3 Aplikasi Investasi Properti OJK Terbaik

Aplikasi Investasi Properti
Rate this post

LABTekno.com – Aplikasi investasi properti mungkin masih asing di telinga Anda. Masyarakat awam lebih familiar dengan aplikasi investasi saham, reksadana, dan kripto.

Menurut data survei Populix, startup penyedia riset berbasis digital ini mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia gemar melakukan investasi melalui aplikasi. Hal ini tercatat dalam hasil survei yang berjudul Insights and Future Trends of Investment in Indonesia.

Kaum milenial yang sudah melek investasi, sebagian besar memilih aplikasi sebagai sarananya. Hal ini tidak mengherankan, sebab sekarang ini semua orang bisa mulai investasi dengan modal kecil sekalipun.

Istilah Equity crowdfunding merupakan salah satu instrumen alternatif bagi masyarakat untuk terlibat dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia. 

Crowdfunding merupakan sebutan untuk teknik pendanaan proyek atau unit usaha yang melibatkan masyarakat secara luas.

Konsepnya sama seperti saham, uang yang disetorkan diubah menjadi ekuitas atau bagian kepemilikan atas perusahaan dengan imbalan dividen.

Pada dasarnya equity crowdfunding hampir sama dengan investasi pasar modal, ada Penerbit, Penyelenggara Layanan Urun Dana, dan Pemodal. 

Perbedaannya, pada equity crowdfunding penawaran saham dilakukan oleh penerbit untuk menjual saham secara langsung kepada pemodal melalui sistem elektronik secara online.

Investor dan pihak yang membutuhkan dana bisa dipertemukan melalui aplikasi investasi properti. Nantinya investor akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk dividen atau bagi hasil dari keuntungan usaha tersebut yang dibagikan secara periodik. Menarik, kan?

Namun perlu diingatkan lagi, sebelum memutuskan untuk melakukan investasi properti online, kalian harus mencari tahu risiko investasinya. 

Aplikasi Investasi Properti Terdaftar di OJK

Jika melihat data OJK, sudah ada beberapa penyelenggara Equity Crowdfunding yang sudah resmi mengantongi izin dari OJK, di antaranya:

Baca Juga  Aplikasi Untuk Jam IMOO KW

CrowdDana

Aplikasi Investasi Properti CrowdDana
CrowdDana | Sumber: Play Store

Aplikasi investasi properti yang sudah terdaftar di OJK pertama adalah CrowdDana. Aplikasi ini menawarkan kemudahan dalam berinvestasi di bidang bisnis properti dengan konsep Equity Crowdfunding. 

Anda bisa mulai berinvestasi patungan dengan modal 1 juta rupiah saja. Adapun beberapa jenis bisnis propertinya seperti rumah kos, restoran, dan SPBU.

Dana modal yang disetorkan akan diubah menjadi saham dan bisa memperoleh bagi hasil dividen dari kepemilikan saham properti tersebut.

LandX 

Aplikasi Investasi Properti LandX
LandX | Sumber: Play Store

Berbeda dari aplikasi-aplikasi sebelumnya yang mana menjual reksa dana, saham, hingga emas, LandX adalah tempat untuk investasi properti. Di sini, Anda bisa membeli sebagian kepemilikan dari suatu rumah hanya dengan modal terjangkau.

LandX tercatat telah menyalurkan dana Rp234,5 miliar dari lebih dari 88.233 pemodal/investor kepada 44 perusahaan penerbit, dengan pembagian dividen kepada para investor yang terdaftar di LandX mencapai Rp10,8 miliar.

Aplikasi investasi properti yang sudah berizin OJK bernama LandX ini menawarkan berbagai rumah dan bangunan. Misalnya jika ada sebuah rumah yang dijual dengan harga Rp500 juta dengan satu lot dihargai Rp5 juta.

Anda dapat membeli sebagian kepemilikan dari rumah tersebut hanya dengan modal satu lot.

Perlu diketahui juga bahwa modal minimal untuk investasi di LandX adalah Rp1 juta. 

PropertiLord

Aplikasi equity crowdfunding properti selanjutnya adalah PropertiLord yang sudah terdaftar di OJK sejak 2019 lalu. 

Platform PropertiLord menggunakan model bisnis dengan mengumpulkan dana dari banyak pengguna (investor) untuk berinvestasi pada properti yang telah disediakan di daftar listing properti PropertiLord. 

Anda bisa memulai berinvestasi di PropertiLord melalui sistem token properti mulai dari Rp 10.000 yang ditawarkan pada Penawaran Perdana dan Pasar Sekunder. 

Jika masa Penawaran Perdana selesai, maka PropertiLord akan membuka Pasar Sekunder, para pengguna (investor) dapat saling bertransaksi dengan menjual belikan tokennya sesuai dengan harga pasar yang berlaku saat itu. 

Baca Juga  Aplikasi Dynamic Island untuk Android dan Cara Penggunaannya

Demikian beberapa aplikasi investasi properti OJK terbaik yang bisa mulai dipertimbangkan. Sebelum memutuskan untuk investasi, silakan pelajari terlebih dahulu masing-masing platform tersebut beserta produk investasi yang ditawarkan. Meski sudah terdaftar OJK, namun sebagai investor wajib berhati-hati menaruh uang Anda.


Terimakasih sudah membaca artikel seputar teknologi terbaru di LABTekno.com. Untuk mendapatkan artikel dengan cepat, silahkan ikuti kami di Google News.

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

PC dan Laptop

Tips n Trik

On Key

Artikel Terkait

Scroll to Top