Google Rilis Kemampuan AI Generatif di Google Cloud dan Google Workspace

Achmad Fachrur Rozi

Kemampuan AI Generatif di Google Cloud dan Google Workspace
5/5 - (1 vote)

LABTekno.com – Kemampuan AI Generatif di Google Cloud dan Google Workspace telah diperkenalkan.

Pada tanggal 15 Maret 2023, Google meluncurkan inovasi terbaru dalam kecerdasan buatan (AI) generatif di berbagai area bisnisnya. 

Dalam Google Workspace, perusahaan memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna memanfaatkan AI generatif untuk berkreasi, berkolaborasi, dan terhubung. 

CEO Google Cloud, Thomas Kurian, menjelaskan bahwa tujuan perusahaan adalah untuk menghadirkan teknologi AI generatif yang aman dan bermanfaat bagi semua orang, termasuk membantu pengembang membangun aplikasi baru dan membantu pemerintah dan bisnis melibatkan pelanggan mereka.

Cara Mengeksplorasi dan Membuat Prototipe dengan Aplikasi AI Generatif dengan Mudah

Google memperkenalkan API (antarmuka pemrograman aplikasi) baru yang disebut PaLM. Fitur baru dari Google ini memudahkan dan aman bagi pengembang untuk bereksperimen dengan model bahasa besar terbaik Google dan dilengkapi dengan alat pembuatan prototipe yang disebut MakerSuite. 

Alat intuitif MakerSuite dari API baru yang dirilis Google memungkinkan developer untuk membuat prototipe ide dengan cepat. Nantinya juga akan ditambahkan fitur rekayasa cepat, pembuatan data sintetik dan penyetelan model kustom. Semua fitur tersebut dijanjikan akan didukung oleh alat keamanan tangguh.

Kabar gembiranya, bagi developer terpilih, mulai sekarang sudah bisa mengakses API PaLM dan MakerSuite di Private Preview.

Kemampuan AI Generatif di Google Cloud

Google juga menghadirkan kemampuan AI generatif baru ke portofolio Google Cloud AI miliknya. 

Termasuk dukungan AI generatif di Vertex AI dan Generative AI App Builder, yang membantu pengembang dan organisasi mengakses keselamatan, keamanan, privasi tingkat perusahaan dan berintegrasi dengan solusi Google Cloud mereka yang sudah ada. 

Baca Juga  Aplikasi Untuk Jam IMOO KW

-Generative AI support in Vertex AI: Pengembang dan pebisnis telah menggunakan platform Vertex AI Google Cloud untuk membangun dan menerapkan model machine learning (ML) dan aplikasi AI dalam skala besar.

-Generative AI App Builder: Pebisnis dan pemerintah juga ingin membangun chat antarmuka dan asisten digital bertenaga AI milik mereka sendiri.

Membuat Ekosistem AI Paling Terbuka dan Inovatif

Bukan hanya merilis inovasi kemampuan AI generatif baru, Google Cloud rencananya disiapkan untuk membagun ekosistem sebagai penyedia cloud paling terbuka.

Google Cloud juga meluncurkan Built with Google Cloud AI, sebuah inisiatif baru yang membantu mitra vendor perangkat lunak independen (ISV) untuk membangun aplikasi menggunakan layanan Google Cloud AI.

Google Cloud juga menghadirkan yang terbaik dari infrastruktur, produk AI, dan model dasar Google kepada mitra di setiap lapisan kumpulan AI.

Ini termasuk pembuat chip; perusahaan yang membangun model dasar dan platform AI; mitra teknologi yang memungkinkan perusahaan mengembangkan dan menerapkan model ML; pembuat aplikasi yang menyelesaikan kasus penggunaan pelanggan dengan AI generatif; dan layanan global serta perusahaan konsultan yang membantu perusahaan menerapkan semua teknologi ini dalam skala besar.

Google Cloud meluncurkan Built with Google Cloud AI, sebuah inisiatif baru yang membantu mitra vendor perangkat lunak independen (ISV) untuk mulai membuat aplikasi menggunakan layanan Google Cloud AI. 

Inisiatif ini memberikan akses khusus ke keahlian, pelatihan, dan dukungan pemasaran bersama Google Cloud untuk membantu mitra membangun kapasitas dan memasuki market.

Untuk mengaktifkan lebih banyak startup yang mengutamakan AI, Google Cloud juga memperluas Google for Startups Cloud Program, dengan manfaat eksklusif untuk startup AI.

Kemampuan AI Generatif Baru di Google Workspace 

Kemampuan AI Generatif baru di Google Docs
Kemampuan AI Generatif baru di Google Docs

Fitur AI Generatif di Google Workspace sudah dinikmati oleh lebih dari tiga miliar pengguna. 

Baca Juga  5 Aplikasi Edit Foto dan Boomerang Jadi Satu

Mulai dari menghemat lebih banyak waktu dengan Smart Compose dan Smart Reply di Gmail, membuat ringkasan otomatis di Google Docs, terlihat lebih profesional dalam rapat, dan tetap aman dari malware dan serangan phishing.

Google juga telah menggabungkan AI sebagai mitra kolaboratif untuk membantu individu mencapai tujuannya, di Gmail, Docs, Slides, Sheets, Meet, dan Chat.

Kemampuan AI Generatif di Gmail
Kemampuan AI Generatif di Gmail

Nah, untuk saat ini sebagai permulaan, Google menambahkan AI generatif di Docs dan Gmail untuk membantu penggunanya menulis. 

Workspace bisa memangkas lebih banyak waktu dan menuliskan contoh draft awalnya. Entah itu bagi seorang HR profesional yang sibuk dan perlu membuat deskripsi pekerjaan yang disesuaikan atau orang tua yang menyusun undangan untuk pesta ulang tahun anak bertema bajak laut.

Pengguna hanya perlu mengetik topik yang ingin ditulis, maka secara otomatis contoh (draft) akan langsung dibuat. 

Berkat mitra AI kolaboratif ini, pengguna juga bisa menyempurnakan dan mengeditnya, mendapatkan lebih banyak saran sesuai kebutuhan.

Baca Juga

Leave a Comment