Author: Achmad Fachrur Rozi

  • Layar OLED Apple Bakal Digunakan MacBook Air dan iPad Pro 2024

    Layar OLED Apple Bakal Digunakan MacBook Air dan iPad Pro 2024

    LABTekno.com – Ada rumor baru yang menyebutkan bahwa layar OLED Apple bakal di Tahun 2024 nanti. Setelah sebelumnya langganan menggunakan layar Liquid Retina dengan lampu latar LED dan teknologi IPS. 

    Nampaknya perubahan seperti ini memang sudah lama ditunggu oleh para penggemarnya untuk disematkan pada produk Mac dan iPad.

    Jika sebelumnya layar Super Retina hanya digunakan pada iPhone seperti di iPhone X, iPhone XS, dan iPhone XS Max. 

    Kemudian layar Super Retina XDR digunakan pada iPhone 11 Pro, iPhone 11 Pro Max, iPhone 12, iPhone 12 mini, iPhone 12 Pro, iPhone 12 Pro Max, iPhone 13, iPhone 13 mini, iPhone 13 Pro, dan iPhone 13 Pro Max.

    Layar tersebut dirancang oleh Apple untuk memenuhi standar yang luar biasa tinggi. Apple mengklaim bahwa layarnya ini adalah layar OLED terbaik yang pernah disertakan dalam smartphone serta menawarkan akurasi warna yang luar biasa. 

    Layar Super Retina dan Super Retina XDR memiliki kontras luar biasa, kecerahan tinggi, dan gamut warna lebar berstandar bioskop. Serta manajemen warna sistem terbaik, warnanya telah dikalibrasi secara presisi untuk menghasilkan pengalaman menonton yang optimal.

    Ross Young: Layar OLED Apple Digunakan di Tahun 2024

    Layar OLED Apple ini kemungkinan akan digunakan pada beberapa produk terbarunya, seperti MacBook Air 13 inci, iPad Pro 11 inci, dan iPad Pro 12,9 inci dengan layar OLED Apple pada tahun 2024.

    Ross Young, co-founder dan CEO Display Supply Chain Consultants sekaligus leaker kenamaan satu ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam hal rumor teknologi. Track recordnya dalam membagikan informasi yang akurat terhadap produk Apple dari dulu hingga sekarang memiliki tingkat keakuratan 92,9%. 

    Ia menyebutkan bahwa Apple akan merilis tiga perangkat yang akan memiliki layar OLED dengan dua tumpukan, dua lapisan emisi merah, hijau dan biru. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kecerahan dan konsumsi daya yang lebih rendah.

    Lebih lanjut, Young juga sebelumnya mengatakan bahwa ketiga perangkat tersebut akan mendukung ProMotion dengan kecepatan refresh hingga 120Hz.

    Kredibilitas Young di masa lalu memang sudah diakui, ia secara akurat mengungkapkan bahwa perangkat seperti iPhone 13 Pro dan MacBook Pro akan menampilkan ProMotion, iPad mini generasi keenam akan dilengkapi dengan layar 8,3 inci dan MacBook Air terbaru akan memiliki layar 13,6 inci yang sedikit lebih besar. Sebenarnya masih banyak lagi bocoran lain dari Ross Young yang memberinya rekam jejak yang sukses dengan rumor produk Apple.

    Perlu diketahui, model iPad Pro 2017 dan yang lebih baru juga sudah menampilkan ProMotion dengan kecepatan refresh 24Hz hingga 120Hz. Namun bagi MacBook Air, ProMotion ini sepenuhnya adalah hal baru.

    Apple menambahkan ProMotion ke MacBook Pro 14 inci dan 16 inci pada tahun 2021, refresh rate yang dimiliki juga sama yaitu dengan rentang 24Hz hingga 120Hz.

    Beralih dari Mini LED ke Layar OLED

    Layar OLED Apple Bakal Digunakan MacBook Air
    Layar LCD dengan lampu latar mini-LED pada MacBook Air | Sumber: Apple

    Layar OLED Apple biasanya menggunakan Layar Liquid Retina LCD dengan lampu latar mini-LED. Sampai saat ini, belum ada produk Apple, entah itu Mac atau iPad dengan tampilan OLED. Layar OLED Apple sekarang hanya digunakan pada seri iPhone X hingga seri yang paling baru.

    Model MacBook Air dan iPad Pro terbaru dari Apple dilengkapi dengan LCD. Pada iPad Pro 12,9 inci misalnya yang menampilkan lampu latar mini-LED untuk meningkatkan kecerahan dan rasio kontras 1.000.000:1 yang telah ditingkatkan.

    Berbeda dari LCD dengan mini-LED, layar OLED memiliki piksel yang bisa memancarkan sendiri dan tidak memerlukan lampu latar yang akan memberi perangkat rasio kontras dan masa penggunaan baterai yang lebih baik.

    Layar OLED Apple Minim Resiko Burn-in

    Cuplikan layar 20221214 102833

    Layar Super Retina dan Super Retina XDR dari Apple menggunakan teknologi Organic Light-Emitting Diode (OLED). 

    Perlu diketahui bahwa Super Retina dan Super Retina XDR memiliki peningkatan lebih lanjut dibandingkan tampilan OLED konvensional. Hal ini bertujuan agar mampu menghadirkan pengalaman menonton yang luar biasa sesuai dengan standar iPhone.

    Teknologi OLED menghasilkan rasio kontras yang sangat tinggi dan resolusi yang tinggi. Tanpa lampu latar, OLED sudah memancarkan cahaya melalui setiap pikselnya, sehingga mewujudkan layar yang lebih tipis. 

    Layar Super Retina dan Super Retina XDR mengatasi tantangan yang dihadapi layar OLED konvensional dengan kecerahan tinggi, dukungan warna yang luas, dan akurasi warna yang luar biasa.

    Jika melihat layar OLED di luar sudut tampilannya, kalian mungkin melihat sedikit perbedaan warna dan rona. Pada tingkat kecerahan layar yang dikurangi dengan latar belakang hitam, kalian mungkin melihat sedikit keburaman atau perubahan warna saat menggulir. 

    Ini merupakan ciri khas OLED dan hal tersebut memang normal. Seiring dengan penggunaan lama dalam jangka panjang, layar OLED juga dapat menunjukkan sedikit perubahan visual. 

    Kondisi ini juga wajar dan dapat mencakup “persistensi gambar” atau “burn-in”, yaitu ketika layar masih menunjukkan sisa gambar yang samar meskipun ada gambar baru yang muncul di layar. 

    Hal ini dapat terjadi dalam kasus yang lebih ekstrim seperti ketika gambar dengan kontras tinggi yang sama ditampilkan terus-menerus dalam waktu yang lama.

    Layar Super Retina dan Super Retina XDR sudah dirancang sebagai yang terbaik di industri ini sehingga mampu mengurangi efek “burn-in” pada OLED. Hal ini mencakup algoritma khusus yang memantau penggunaan piksel individual untuk menghasilkan data kalibrasi layar. 

    Nah, layar iPhone sejak seri X hingga sekarang sudah menggunakannya. Kini giliran MacBook dan iPad yang menggunakan data tersebut untuk secara otomatis menyesuaikan tingkat kecerahan setiap piksel sesuai kebutuhan guna mengurangi efek visual “burn-in” dan mempertahankan konsistensi pengalaman menonton.

    Bagaimana menurut kalian mengenai layar OLED yang akan digunakan oleh Apple ini? Tunggu saja, apakah nantinya MacBook dan iPad akan benar-benar mengadopsinya?

  • Rumor Google Pixel Fold, Pakai Kamera di Bawah Layar

    Rumor Google Pixel Fold, Pakai Kamera di Bawah Layar

    LABTekno.com – Beredar rumor Google Pixel Fold siap meramaikan pasar ponsel lipat. Setelah dua tahun ini, beberapa produsen smartphone berlomba-lomba meluncurkan produk ponsel lipat mereka, seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, hingga Motorola.

    Render Rumor Pixel Fold oleh Front Page Tech

    Kapan Google Pixel Fold akan dirilis?

    Rumor Google Pixel Fold menyebutkan ada kemungkinan ponsel lipat ini diluncurkan tahun depan. Meski belum ada informasi pasti mengenai rilis apapun, karena memang pihak Google sendiri belum mengkonfirmasi hal tersebut.

    Dua tahun lalu, yaitu pada tahun 2020, 9to5Google mengabarkan bahwa mereka telah melihat dokumen internal yang bocor dari Google adanya perangkat yang dapat dilipat akan muncul pada kuartal keempat tahun 2021. 

    Namun hingga sekarang ini di penghujung tahun 2022 hal tersebut belum terbukti. Google malah meluncurkan seri Pixel 6 yang hadir tanpa dapat dilipat.

    Mengacu pada dokumen “is Pixel 2022 Foldable“, mungkin kita bisa berspekulasi bahwa hal ini bisa jadi penguat bahwa Pixel Fold akan diluncurkan pada tahun 2022. Kemungkinan hal ini baru akan benar-benar terealisasi sekitar musim semi 2023. 

    Bisa saja Google Pixel Fold akan muncul di konferensi I/O 2023 bersamaan dengan Pixel 7a . Bahkan seorang leaker bernama Ross Young memperkirakan peluncuran pada bulan Maret.

    Produksi panel tampaknya akan dimulai pada bulan Januari. Sedangkan Prosser’s Front Page Tech memprediksi peluncurannya di bulan Mei 2023.

    Apakah Pixel Fold dibatalkan?

    Beredar rumor Google Pixel Fold telah dibatalkan, merujuk pada beberapa prediksi yang meleset dan tidak terbukti sejauh ini. 

    Tahun lalu, Ross Young mengabarkan bahwa “Google telah memutuskan untuk tidak membawa Pixel Fold ke pasar,” mengutip sumber dalam rantai pasokan layar yang mengatakan bahwa Google telah membatalkan pesanan suku cadang untuk perangkat lipat tersebut.

    Young berpendapat bahwa Google mungkin khawatir jika produknya tidak akan sekompetitif yang seharusnya, karena kemungkinan akan menghabiskan biaya yang lebih tinggi daripada saingan utama dalam sektor ponsel lipat, yaitu Samsung.

    Oleh sebab itu, sementara perusahaan  membatalkan pesanan suku cadang dari Google Pixel Fold. Rumor Google Pixel Fold yang sepenuhnya dihapus mungkin sedikit terburu-buru.

    Mungkin saja, namanya bukan Pixel Fold, 9to5Google berpendapat bahwa sebutannya nanti mungkin Pixel Notepad. Namun tetap saja, ini masih bisa berubah.

    Satu-satunya hal yang diketahui dari Google adalah nama kode internal ponsel: Passport, Pipit, dan Felix, yang diyakini merujuk pada versi internal produk yang berbeda.

    ‘Passport’ terlihat di berbagai bit kode Android, termasuk beta publik pertama Android 12 , seperti yang terlihat oleh 9to5Google . Itu muncul bersama dengan nomor model – GPQ72 – diyakini terkait dengan varian telepon Jepang.

    Baru-baru ini, ‘Pipit’ telah muncul di kode aplikasi Kamera, daftar Geekbench, dan bagian dari Android 12L beta, dan 9to5Google percaya bahwa ini adalah nama kode baru untuk ponsel Pixel yang dapat dilipat, sementara kode Android 13 membawa nama kode ketiga. Yaitu, ‘Felix’, yang juga muncul di Geekbench.

    Prediksi Harga Google Pixel Fold

    Jika membahas soal harga, mungkin belum ada yang tahu pasti masalah tersebut. Karena tidak ada catatan sebelumnya dan harga masih agak kabur untuk perangkat kelas ini. Satu hal yang cukup pasti, harganya tidak akan murah.

    Pihak Google mungkin memiliki target harga $1.400 untuk Pixel Notepad di AS. Jika benar, maka akan melemahkan saingan utama ponsel – Galaxy Z Fold 4 – sebesar $400. Itu pasti akan cukup untuk membuat Samsung berhenti berpikir, dan dapat memaksa raksasa teknologi Korea itu untuk menurunkan harga Z Fold 5 tahun depan.

    Ada juga rumor Google Pixel Fold ini akan memiliki harga yang lebih tinggi dari pada produk pesaingnya, sekitar $1.799 ketika tiba di AS. Jika benar, tentu bisa membuatnya tidak kompetitif.

    Bagaimanapun, perangkat lipat apa pun yang diluncurkan Google pada tahun 2023 nanti kemungkinan besar harganya akan yang sangat mahal. Oleh sebab itu, jika Anda menginginkannya, maka mulailah menabung dari sekarang. 

    Spesifikasi Google Pixel Fold

    Tampilan dan desain

    Rumor Google Pixel Fold nanti akan mengadopsi style mirip seperti buku. Sama halnya Samsung Galaxy Z Fold 4 dan Huawei Mate X2 daripada orientasi clamshell vertikal yang digunakan oleh Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Motorola Razr.

    Masalah utamanya terletak pada betapa sulitnya untuk menghindari kerutan pada tampilan yang terlipat atau panel yang langsung gagal seperti pada Samsung Galaxy Z Fold asli.

    Render rumor Google Pixel Fold yang paling menyakinkan hingga saat ini berasal dari Front Page Tech, silakan lihat gambar-gambar di atas. 

    Tampilan layar lipat dengan desain yang mirip dengan Pixel 7 Pro, dibubuhi tiga kamera belakang dan layar depan yang tinggi. Situs tersebut menambahkan bahwa itu akan tersedia dalam ‘Chalk‘ dan ‘Obsidian‘ – alias putih dan hitam – dan menambahkan bahwa sumbernya mengklaim bahwa ponsel ini “sangat berat.”

    Adapun spesifikasi layar yang lebih spesifik, The Elec melaporkan bahwa Samsung menjual layar lipat ke Google – bersama dengan Xiaomi dan Oppo – untuk perangkat baru. 

    Google dilaporkan telah membeli OLED 7,6 inci yang dapat dilipat – ukuran yang sama dengan yang digunakan pada Fold 4.

    Lebih lanjut, The Elec mengamini prediksi itu, dan menambahkan bahwa layar akan menggunakan lapisan kaca ultra tipis (UTG). Itulah teknologi yang digunakan Samsung di semua ponsel lipatnya setelah Z Fold pertama, dan karena Samsung memasok layar di sini, tidak mengherankan melihat UTG akan disertakan.

    Leaker dan pengembang Kuba Wojciechowski telah menambah bobot prediksi tersebut dalam sebuah artikel web 91mobiles. Dia juga mengatakan Pixel Fold akan menggunakan layar buatan Samsung, dengan resolusi 1840×2208 dan dimensi 123mm x 148mm – yang bekerja hampir sama dengan diagonal 7,6 inci yang disebutkan di atas. 

    Wojciechowski menambahkan bahwa tampilan akan mendukung kecerahan 1200 nits, dan mungkin mendukung kecepatan refresh 120Hz, meskipun dia tidak mengkonfirmasi spesifikasi akhir itu.

    Kami kurang tahu tentang tampilan luar, meskipun Wojciechowski menambahkan bahwa itu juga dibuat oleh Samsung. Ross Young mengklaim bahwa layar lipat Google akan menampilkan layar sampul 5,8 inci – lebih kecil dari layar 6,2 inci pada Z Fold 4. 

    Hal itu mungkin bisa mencakup rasio aspek yang lebih luas, menunjukkan bahwa tampilan sampul akan sedikit lebih pendek dan lebih kecil daripada Fold 4. 

    Untuk petunjuk desain lainnya, Android 12L beta 2 menyertakan animasi yang tampaknya mengungkapkan bentuk kasar yang digunakan Google.

    Sim Lipat Google Pixel Fold
    SIM Lipat Google Pixel Fold | Sumber: 9to5Google

    Rasio aspeknya terlihat seperti bentuk persegi dari Oppo Find N daripada desain Z Fold Samsung mana pun, yang dapat membantu Google melipat menonjol di pasar barat saat diluncurkan.

    Spesifikasi Utama

    Mengenai spesifikasi utamanya, rumor Google Pixel Fold akan menggunakan chipset Tensor G2 internal yang dikembangkan Google untuk ponsel Pixel 7-nya.

    Google Tensor kedua sendiri sudadh muncul di Geekbench kali ini dengan kode nama ‘Google Felix’ – nama kode lain yang dikenal untuk Fold. 

    Kecepatan puncak Tensor kedua di 2,85GHz dan inti kinerja di 2,35GHz. Nantinya ponsel lipat dari Google ini mungkin akan memiliki RAM 12GB, dengan sistem operasi yang dijalankan yaitu Android 13 terbaru.

    Kamera

    Pada sektor kamera, rumor Google Pixel Fold yang mengungkap nama kode Pipit, mengatakan bahwa perangkat ini memiliki empat sensor kamera: IMX363 12.2MP, IMX386 12MP, dan dua sensor IMX335 8MP. 

    Dua yang terakhir ditandai dengan ‘inner’ dan ‘outer’, menunjukkan bahwa itu untuk sepasang shooter selfie.

    IMX363 merupakan sensor sama yang digunakan untuk kamera utama di Pixel 3, 4, dan 5. Sedangkan IMX335 juga merupakan sensor yang sama yang digunakan untuk kamera selfie di Pixel hingga 6, bukan 6 Pro. IMX386 juga ditemukan di Pixel 6, yang digunakan untuk memberi daya pada kamera ultrawide.

    Sedangkan Kuba Wojciechowski memperkirakan konfigurasi sensor kamera yang sama, namun juga Samsung GN1 – sensor utama saat ini di ponsel Pixel 6 dan 7.

    Wojciechowski juga telah menemukan pengaturan kamera terpisah yang terkait dengan nama kode Felix. Ada tiga kamera belakang dengan sensor utama Sony IMX787 64MP, telefoto Samsung S5K3J1 10.8MP, dan ultrawide Sony IMX386 12MP. 

    Kamera selfie bagian dalam tampaknya adalah Sony IMX355 8MP, sedangkan di bagian depan ada Samsung S5K3J1 lainnya tanpa lensa telefoto.

    Leaker Digital Chat Station memprediksi sesuatu yang sedikit berbeda, kamera selfie punch-hole biasa di layar luar, dan kamera micro-hole yang terpasang di dalam bingkai.

    Hal tersebut akan memungkinkan layar utama tanpa gangguan dan tanpa kompromi dalam kualitas yang dipaksakan oleh kamera di bawah layar. Sebab kamera sekecil apa pun untuk masuk ke dalam bingkai internal mungkin akan sangat terbatas.

    Sketsa Tampilan Kamera Google Pixel Fold
    Sketsa Tampilan Kamera Google Pixel Fold | Sumber: 91 Mobiles

    Beredar sketsa gagasan tampilan Google Pixel Fold oleh 91mobiles yang publikasi pada Juni 2021.

    Meskipun demikian, masih ada kemungkinan Google akan mengikuti rencana Samsung untuk kamera di bawah layar yang dapat dilipat. LetsGoDigital melihat paten Google untuk solusi baru untuk teknologi tersebut, yang menggunakan cermin bergerak di bawah layar, yang mampu menunjuk ke lensa kamera atau ke layar kedua. 

    Jadi saat Anda membutuhkan kamera, cahaya dipantulkan ke dalam lensa, dan saat Anda tidak membutuhkannya, cahaya kamera dipantulkan dari layar tambahan untuk mengisi celah.

    Kamera Selfie di bawah layar Google Pixel Fold
    Kamera Selfie di bawah layar Google Pixel Fold | Sumber: Lets Go Digital

    Baru-baru ini, Google telah mengajukan paten kedua untuk kamera di bawah layar menggunakan teknologi berbeda (dan kemungkinan lebih hemat biaya) untuk mencapai hasil yang sama. 

    Versi ini mengandalkan tampilan transparan berlapis-lapis, yang lebih mirip dengan implementasi yang pernah dilihat di tempat lain.

    Menariknya, paten tersebut menyebutkan satu nama Sangmoo Choi – mantan insinyur layar Samsung yang sekarang berada di Google selama lebih dari tiga tahun, tetapi mungkin memiliki pengalaman dengan upaya awal Samsung dalam teknologi kamera di bawah layar.

    Kamera Selfie di bawah layar Google Pixel Fold
    Kamera Selfie di bawah layar Google Pixel Fold | Sumber: Lets Go Digital

    Tidak ada alasan konkret untuk percaya bahwa salah satu paten untuk perangkat lipat yang akan datang, dan itu hanya dapat ditujukan untuk seri Pixel 8 – atau bahkan ponsel yang lebih baru – tetapi setidaknya ada harapan bahwa itu sedang disiapkan untuk perangkat lipat unggulan.

    Ponsel ini juga akan mendapat manfaat dari peningkatan perangkat lunak, termasuk Android 12L, versi Android yang meningkatkan dukungan untuk perangkat layar besar seperti tablet – dan perangkat lipat. 

    Mencakup dukungan layar terpisah yang ditingkatkan untuk semua aplikasi Android, bayangan notifikasi dua kolom dan tata letak pusat kendali, dan bilah tugas bergaya desktop – yang semuanya dapat dilihat di layar lebar Pixel Fold.

    Demikian beberapa rumor Google Pixel Fold yang perlu kalian ketahui. Jika Google benar-benar serius akan meluncurkan ponsel lipat tersebut, tentu pasar smartphone foldable semakin ketat lagi persaingannya.

  • ASUS Zenfone 9, Ponsel Ringkas Performa Berkelas

    ASUS Zenfone 9, Ponsel Ringkas Performa Berkelas

    LABTekno.com – ASUS Zenfone 9 merupakan ponsel flagship yang ultra-compact, ultra-stylish, dan ultra-speedy. Ponsel terbaru dari ASUS ini sudah diluncurkan di Indonesia sejak bulan November lalu.

    Launching ASUS Zenfone 9 di Indonesia
    Launching ASUS Zenfone 9 di Indonesia | Sumber: ASUS

    Tampilannya yang lebih eye-catching, kokoh dengan adanya high-grip texture, serta sertifikasi IP68 yang membuatnya tangguh. 

    Masalah performa, ponsel mungil ini sangat bisa diandalkan, berkat dibekali prosesor premium Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform dan baterai 4300 mAh untuk penggunaan yang lebih lama. 

    Disebut mungil, karena mengusung layar berukuran 5,9 inci, sehingga bisa dengan mudah digenggam satu tangan dan pas dimasukkan saku. 

    Tampilan antarmukanya juga fresh karena sudah menggunakan ASUS ZenUI 9 (Android 12) yang telah dioptimalkan untuk penggunaan satu tangan. Termasuk hadirnya ASUS ZenTouch, yaitu tombol power multifungsi yang menggabungkan sensor sidik jari untuk unlock yang lebih mudah dan penggunaan gesture control yang lebih nyaman.

    Dalam paket penjualannya, ASUS Zenfone 9 terbilang lengkap. Berikut isi paket dalam dusnya:

    Isi Paket Penjualan ASUS Zenfone 9
    Isi Paket Penjualan ASUS Zenfone 9 | Sumber: ASUS
    • Unit ASUS Zenfone 9
    • Charger 30 Watt
    • Kabel USB Type C to Type C
    • Headset dengan konektor 3.5 mm
    • Case
    • SIM Tray Ejector
    • Paket Dokumen

    Desain ASUS Zenfone 9

    Tampilan ASUS Zenfone 9
    Tampilan ASUS Zenfone 9 | Sumber: ASUS

    Kualitas material premium yang digunakan pada ASUS Zenfone 9, membuat ketangguhannya tak perlu diragukan. Layarnya telah diproteksi dengan Corning Gorilla Glass Victus, sehingga empat kali lebih antigores dibanding kompetitor dan tangguh saat jatuh dari ketinggian sampai 2 meter. 

    Selain itu, body-nya juga telah bersertifikasi IP68 yang artinya sudah anti air dan debu. 

    Desainnya yang sleek dan clean, diperkuat dengan mid-frame bermaterial matte aluminum dan tombol multifungsi ZenTouch di sisinya untuk gesture control yang lebih lengkap.

    Kemudian desain tampilan UI Zenfone 9 juga tidak kalah menarik, karena sudah menggunakan ZenUI 9 yang mampu memberikan performa yang lebih cepat dan smooth, sekaligus lebih pintar, yang sudah disesuaikan untuk penggunaan satu tangan yang lebih mudah. 

    Penggunanya bisa mudah melakukan navigasi, dilengkapi dengan tool Edge untuk menemukan aplikasi favorit dengan lebih cepat. 

    Performa Berkelas

    Ukuran Zenfone 9 yang ringkas telah diperkuat prosesor flagship Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform. Sehingga meskipun ukurannya mungil, namun performanya bisa lebih stabil, smooth dan responsif. 

    Kesan premium dan berkelas semakin terasa, karena suhunya bisa tetap dingin berkat teknologi cooling system dengan vapor chamber berteknologi tinggi dan fitur penyebaran panas. Walaupun performanya tinggi, tapi tanpa kenaikan suhu berlebih. 

    Prosesor Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform menawarkan CPU clock speed yang tinggi hingga 3.2 GHz. Performa yang mampu dihasilkannya 10% lebih tinggi namun dengan efisiensi CPU 30% dibandingkan Snapdragon 8 Gen 1. 

    Agar terhindar dari potensi bottleneck, Zenfone 9 juga sudah dilengkapi LPDDR5 RAM hingga 16GB dan UFS3.1 storage.

    Konektivitas ASUS Zenfone 9

    Pada bagian konektivitas, ponsel ini telah didukung teknologi Wi-Fi 6E. Teknologi Wi-Fi terbaru ini mampu menghasilkan konektivitas yang lebih stabil, lebih cepat. Bahkan pada kondisi crowded sekalipun. 

    Konfigurasi Multiple-antenna di dalamnya juga di-upgrade dengan teknologi HyperFusion agar bisa menyajikan konektifitas simultan antara Wi-Fi dan seluler, yang mengarahkan pengguna ke koneksi dengan sinyal terbaik.

    Ada juga jack audio 3.5mm Zenfone 9 yang menggunakan Qualcomm Aqstic DAC terbaru. Lengkap dengan sound tuning dari Dirac, sehingga Zenfone 9 mampu memberikan pengalaman audio yang impresif.

    Baterai Awet Seharian

    Lagi-lagi, ponsel dengan panjang 14,8cm dan lebar kurang dari 7cm ini, tidak hanya menawarkan performa terbaik. Namun juga telah didukung baterai yang mumpuni untuk digunakan seharian. 

    Baterai berkapasitas 4300mAh yang digunakannya ini lebih besar dari seri pendahulunya yaitu Zenfone 8. 

    Sama seperti ROG Phone 6, baterai pada Zenfone 9 juga sudah menggunakan teknologi STP (Specific Tab Process). Baterainya bisa diisi dari middle and out sehingga menurunkan impedansi dan kenaikan suhu selama pengosongan dan pengisian daya. 

    Tidak heran jika Zenfone 9 bisa menggunakan adaptor HyperCharger 30W yang mampu memberikan daya baterai lebih lama dan pengisian ulang lebih cepat.

    Kamera 50MP yang Lebih Stabil dan Bebas Guncangan  

    Kamera ASUS Zenfone 9
    Kamera ASUS Zenfone 9 | Sumber: ASUS

    Pada bagian kameranya, baik kamera depan maupun belakang, menggunakan kamera berkualitas pro dari Sony. Saat melihat ponsel ini, mata kalian mungkin langsung tertuju pada bagian kamera belakangnya.

    Kamera belakang berukuran 50MP ultra-wide angle dari SONY IMX766 yang diperkuat teknologi 6-axis Hybrid Gimbal Stabilizer dan Autofocus untuk pengambilan gambar yang lebih stabil dan bebas guncangan. 

    Rekaman video yang mampu dihasilkannya hingga 8K/24fps dengan OIS/EIS. Menariknya, kamera ini mampu merekam foto 16MP dengan light sensitivity yang lebih tinggi menggunakan filter warna Quad Bayer dan perekaman hingga 50MP pada kondisi terang.  

    Sedangkan kamera keduanya berukuran 12MP ultra-wide dengan sensor SONY IMX363 yang mendukung fotografi makro dan disertai fitur autofocus. 

    Rekaman video yang mampu dihasilkan hingga 4K/60fps dengan EIS dan koreksi distorsi yang real-time. Kualitas foto yang dihasilkan pada foto makro dengan fokus sampai jarak 4cm benar-benar tajam.

    Hal ini membuatnya menjadi ponsel pertama yang menggunakan sensor SONY IMX663 yang mampu melakukan autofocus dengan cepat berkat dual PDAF. 

    Kamera depannya mampu merekam foto hingga 12MP dan kualitas video 4K/30fps atau FHD/60fps dengan EIS. Foto selfie yang diambil juga memiliki tingkat kedalaman yang tinggi dan lebih tajam.  

    Formasi kamera yang lengkap dan canggih ini, membuat penggunanya bisa melakukan  perekaman foto dan video dalam mode pro. Tersedia lebih banyak pilihan kustomisasi dan setup untuk menghasilkan foto maupun video yang diinginkan.

    Kalian bebas melakukan manual setting untuk focus, ISO, kecepatan shutter, EV, dan white balance, serta perekaman dalam RAW. 

    Apalagi dengan hadirnya fitur baru Light-trail mode (BETA) yang memungkinkan pengguna menggunakan manual shutter atau melakukan preset shutter time untuk merekam objek bergerak dan menghasilkan efek cahaya yang menarik, seperti lalu lintas malam hari, light graffiti, memotret air terjun, dan sebagainya.

    Mudah Digenggam dengan Satu Tangan

    Zenfone 9 Muat di Saku
    Zenfone 9 Mudah Dimasukkan ke dalam Saku | Sumber: ASUS

    Ukuran Zenfone 9 yang hanya 5,9 inci ini, membuatnya ringan sekaligus kompak. Hal ini memang sengaja dilakukan oleh ASUS agar smartphone tersebut bisa nyaman digunakan dalam satu genggaman tangan dan mudah dimasukkan ke dalam saku. 

    Bukti keseriusan ASUS dengan slogan One-Handed to the Max yaitu pengguna bisa mengoperasikan semua fiturnya, termasuk mengambil foto maupun video dengan mudah. 

    Dilengkapi juga dengan hadirnya tombol multifungsi Zen Touch di salah satu sisinya. Fitur ini berfungsi untuk membuka sensor sidik jari, menggesekkan ibu jari ke atas maupun ke bawah, mengetuk dua kali untuk mengakses fitur lain, seperti beralih dari suara ke teks, membuka notifikasi, browsing, dan sebagainya.

    Menariknya lagi, Zenfone 9 sudah dibekali dengan ASUS ZenUI9 dan Android 12. Kalian bisa mengambil tangkapan layar hanya dengan dua kali ketukan pada bagian belakang Zenfone 9. 

    Bisa juga digunakan untuk membuka kamera, mengatur cahaya kamera, mengaktifkan menu perekaman suara, membuka Google Assistant, mengontrol media pemutar lagu atau video, dan memperbesar atau memperkecil tampilan objek yang akan direkam.

    Fitur Pendukung Gaming

    Gaming Experience Zenfone 9
    Gaming Experience Zenfone 9

    Penggunanya pasti ingin mencobanya untuk bermain game. Tenang saja, untuk gaming juga tak tanggung-tanggung. Kecepatan respon dari Zenfone 9 terbilang tinggi untuk pengalaman menikmati berbagai konten dengan visual yang lancar dan mulus. 

    Ponsel ini memiliki refresh rate 120Hz yang ultra-smooth, touch-sampling rate 240Hz, dan response time hanya 1ms. Penggunanya akan merasakan pengalaman ponsel flagship yang lebih besar dan lebih mahal. 

    Zenfone 9 juga sudah dibekali aplikasi Game Genie untuk meningkatkan gaming experience. ZenUI 9 menawarkan dashboard Game Genie versi terbaru agar bisa menghadirkan pengalaman gaming seperti yang terdapat pada ROG Phone 6. 

    Speaker bawaan maupun headsetnya juga sudah disetting untuk mendukung game mode untuk memainkan game. Pengaturan audio khusus game dalam frekuensi tertentu agar penggunanya lebih mudah mendengar suara penting dalam game, seperti langkah kaki.

    Ada juga aplikasi AudioWizard yang dapat diatur dengan cepat di quick setting, untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kualitas audio pada Zenfone 9. 

    Tampilan antarmukanya menawarkan 10-band equalizer yang bisa dengan mudah diatur serta pilihan audio style, seperti Dynamic, Music, Cinema, dan Game.

    Harga di Indonesia

    Harga ASUS Zenfone 9 di Indonesia
    Harga ASUS Zenfone 9 di Indonesia | Sumber: ASUS

    ASUS Zenfone 9 menawarkan tiga varian kapasitas penyimpanan dan empat varian warna. Kapasitas penyimpanan 6GB/128GB dibanderol dengan harga Rp7.999.000 dalam empat warna pilihan; Midnight Black, Moonlight White, Sunset Red, dan Starry Blue. 

    Sedangkan, untuk kapasitas penyimpanan 8GB/256GB dibanderol dengan harga Rp9.999.000 dalam dua pilihan warna; Midnight Black dan Moonlight White. 

    Terakhir, untuk kapasitas penyimpanan 16GB/256GB dibanderol dengan harga Rp11.999.000 dengan warna Midnight Black.

    Buat kalian yang mau beli Zenfone 9, udah bisa kalian dapatkan melalui partner dan channel pembelian resmi produk ASUS antara lain Erafone, Tokopedia, ASUS Exclusive Store, ASUS Online Store.

    Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenfone 9 Blog Writing Competition di Blog Widyanti Yuliandari.

  • 8 Rekomendasi HP Midrange Terbaik [year]

    8 Rekomendasi HP Midrange Terbaik [year]

    LABTekno.com – HP Midrange terbaik bisa menjadi alternatif ketika kalian tidak mampu membeli Samsung Galaxy S22 Ultra atau iPhone 14 Pro Max. Masih banyak gadget lain yang lebih murah dan menawarkan pengalaman yang luar biasa.

    HP midrange biasanya menawarkan keseimbangan terbaik antara harga dan performa, dikemas dalam fitur flagship dan kamera powerful. Namun harganya kadang masih setengah dari harga HP flagship teratas, atau bahkan lebih murah lagi. Hal ini biasa disebabkan karena menggunakan bahan yang lebih murah atau menghilangkan fitur mewah seperti pengisian daya nirkabel dan kedap air.

    Jika bisa disepakati bersama, HP midrange yang dimaksud di sini adalah HP yang harganya 5 hingga 10 juta.

    HP Midrange Terbaik 2022

    Google Pixel 6a – Terbaik secara keseluruhan

    HP Midrange Terbaik - Google Pixel 6a

    Kelebihan

    • Performa terbaik
    • Ukuran lebih kecil
    • Kamera yang luar biasa
    • Pembaruan perangkat lunak terjamin

    Kekurangan

    • Plastik belakang mudah tergores
    • Mengisi daya lambat dan panas
    • Hanya tampilan 60Hz

    Harganya mulai Rp7.499.000 di Tokopedia

    Google Pixel 6a merupakan HP midrange terbaik saat ini dengan prosesor flagship buatan Google sendiri. Kamera utamanya benar-benar mengagumkan dan luar biasa, konektivitas 5G, Android versi terbaru, dukungan keamanan selama lima tahun, dan desain yang ramah kantong.

    Jika harus mencari kelemahannya, mungkin terdapat pada kecepatan pengisian yang lambat, bahan plastik belakang yang mudah tergores, dan layar 60Hz tertinggal dari ponsel dengan harga yang sama.

    Namun ingat, ini adalah Pixel yang artinya ia memiliki pengalaman dan kamera Android superlatif dengan polesan software dan rasa perangkat keras premium yang tidak akan ditemukan di merek lain dalam kisaran harga ini.

    OnePlus Nord 2T

    HP Midrange Terbaik - OnePlus Nord 2T

    Kelebihan

    • Perangkat lunak yang sangat baik
    • Kamera utama yang kuat
    • Pengisian super cepat

    Kekurangan

    • Hanya tampilan 90Hz
    • Hanya 2 pembaruan Android

    Harganya mulai Rp7.950.000 di Tokopedia

    HP Midrange terbaik selanjutnya hadir di Indonesia sejak bulan Mei dengan pengisian cepat 80W, 5G, pengalaman pengguna Oxygen OS khas OnePlus, dan kamera utama yang memukau. 

    OnePlus Nord 2T seolah ingin menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memprioritaskan fitur yang dicari pengguna saat ini dan membungkusnya dalam paket yang menarik dengan harga yang menarik.

    Mungkin memang Nord 2T melewatkan fitur seperti pengisian daya nirkabel dan kedap air, namun itu merupakan salah satu bentuk kompromi yang dibuat di sini.

    Tersedia juga OnePlus Nord CE 2 5G, yang menghadirkan versi stripped-back dengan harga yang sedikit lebih murah.

    Poco X4 Pro 5G – Opsi anggaran terbaik

    HP Midrange Terbaik - Poco X4 Pro 5G

    Kelebihan

    • Layar AMOLED 120Hz
    • Kamera utama 108Mp
    • Desain yang menarik

    Kekurangan

    • Perangkat lunak MIUI lumayan
    • Body plastik

    Harganya mulai Rp4.599.000 di Shopee

    Poco X4 Pro 5G mungkin cukup mahal untuk dihitung sebagai mid-ranger, namun memang menawarkan nilai yang sangat luar biasa.

    HP midrange terbaik satu ini menawarkan layar AMOLED 6,67 inci, 120Hz pada dasarnya adalah level unggulan, dan dipadukan dengan desain apik dan elegan di tempat lain. Bahkan kameranya mengesankan, dengan sensor 108MP yang sangat solid untuk penembak utama – meskipun kamera ultra-wide dan makro yang menyertainya bisa dibilang tidak begitu mengesankan.

    Semuanya terbuat dari plastik, jadi tidak terasa adanya kesan premium. Tapi secara keseluruhan ini adalah paket yang sangat baik untuk harganya.

    Google Pixel 7 – Kamera terbaik

    HP Midrange Terbaik - Google Pixel 7

    Kelebihan

    • Perangkat lunak yang sangat baik
    • Kamera yang bagus
    • Peringkat IP68

    Kekurangan

    • Hanya tampilan 90Hz
    • Desain yang memecah belah
    • Pengisian lambat

    Harganya mulai US$596 atau setara dengan Rp9.285.000 di Amazon

    HP midrange terbaik selanjutnya adalah Pixel 7. Kalian mungkin bingung, mana yang harus dipilih antara Pixel 7 dan 6a. Keduanya memiliki harga yang tidak terpaut jauh, dengan prosesor tensor terbaru buatan Google. 

    Pixel 7 memiliki salah satu kamera terbaik dengan harga ini, dengan lensa utama yang luar biasa didukung oleh ultrawide yang sama kuatnya. 

    Keduanya mendapat manfaat dari beberapa trik AI pintar yang dihadirkan oleh chip Tensor generasi kedua Google dan dapat mengambil beberapa bidikan yang tidak dapat dilakukan ponsel lain.

    Kemudian hadir juga tampilan display 90Hz. Meskipun jika dibandingkan dengan HP lain di harga serupa bisa mendapatkan 120Hz. 

    Pengisian daya Google Pixel 7 juga masih terbilang lambat, hanya 21W saja – tanpa pengisi daya yang disertakan di dalam kotak.

    Bagi yang mencari HP dengan ukuran kecil, maka Pixel 7 kurang tepat. Karena ukurannya cukup besar dan berat.

    Realme GT 2 – HP Flagship Murah terbaik

    HP Midrange Terbaik - Realme GT 2

    Kelebihan

    • Pengisian daya 65W
    • Layar AMOLED 120Hz
    • Kamera utama yang bagus

    Kekurangan

    • Kamera sekunder dasar
    • Membangun plastik

    HP midrange terbaik berikutnya, Realme GT 2 merupakan upgrade yang smooth dari seri GT tahun lalu. Spesifikasinya tidak berubah terlalu banyak.

    Snapdragon 888 tahun lalu kembali digunakan sebagai chipset, tetapi masih tergolong sangat bertenaga untuk saat ini. Layar AMOLED 120Hz, baterai besar, dan pengisian cepat 65W yang luar biasa melengkapi spesifikasi yang powerful.

    Smartphone ini dibuat dari plastik, beberapa orang mungkin akan menyayangkan hal ini karena kesannya menjadi tidak premium. 

    Namun kelemahan terbesarnya adalah kamera utama yang kuat tidak didukung dengan baik oleh lensa sekunder.

    Nothing Phone (1) – Desain terbaik

    HP Midrange Terbaik - Nothing Phone 1

    Kelebihan

    • Desain unik dan eye-catching
    • Kamera belakang ganda yang mengesankan
    • Pengisian daya nirkabel

    Kekurangan

    • Performa rata-rata
    • Masa pakai baterai di bawah rata-rata
    • Sedikit buggy

    The Phone (1) merupakan HP midrange rintisan awal dari perusahaan rintisan yang berbasis di London. Meskipun perusahaan tersebut memiliki tingkat kepercayaan yang bagus, karena pendirinya Carl Pei yang sebelumnya memimpin OnePlus.

    Menjelang peluncuran, banyak yang dibuat untuk menjadikan Phone (1) sebagai revolusi ponsel cerdas, tetapi hal yang paling berani tentangnya adalah desainnya: bagian belakang semi-transparan berpotongan dengan strip lampu LED yang dapat berkedip untuk notifikasi, menyala saat mengisi daya, dan bahkan berfungsi sebagai lampu pengisi untuk kamera. Benar-benar inovasi yang penuh gimmick.

    Kamera belakangnya juga masih tergolong bagus, didukung pengisian daya nirkabel dan peringkat IP53.

    Jika harus mencari kekurangannya, mungkin memang tidak ada yang spesial dari segi performanya. Meskipun sebagai HP midrage yang memiliki desain paling menawan, masa pakai baterainya tergolong agak mengecewakan. 

    Xiaomi 12T – Terbaik untuk pengisian cepat

    HP Midrange Terbaik Fast Charging - Xiaomi 12T

    Kelebihan

    • Performa yang solid 
    • Kamera bagus untuk harganya 
    • Pengisian cepat 120W

    Kekurangan

    • Masa pakai baterai yang mengecewakan 
    • MIUI bukan untuk semua orang
    • Tidak ada pengisian daya nirkabel

    Harganya mulai Rp6.299.000 di Website Resmi Xiaomi Indonesia

    Xiaomi 12T merupakan HP midrange komplit yang masih unggul dalam satu bidang utama, yaitu pengisian daya 120W super cepat.

    Performa dari chip MediaTek Dimensity 8100 Ultra juga luar biasa, meskipun terkadang aplikasi mogok atau tersendat, sementara tampilan OLED 6,67 inci sangat bagus, terutama jika digabungkan dengan kecepatan refresh 120Hz.

    Kamera utama 108MP, desain premium yang apik dan pengisian daya 120W yang cepat, banyak hal yang disukai di sini.

    Namun sebagai ganti kecepatan pengisian daya tersebut, kelemahannya yaitu pada masa pakai baterai yang tidak memuaskan. 

    Jika kalian tidak keberatan dengan hal tersebut, maka Xiaomi 12T adalah pilihan yang luar biasa – terutama untuk harganya. 

    Red Magic 7 – HP Midrange Terbaik untuk Gaming

    HP Midrange Terbaik untuk Gaming - Red Magic 7

    Kelebihan

    • Snapdragon 8 Gen 1
    • Pengisian cepat
    • Tampilan kecepatan refresh 165Hz

    Kekurangan

    • Membangun besar
    • Masa pakai baterai terbatas
    • Estetika pemain

    Harganya mulai Rp8.720.000 di Website Red Magic Global untuk varian 12/128 GB

    Nubia’s Red Magic 7 mengelola trik untuk menghadirkan spesifikasi tingkat atas yang diminta oleh ponsel gaming tanpa keluar dari braket harga kelas menengah. 

    Kecepatan refresh 165Hz adalah yang tercepat saat ini – bahkan mengalahkan ponsel gaming termahal. 

    Smartphone ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 1 yang digabungkan dengan RAM hingga 18GB dan penyimpanan 256GB. Selain itu, hadir juga pengisian cepat 65W untuk baterai 4500mAh. Baterainya mungkin akan habis sedikit lebih cepat dari yang dibayangkan, dengan kata lain boros.

    Namun wajar, mengingat Red Magic 7 adalah HP gaming, kameranya sedikit kurang bagus, dan desain bagi sebagian orang mungkin terkesan terlalu mencolok. 

    Namun beginilah kesan perangkat gaming. Kesan mencolok, memang harus ditonjolkan pada perangkat gaming.

    Demikian beberapa daftar HP midrange terbaik yang patut kalian pertimbangkan. Semua HP tersebut memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan kalian.

  • MediaTek Dimensity 8200 Rilis, Chipset Midrange 5G Terbaru

    MediaTek Dimensity 8200 Rilis, Chipset Midrange 5G Terbaru

    LABTekno.com – MediaTek Dimensity 8200 telah resmi diluncurkan di China pada 8 Desember 2022. Setelah sekian lama dirumorkan, akhirnya muncul juga.

    Sebelumnya mungkin pernah tersiar kabar bahwa peluncuran awalnya dijadwalkan akan diluncurkan pada 1 Desember. Namun acara tersebut dibatalkan karena kematian Jiang Zemin, mantan Sekretaris Jenderal Partai Komunis China.

    Peluncuran Chipset MediaTek Dimensity 8200 pada 8 Desember
    Peluncuran Chipset MediaTek Dimensity 8200 pada 8 Desember

    Bagi kaum mendang-mending, kemunculan Dimensity 8200 mungkin akan mengubah cara pandangnya terhadap MediaTek. Prosesor MediaTek Dimensity 8200 akan lebih fokus pada efisiensi energi. Performanya ketika menjalankan kamera dan game juga lebih baik.

    Silakan simak sampai tuntas, ya. Di akhir pembahasan nanti akan ditampilkan perbedaan antara chipset MediaTek 8200, 8100, dan 8000.

    Chipset Terkecil Paling Efisien

    Chipset MediaTek Dimensity 8200 - 4nm ultra efficient battery

    Chipset yang dibangun di atas teknologi proses 4 nm ini dilengkapi dengan HyperEngine 6.0, yang mendukung Vulkan SDK untuk ray tracing dalam game, peningkatan FPS, dan pengoptimalan sumber daya pintar.

    MediaTek Dimensity 8200

    Lebih lanjut, Chipset MediaTek 8200 memiliki empat inti Cortex-A78 dan empat inti Cortex-A55. Satu inti A78 dengan clock 3.1GHz, tiga inti A78 pada 3.0GHz, dan empat inti efisien A55 pada 2.0GHz. 

    Itu artinya Dimensity 8200 menjadi produk pertama dari seri Mediatek dengan satu inti CPU “besar” – Cortex-A78 pada 3,1 GHz, tiga lagi pada 3,0 GHz untuk performa, dan empat Cortex-A55 pada 2,0 GHz untuk efisiensi.

    Kemudian untuk grafisnya, masih tetap mempertahankan GPU Mali-G610 MC6 sama seperti yang terdapat pada Dimensity 8100.

    Performa Kamera dan Game Lebih Baik

    Chipset MediaTek Dimensity 8200

    Mediatek sepertinya ingin menghadirkan dukungan kamera yang lebih baik dan ISP Imagiq 785. Namun juga menginginkan perubahan besar dari pendahulunya dengan dukungan prosesor yang lebih kuat. 

    Ini akan memungkinkan HyperEngine, serangkaian fitur yang didedikasikan untuk meningkatkan kinerja game di smartphone di wilayah unggulan.

    Perangkat dengan Dimensity 8200 akan memiliki kesempatan untuk mengadaptasi refresh rate secara cerdas saat menjalankan game. Chip tersebut akan menyesuaikan secara otomatis, sesuai dengan laju bingkainya.

    Sehingga pengalaman bermain game menjadi super responsif. Pengguna tak perlu khawatir koneksi terputus, FPS jitter, touch misses atau gameplay yang tersendat. Hal ini berkat dukungan teknologi game MediaTek HyperEngine 6.0. 

    Gameplay dengan kecepatan bingkai yang paling halus dan tinggi bisa langsung dirasakan. Penggunanya akan mengerti betapa pentingnya setiap milidetik dalam game.

    Untuk performanya, kalian bisa menonton video berikut:

    MediaTek Dimensity 8200 | Sumber: youtu.be/thYcghEC5Q4

    Konektivitas Terdepan

    Dari segi konektivitas, chip baru ini mewarisi konektivitas dual-5G dari pendahulunya, yaitu Dimensity 8100.

    Kemudian ada juga teknologi Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3, serta kecepatan downlink. 

    Kecepatan refresh maksimal sedikit meningkat, tetapi masih tergantung pada pabrikan untuk benar-benar mengaktifkan fitur ini di produk smartphonenya.

    HP dengan Chipset MediaTek Dimensity 8200

    Chipset yang dikabarkan sebagai chipset midrange ini pertama kali akan digunakan Vivo iQOO Neo7 SE. Kemudian Seri iQOO Neo 7 dan iQOO 11 akan juga akan diluncurkan bersamaan.

    Selain itu, kabarnya Xiaomi juga mengumumkan rencananya di Weibo untuk meluncurkan smartphone dengan prosesor MediaTek Dimensity 8200 pada Redmi K60E. Namun hingga saat ini masih belum memberikan kepastian waktunya.

    Perbandingan Dimensity 8200, 8100 dan 8000

    Sebagai Tambahan, berikut ini perbandingan antara Dimensity 8200 dengan dua chipset pendahulunya yaitu Dimensity 8100 dan 8000.

    Perbandingan chipset MediaTek Dimensity 8200 terbaru dengan Dimensity 8100 dan 8000
    Perbandingan chipset MediaTek Dimensity 8200 terbaru dengan Dimensity 8100 dan 8000

    Demikian beberapa hal terkait chipset MediaTek Dimensity 8200 terbaru yang baru saja dirilis. Bagaimana menurut kalian mengenai kemunculan chipset mungil ini? Silakan tuliskan pendapat kalian di kolom komentar, ya!

  • Edit Anime Online Lewat Different Dimension Me Website 

    Edit Anime Online Lewat Different Dimension Me Website 

    LABTekno.com – Edit anime online memang sedang menjadi tren saat ini. Dulu ada pernah viral Tempo AI, ToonMe, dan baru-baru ini yaitu Face Play. 

    Sebelumnya, hampir semua orang ingin mengetahui bagaimana wajahnya nanti ketika menjadi pengantin melalui aplikasi ubah wajah pengantin bernama Tempo AI. 

    Beberapa waktu berselang, viral aplikasi ToonMe yang mampu mengubah wajah penggunanya menjadi kartun, lukisan, sketsa, animasi 2D maupun gambar 3D.

    Nah, baru-baru ini juga muncul lagi, orang-orang berbondong-bondong menggunakan aplikasi Face Play untuk mengubah dirinya menjadi seperti anime. Hanya dengan memilih template yang tersedia, wajahnya bisa berubah mirip anime.

    Namun ternyata masih ada lagi yang bisa kalian lakukan, yaitu lewat Website QQ. Lebih tepatnya salah satu fitur yang berasal dari platform di negeri tirai bambu bernama QQ.

    Edit anime online melalui Different Dimension Me | Sumber: QQ.com
    Different Dimension Me berbahasa Mandarin| Sumber: QQ.com

    Ketimbang harus membayar suatu aplikasi yang terbilang cukup mahal, kalian bisa menggunakan opsi gratis lainnya yang memiliki kemampuan seperti versi premium.

    Different Dimension Me mempermudah penggunanya membuat doto menjadi anime atau kartun. Tak perlu menguasai skill editing foto seperti di Photoshop. Teknologi AI saat ini sudah mempermudahnya, hanya dengan sekali klik, foto tersebut berubah menjadi anime.

    Beberapa platform menawarkan fitur tersebut, ada yang berbayar dan ada pula yang gratis. Jika suatu platform menawarkan dua opsi, biasanya pada versi gratisnya akan memiliki fitur yang sangat terbatas. Namun hal ini tidak berlaku untuk Different Dimension Me.

    Apa Itu Different Dimension Me?

    Different Dimension Me adalah fitur yang tersedia pada sebuah platform yang mampu mengubah foto menjadi anime secara online. 

    Kalian tidak perlu mendownload aplikasi tambahan di smartphone. Cukup dengan mengupload dan submit gambar saja, situs ini akan memprosesnya secara otomatis menjadi gambar anime. Praktis, kan?

    Jika kalian masih bingung saat mengakses situs ini memang sangat wajar. Sebab menu di dalam situs ini masih menggunakan bahasa Mandarin. Tapi tenang saja, nanti akan dijelaskan caranya di bawah. 

    Bagi Wibu, mengubah foto wajah menjadi karakter anime mungkin bisa dijadikan suatu kebanggaan tersendiri. Karena seolah-olah mereka hidup di dalamnya dengan tampilan anime tersebut.

    Wajar jika banyak yang membagikan hasilnya ke sosial media, baik itu Facebook, Twitter maupun Instagram.

    Cara Edit Anime Online di Different Dimension Me

    Edit anime online melalui Different Dimension Me
    Different Dimension Me | Sumber: QQ.com

    Edit anime online kini lebih mudah berkat kemampuan robot AI, penggunaannya menjadi sangat praktis. 

    Masih banyak juga tool yang tersedia secara gratis. Jika kalian ingin menggunakan layanan dari situs ini, maka langkah pertamanya adalah login pada Different Dimension Me Website terlebih dahulu. 

    Berikut ini langkah-langkahnya:

    • Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu silakan kunjungi website resminya pada https://h5.tu.qq.com/web/ai-2d/cartoon/index 
    • Kemudian pilih tulisan berwarna hijau yang terletak di bagian tengah
    • Lalu pilih menu tulisan yang paling bawah
    • Pilih gambar yang ingin diubah jadi anime
    • Nantinya situs ini akan mulai memprosesnya 
    • Jika sudah, kalian hanya perlu mengunduh gambar anime tersebut.

    Edit anime online lewat Different Dimension Me Website sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, kan? Kalian hanya bingung, mana tombol yang harus dipilih karena masih menggunakan bahasa Tiongkok. 

    Kini kalian tak perlu bingung lagi, silakan mencobanya sendiri dan bagikan foto yang telah berubah menjadi anime tersebut ke media sosial. Selamat mencoba!