Review ASUS ExpertBook B3000, Laptop 2in1 SoC Snapdragon

Achmad Fachrur Rozi

Review ASUS Expertbook B3000
5/5 - (1 vote)

LABTekno.com – Review ASUS ExpertBook B3000 perlu kami bagikan kepada Anda. Terutama bagi yang membutuhkan perangkat komputasi dengan mobilitas tinggi.

ASUS ExpertBook B3000 memang sudah pernah kami bahas ketika peluncurannya. Namun kali ini, kami kedatangan perangkatnya langsung dan berkesempatan untuk menggunakannya dalam beberapa minggu. 

Sebagai laptop 2in1 yang mampu menemani rutinitas seharian berkat baterainya yang awet, sekaligus juga bisa diposisikan sebagai tablet.

Uniknya, berbeda dari laptop Windows lainnya, laptop ExpertBook B3000 ini hadir dengan prosesor mobile Snapdragon 7c Gen 2. 

Benar, laptop Windows satu ini menggunakan SoC berbasis ARM (Advanced RISC Machine). Prosesor ini diciptakan dengan metode RISC (Reduced Instruction Set Computer). 

Keunggulannya memiliki performa per watt yang sangat bagus, hemat daya, cepat, lebih dingin, open licensing, dan harganya lebih murah.

Berikut ini review ASUS Expertbook B3000:

Laptop 2in1 bagi Pelajar dan Pekerja dengan Mobilitas Tinggi

Review ASUS Expertbook B3000 - Mode Tablet

Laptop 2in1 tersebut ditujukan untuk pelajar dan pekerja dengan pekerjaan ringan yang membutuhkan perangkat untuk mendukung kegiatannya. Mereka tak perlu khawatir akan daya tahan baterai. 

Apalagi dengan form factor-nya yang Detachable. Lebih leluasa mengaturnya sebagai laptop maupun tablet dengan mudah. Bahkan keyboardnya bisa dilepas atau 2-in-1 Detachable.

Bisa jadi laptop, dan bagian keyboard juga bisa dilepas supaya jadi tablet.

Bodi perangkat ini sudah tercover ExpertStand dengan finishing fabric. Sehingga tampilannya sangat stylish dan nyaman saat digenggam. 

Jika dilihat mendetail, perangkat ini mirip seperti buku catatan biasa. Bobotnya pun tak jauh beda. 

Keyboardnya tertempel di bagian bawah tablet dengan magnet. Ada stylus bawaan yang disimpan di bagian kanan atasnya.

Nah, cover ExpertStand dengan finishing fabric tadi bisa digunakan sebagai penyangga saat menggunakan di mode landscape maupun potrait.

Hal ini sangat memudahkan penggunaannya saat ingin menonton video, atau membaca e-book di meja yang sempit – seperti saat di pesawat atau kereta misalnya.

Spesifikasi ASUS Expertbook B3000

Review ASUS Expertbook B3000 - Tampilan Menawan

Snapdragon 7c Gen 2 dibekali dengan prosesor (CPU) delapan inti (octa-core, @2,55 Ghz), yang terdiri dari dua inti CPU performa tinggi Cortex-A76, serta enam inti CPU hemat daya Cortex -A55. Adapun komponen CPU tersebut dipadukan dengan unit pengolah grafis (GPU) Adreno 618, RAM LPDDR4X 4 GB, dan media penyimpanan (storage) berjenis eMMC dengan kapasitas 128 GB.

Baca Juga  Harga Laptop Apple Termurah Saat Ini

Berkat System-on-Chip (SoC) tersebut, mampu membuat laptop ExpertBook B3000 memiliki sistem pendingin pasif tanpa kipas atau fanless. Alhasil, menggunakan laptop ini akan terasa senyap tanpa ada suara kipas yang bising.

Memiliki kemampuan untuk Video Playback up to 4K HDR10. Dukungan Codec H.265, H.264 dan VP9

8 GB LPDDR4X RAM. Tentu saja, sesuai namanya, ini RAM On-board dan 128 GB eMMC

Sayangnya, tidak ada slot storage tambahan

Pada sektor konektivitas, ASUS Expertbook B3000 menggunakan Qualcomm Wi-Fi B/G/N/AC, Wi-Fi ac/Wi-Fi 5, MU-MIMO, dan Bluetooth v5.

Menariknya di sini, karena dirancang untuk kebutuhan komputasi harian bagi pelajar dan pekerja, daya tahan baterainya terbilang sangat awet. Meski kapasitas baterainya 38 Wh, namun karena menggunakan chipset Mobile Qualcomm Snapdragon 7c mampu menawarkan performa tinggi dan tetap hemat daya.

Baterai Awet dan Tahan Lama

Review ASUS Expertbook B3000 paling menonjol adalah bagian baterainya. Kami menggunakannya untuk komputasi ringan dari baterai terisi penuh 100%, dapat digunakan selama 2 hari kerja, tepatnya 17 jam.

Adapun rinciannya, browsing 8 tab sekaligus, mengetik dokumen, streaming musik YouTube dengan volume speaker 100%, dan kecerahan 27%. Baterainya masih bertahan di angka 23%.

Nampaknya belum ada laptop/tablet Windows lain, di harga segini, yang memiliki daya tahan baterai seperti ini. Biasanya sih 7-8 jam, atau sebaik-baiknya, sekitar 10 jam.

Berikut ini rincian pengisian daya review ASUS Expertbook B3000:

  • Charging 30 menit – 36%
  • 60 menit – 69%
  • 90 menit – 91%
  • 1 jam 55 menit – 100%

Gunakan Windows 11 Home S-Mode

Dalam review ASUS Expertbook B3000 ini, perlu diketahui bagi para pengguna, bahwa Windows S-Mode menjaga agar tablet tidak mudah terkena malware, dengan cara memblokir seluruh instalasi program di luar Microsoft Store.

Tapi tenang, pengguna masih bisa menginstal seperti biasa dengan keluar dari S-Mode

Perlu diingat: sekali keluar dari S-Mode, tidak bisa diubah kembali ke S-Mode

Desain dan Display ASUS Expertbook B3000

@afrozix

ASUS ExperBook B3000 laptop Convertible, Tablet Windows dengan Keyboard fisik yang bisa dilepas dan Stylus Pen ASUS bawaan. 🔥Prosesornya pake Snapdragon 7c Gen 2‼️ #asusexpertbookb3000 #asus #expertbookb3 #expertbook #convertible #windows11 #tech

♬ suara asli – ムFROZIヅ – AFROZIX

Hal yang membuat review ASUS Expertbook B3000 ini menarik adalah desainnya. Perangkat ini dibuat dengan material polikarbonat dengan warna hitam. 

Baca Juga  ASUS Rilis Laptop 5G Pertama di Indonesia

Desainnya sederhana yang khas Expertbook ini terlihat minimalis dan profesional saat dibawa bepergian.

Tenang saja, tablet Windows ini juga diklaim telah lolos uji ketahanan MIL-STD 810H yang artinya sudah teruji tangguh.

Seperti sebuah tablet pada umumnya, permukaan ASUS Expertbook B3000 ini tampil Glossy. Namun bingkai keempat sisinya masih tergolong tebal. 

Hal ini bisa dilihat sebagai kekurangan jika melihat desain tablet sekarang yang rata-rata memiliki bingkai tipis. Namun juga bisa jadi kelebihan agar penggunaannya nyaman pada saat menggunakan mode tablet.

Perangkat ini memiliki ukuran yang ringkas, yaitu 26 x 17,2 x 0,9 cm dengan bobot tablet hanya 600 gram saja. Sementara untuk cover dan keyboardnya memiliki berat 430 gram serta charger 170 gram.

Jadi secara keseluruhan, bobot perangkat ini sekitar 1,2 Kg saja. Benar-benar ringkas dan ringan, kan?

Kemudian pada bagian layar, ASUS Expertbook B3000 ini dibekali dengan panel IPS berukuran 10,5 inci. Resolusi WUXGA (1920 x 1200 piksel), dengan aspect ratio 16:10. Refresh ratenya masih 60Hz dengan kecerahan maksimal 320 nits.

Layarnya sudah touchscreen, dengan gamut coverage 98.4% sRGB dan gamut volume hingga 123% sRGB. Pada bagian belakang layarnya, terdapat garasi stylus, MPP 2.0 Stylus Pen bawaan yang bisa digunakan pada touchscreen.

Nah, ketika disimpan dalam garasi atau tempat stylus tersebut bisa mengisi daya secara otomatis. ASUS bahkan mengklaim bahwa dari baterai stylus habis bisa di-charging selama 15 detik dan nantinya bisa digunakan selama 45 menit.

Kamera

Review ASUS Expertbook B3000 - Cover ExpertStand dan Stylus Pen

Review ASUS Expertbook B3000 selanjutnya pada bagian kamera. Perangkat ini memiliki dua kamera, yaitu kamera depan dengan resolusi 5 MP dan kamera belakang dengan resolusi 13 MP.

Pada kamera depan, sanggup melakukan perekaman video hingga 1188p 30fps. Sedangkan pada kamera belakangnya, mampu melakukan perekaman video hingga 2160p 30fps (4K).

Jika melihat kualitas gambarnya, kami menilai kamera laptop atau tablet Windows ini termasuk salah satu kamera terbaik di kelas harganya.

Meski belum bisa disejajarkan dengan smartphone atau tablet dengan OS lain, namun kamera tablet ini masih lebih bagus dari pada laptop yang harganya belasan hingga puluhan juta.

Tersedia juga fitur Image Signal Processor (ISP) Qualcomm Spectra 255 yang memungkinkan kualitas gambar di kamera ini memiliki kinerja yang lebih baik.

Ingat, laptop ini menggunakan chipset Snapdragon 7c Gen 2, mengingat produk ini ditujukan untuk pelajar dan pekerja yang membutuhkan perangkat yang mendukung meeting online. Jadi secara umum, review ASUS Expertbook B3000 pada bagian kameranya tergolong cukup bagus di kelas harganya.

Baca Juga  Review ASUS ROG Ally Z1, PC Handheld Terbaik

Audio

Port Audio Jack Combo 3.5 mm ASUS Expertbook B3000

Sektor audionya, sudah menggunakan dual stereo speaker yang terletak di atas pada bagian kanan-kiri tablet.

Berikut ini rincian konektor dan tombolnya, pada bagian kiri terdapat tombol power dan tombol volume up dan down. Kemudian sebelah kanannya, terdapat 1x USB 3.2 Gen 1 (5 Gbps) Type-C yang bisa digunakan sebagai Default Charging Port dan mendukung Display Out. Masih ada juga 1x Audio Jack Combo 3.5mm.

Namun perlu diketahui bahwa jumlah konektornya ini masih sangat terbatas. Kalian bisa menyiasati port USB-C tersebut dengan dipasangkan USB-C Hub untuk menambah variasi konektor.

Keyboard & Touchpad

Review ASUS Expertbook B3000 - Keyboard and TouchPad

Review ASUS Expertbook B3000 berikutnya fokus pada bagian keyboardnya. Laptop ini membawa soft-keyboard yang disebut sebagai ExpertBoard.

Pengguna bisa menghubungkan keyboard tersebut pada layar dengan bantuan magnet. Kesan pertama yang kami dapatkan terbilang sangat praktis. Cukup dekatkan ujung tablet dan keyboard, maka otomatis akan menyatu berkat bantuan magnet tersebut. 

Ketika sudah terhubung, keyboard ini seperti memiliki ErgoLift Design, karena bagian keyboard dekat layar terlihat sedikit terangkat. Hal ini disebabkan berkat magnet kedua yang menempel ke layar.

Posisi ini mampu meningkatkan kenyamanan saat mengetik.

Sebagai keyboard portable, tentu saja belum dilengkapi backlit.

ExpertBoard ini juga telah dilengkapi dengan precision touchpad yang terletak agak geser ke kanan dari posisi spacebar.

Kenyamanan saat mengetik masih terasa, karena telapak tangan tidak mudah masuk ke area touchpad.

Sistem Pendingin

Perlu diingat bahwa laptop ini ditujukan untuk komputasi ringan yang target pasarnya adalah pelajar. Oleh sebab itu, sistem pendingin yang digunakan adalah sistem pendingin pasif tanpa kipas. 

Hal ini berkat TDP dari SoC yang rendah yang bertujuan untuk membantu mengurangi maintenance yang biasa dilakukan di laptop dengan pendingin aktif untuk membersihkan debu.

Test Performa

Nah, untuk pengujian performanya mungkin sedikit berbeda dari pada laptop atau tablet Windows lainnya. Sebab masih ada beberapa software yang belum kompatibel pada prosesor berbasi ARM. 

Ketika diuji pada Cinebench R23, prosesor Snapdragon 7c Gen 2 memiliki skor di 930 poin. Sedangkan pada pengujian Geekbench 5, prosesor Snapdragon 7c Gen 2 memiliki skor Single Core di 544 poin, dan Multi Core di 1613 poin.

Gaming Test

Sebenarnya menggunakan tablet ini untuk bermain game bisa dibilang cukup nekat. Sebab banyak software yang belum bisa diinstall. Terlebih lagi belum bisa menginstall Google Play Games karena spesifikasinya belum mendukung.

Ketika mengecek ketersediaan game di Microsoft Store, terdapat beberapa minigame yang bisa dimainkan di perangkat ini, seperti misalnya:

  • Asphalt 8
  • Candy Crush Saga
  • Angry Birds 2
  • Ashphalt 9

Harga, Paket Penjualan dan Garansi

Setelah melakukan Review ASUS ExpertBook B3000, tentu saja wajib memberitahukan informasi harganya. Laptop ini dibanderol dengan harga Rp 7.399.000,-

Sudah mencakup:

  • Stylus Pen
  • ExpertStand Cover dan ExpertBoard keyboard
  • Windows 11 Home S-Mode
  • Garansi 1 Tahun ASUS Expert Warranty

Baca Juga

Leave a Comment