPhone 15 ini merupakan dampak persyaratan untuk produk yang dijual di Uni Eropa pada tahun 2024.

Nah, buat Anda yang penasaran dengan port charger pada iPhone 15 nanti, silakan simak beberapa penjelasan berikut:

Apple Dikabarkan Wajibkan Sertifikasi LKM untuk Aksesori iPhone 15

Sertifikasi MFi pada port USB-C iPhone 15
Sertifikasi MFi untuk Port USB-C iPhone

Desas-desus beredar bahwa iPhone 15 mendatang akan menampilkan port USB-C, menandai perubahan signifikan dari port Lightning lama yang telah digunakan Apple sejak 2012. 

Namun, tampaknya bahkan dengan beralih ke USB-C, produsen aksesori nantinya masih perlu mendapatkan sertifikasi MFi dari Apple untuk memastikan kompatibilitas penuh dengan iPhone baru.

MFi, singkatan dari “Made For iPhone“, adalah program sertifikasi yang harus dilalui produsen untuk memastikan bahwa aksesori mereka bekerja dengan lancar pada perangkat Apple. 

Program ini telah ada selama bertahun-tahun dan telah membantu memastikan bahwa pengguna memiliki beragam aksesori berkualitas tinggi untuk dipilih.

Menurut laporan terbaru, hanya aksesori bersertifikasi MFi yang akan memiliki akses penuh ke port USB-C di iPhone 15. 

Baca Juga  Bocoran Honor 80 Pro Varian Layar Datar, Begini Spesifikasinya

Artinya, aksesori yang belum melalui proses sertifikasi akan dibatasi dalam hal kecepatan transfer data dan pengisian daya. 

Meskipun hal ini mungkin mengecewakan sebagian pengguna, perlu diperhatikan bahwa proses sertifikasi dirancang untuk memastikan keamanan dan keandalan aksesori pihak ketiga.

Upaya Apple Lolos dari Regulasi USB-C

Port USB-C iPhone 15
Port USB-C iPhone 15

Perlu dicatat bahwa biaya sertifikasi MFi kemungkinan besar akan diteruskan ke pengguna akhir, yang berarti aksesori bersertifikat mungkin lebih mahal daripada alternatif yang tidak bersertifikat. 

Tapi jika dibandingkan dengan aksesori bermerek Apple sendiri, beberapa aksesori bersertifikasi MFi mungkin masih lebih murah.

Dari perspektif lingkungan, perlunya sertifikasi MFi dapat dilihat sebagai perkembangan negatif, karena dapat membuat pengguna enggan menggunakan kembali atau menggunakan kembali aksesori lama. 

Dalih bahwa proses sertifikasi membantu memastikan aksesori memenuhi standar tinggi Apple untuk keselamatan dan kinerja, yang sangat penting untuk melindungi umur panjang iPhone nampaknya tak lebih hanya sebatas upaya Apple untuk menjaga ekslusifitas produknya.

Bukan hanya port USB-C iPhone 15 saja yang menarik, seri iPhone generasi berikutnya juga dikabarkan akan menampilkan serangkaian fitur dan peningkatan baru lainnya. 

Termasuk Dynamic Island dan tombol solid-state pada keempat model, serta chip A17 baru pada dua model Pro. 

Melihat langkah Apple yang demikian agresif menjaga eksklusifitasnya, regulasi Uni Eropa nampaknya bisa dengan mudah diakali oleh Apple agar tetap mendapatkan keuntungan besar.

Jika memang serius dengan aturan USB-C, kiranya perlu ditambahkan beberapa poin yang mengikat agar perusahaan seperti Apple tidak mempermainkannya.


Terimakasih sudah membaca artikel seputar teknologi terbaru di LABTekno.com. Untuk mendapatkan artikel dengan cepat, silahkan ikuti kami di Google News.

Baca Juga

Leave a Comment