Blog

  • Review ASUS ExpertBook B3000, Laptop 2in1 SoC Snapdragon

    Review ASUS ExpertBook B3000, Laptop 2in1 SoC Snapdragon

    LABTekno.com – Review ASUS ExpertBook B3000 perlu kami bagikan kepada Anda. Terutama bagi yang membutuhkan perangkat komputasi dengan mobilitas tinggi.

    ASUS ExpertBook B3000 memang sudah pernah kami bahas ketika peluncurannya. Namun kali ini, kami kedatangan perangkatnya langsung dan berkesempatan untuk menggunakannya dalam beberapa minggu. 

    Sebagai laptop 2in1 yang mampu menemani rutinitas seharian berkat baterainya yang awet, sekaligus juga bisa diposisikan sebagai tablet.

    Uniknya, berbeda dari laptop Windows lainnya, laptop ExpertBook B3000 ini hadir dengan prosesor mobile Snapdragon 7c Gen 2. 

    Benar, laptop Windows satu ini menggunakan SoC berbasis ARM (Advanced RISC Machine). Prosesor ini diciptakan dengan metode RISC (Reduced Instruction Set Computer). 

    Keunggulannya memiliki performa per watt yang sangat bagus, hemat daya, cepat, lebih dingin, open licensing, dan harganya lebih murah.

    Berikut ini review ASUS Expertbook B3000:

    Laptop 2in1 bagi Pelajar dan Pekerja dengan Mobilitas Tinggi

    Review ASUS Expertbook B3000 - Mode Tablet

    Laptop 2in1 tersebut ditujukan untuk pelajar dan pekerja dengan pekerjaan ringan yang membutuhkan perangkat untuk mendukung kegiatannya. Mereka tak perlu khawatir akan daya tahan baterai. 

    Apalagi dengan form factor-nya yang Detachable. Lebih leluasa mengaturnya sebagai laptop maupun tablet dengan mudah. Bahkan keyboardnya bisa dilepas atau 2-in-1 Detachable.

    Bisa jadi laptop, dan bagian keyboard juga bisa dilepas supaya jadi tablet.

    Bodi perangkat ini sudah tercover ExpertStand dengan finishing fabric. Sehingga tampilannya sangat stylish dan nyaman saat digenggam. 

    Jika dilihat mendetail, perangkat ini mirip seperti buku catatan biasa. Bobotnya pun tak jauh beda. 

    Keyboardnya tertempel di bagian bawah tablet dengan magnet. Ada stylus bawaan yang disimpan di bagian kanan atasnya.

    Nah, cover ExpertStand dengan finishing fabric tadi bisa digunakan sebagai penyangga saat menggunakan di mode landscape maupun potrait.

    Hal ini sangat memudahkan penggunaannya saat ingin menonton video, atau membaca e-book di meja yang sempit – seperti saat di pesawat atau kereta misalnya.

    Spesifikasi ASUS Expertbook B3000

    Review ASUS Expertbook B3000 - Tampilan Menawan

    Snapdragon 7c Gen 2 dibekali dengan prosesor (CPU) delapan inti (octa-core, @2,55 Ghz), yang terdiri dari dua inti CPU performa tinggi Cortex-A76, serta enam inti CPU hemat daya Cortex -A55. Adapun komponen CPU tersebut dipadukan dengan unit pengolah grafis (GPU) Adreno 618, RAM LPDDR4X 4 GB, dan media penyimpanan (storage) berjenis eMMC dengan kapasitas 128 GB.

    Berkat System-on-Chip (SoC) tersebut, mampu membuat laptop ExpertBook B3000 memiliki sistem pendingin pasif tanpa kipas atau fanless. Alhasil, menggunakan laptop ini akan terasa senyap tanpa ada suara kipas yang bising.

    Memiliki kemampuan untuk Video Playback up to 4K HDR10. Dukungan Codec H.265, H.264 dan VP9

    8 GB LPDDR4X RAM. Tentu saja, sesuai namanya, ini RAM On-board dan 128 GB eMMC

    Sayangnya, tidak ada slot storage tambahan

    Pada sektor konektivitas, ASUS Expertbook B3000 menggunakan Qualcomm Wi-Fi B/G/N/AC, Wi-Fi ac/Wi-Fi 5, MU-MIMO, dan Bluetooth v5.

    Menariknya di sini, karena dirancang untuk kebutuhan komputasi harian bagi pelajar dan pekerja, daya tahan baterainya terbilang sangat awet. Meski kapasitas baterainya 38 Wh, namun karena menggunakan chipset Mobile Qualcomm Snapdragon 7c mampu menawarkan performa tinggi dan tetap hemat daya.

    Baterai Awet dan Tahan Lama

    Review ASUS Expertbook B3000 paling menonjol adalah bagian baterainya. Kami menggunakannya untuk komputasi ringan dari baterai terisi penuh 100%, dapat digunakan selama 2 hari kerja, tepatnya 17 jam.

    Adapun rinciannya, browsing 8 tab sekaligus, mengetik dokumen, streaming musik YouTube dengan volume speaker 100%, dan kecerahan 27%. Baterainya masih bertahan di angka 23%.

    Nampaknya belum ada laptop/tablet Windows lain, di harga segini, yang memiliki daya tahan baterai seperti ini. Biasanya sih 7-8 jam, atau sebaik-baiknya, sekitar 10 jam.

    Berikut ini rincian pengisian daya review ASUS Expertbook B3000:

    • Charging 30 menit – 36%
    • 60 menit – 69%
    • 90 menit – 91%
    • 1 jam 55 menit – 100%

    Gunakan Windows 11 Home S-Mode

    Dalam review ASUS Expertbook B3000 ini, perlu diketahui bagi para pengguna, bahwa Windows S-Mode menjaga agar tablet tidak mudah terkena malware, dengan cara memblokir seluruh instalasi program di luar Microsoft Store.

    Tapi tenang, pengguna masih bisa menginstal seperti biasa dengan keluar dari S-Mode

    Perlu diingat: sekali keluar dari S-Mode, tidak bisa diubah kembali ke S-Mode

    Desain dan Display ASUS Expertbook B3000

    @afrozix

    ASUS ExperBook B3000 laptop Convertible, Tablet Windows dengan Keyboard fisik yang bisa dilepas dan Stylus Pen ASUS bawaan. 🔥Prosesornya pake Snapdragon 7c Gen 2‼️ #asusexpertbookb3000 #asus #expertbookb3 #expertbook #convertible #windows11 #tech

    ♬ suara asli – ムFROZIヅ – AFROZIX

    Hal yang membuat review ASUS Expertbook B3000 ini menarik adalah desainnya. Perangkat ini dibuat dengan material polikarbonat dengan warna hitam. 

    Desainnya sederhana yang khas Expertbook ini terlihat minimalis dan profesional saat dibawa bepergian.

    Tenang saja, tablet Windows ini juga diklaim telah lolos uji ketahanan MIL-STD 810H yang artinya sudah teruji tangguh.

    Seperti sebuah tablet pada umumnya, permukaan ASUS Expertbook B3000 ini tampil Glossy. Namun bingkai keempat sisinya masih tergolong tebal. 

    Hal ini bisa dilihat sebagai kekurangan jika melihat desain tablet sekarang yang rata-rata memiliki bingkai tipis. Namun juga bisa jadi kelebihan agar penggunaannya nyaman pada saat menggunakan mode tablet.

    Perangkat ini memiliki ukuran yang ringkas, yaitu 26 x 17,2 x 0,9 cm dengan bobot tablet hanya 600 gram saja. Sementara untuk cover dan keyboardnya memiliki berat 430 gram serta charger 170 gram.

    Jadi secara keseluruhan, bobot perangkat ini sekitar 1,2 Kg saja. Benar-benar ringkas dan ringan, kan?

    Kemudian pada bagian layar, ASUS Expertbook B3000 ini dibekali dengan panel IPS berukuran 10,5 inci. Resolusi WUXGA (1920 x 1200 piksel), dengan aspect ratio 16:10. Refresh ratenya masih 60Hz dengan kecerahan maksimal 320 nits.

    Layarnya sudah touchscreen, dengan gamut coverage 98.4% sRGB dan gamut volume hingga 123% sRGB. Pada bagian belakang layarnya, terdapat garasi stylus, MPP 2.0 Stylus Pen bawaan yang bisa digunakan pada touchscreen.

    Nah, ketika disimpan dalam garasi atau tempat stylus tersebut bisa mengisi daya secara otomatis. ASUS bahkan mengklaim bahwa dari baterai stylus habis bisa di-charging selama 15 detik dan nantinya bisa digunakan selama 45 menit.

    Kamera

    Review ASUS Expertbook B3000 - Cover ExpertStand dan Stylus Pen

    Review ASUS Expertbook B3000 selanjutnya pada bagian kamera. Perangkat ini memiliki dua kamera, yaitu kamera depan dengan resolusi 5 MP dan kamera belakang dengan resolusi 13 MP.

    Pada kamera depan, sanggup melakukan perekaman video hingga 1188p 30fps. Sedangkan pada kamera belakangnya, mampu melakukan perekaman video hingga 2160p 30fps (4K).

    Jika melihat kualitas gambarnya, kami menilai kamera laptop atau tablet Windows ini termasuk salah satu kamera terbaik di kelas harganya.

    Meski belum bisa disejajarkan dengan smartphone atau tablet dengan OS lain, namun kamera tablet ini masih lebih bagus dari pada laptop yang harganya belasan hingga puluhan juta.

    Tersedia juga fitur Image Signal Processor (ISP) Qualcomm Spectra 255 yang memungkinkan kualitas gambar di kamera ini memiliki kinerja yang lebih baik.

    Ingat, laptop ini menggunakan chipset Snapdragon 7c Gen 2, mengingat produk ini ditujukan untuk pelajar dan pekerja yang membutuhkan perangkat yang mendukung meeting online. Jadi secara umum, review ASUS Expertbook B3000 pada bagian kameranya tergolong cukup bagus di kelas harganya.

    Audio

    Port Audio Jack Combo 3.5 mm ASUS Expertbook B3000

    Sektor audionya, sudah menggunakan dual stereo speaker yang terletak di atas pada bagian kanan-kiri tablet.

    Berikut ini rincian konektor dan tombolnya, pada bagian kiri terdapat tombol power dan tombol volume up dan down. Kemudian sebelah kanannya, terdapat 1x USB 3.2 Gen 1 (5 Gbps) Type-C yang bisa digunakan sebagai Default Charging Port dan mendukung Display Out. Masih ada juga 1x Audio Jack Combo 3.5mm.

    Namun perlu diketahui bahwa jumlah konektornya ini masih sangat terbatas. Kalian bisa menyiasati port USB-C tersebut dengan dipasangkan USB-C Hub untuk menambah variasi konektor.

    Keyboard & Touchpad

    Review ASUS Expertbook B3000 - Keyboard and TouchPad

    Review ASUS Expertbook B3000 berikutnya fokus pada bagian keyboardnya. Laptop ini membawa soft-keyboard yang disebut sebagai ExpertBoard.

    Pengguna bisa menghubungkan keyboard tersebut pada layar dengan bantuan magnet. Kesan pertama yang kami dapatkan terbilang sangat praktis. Cukup dekatkan ujung tablet dan keyboard, maka otomatis akan menyatu berkat bantuan magnet tersebut. 

    Ketika sudah terhubung, keyboard ini seperti memiliki ErgoLift Design, karena bagian keyboard dekat layar terlihat sedikit terangkat. Hal ini disebabkan berkat magnet kedua yang menempel ke layar.

    Posisi ini mampu meningkatkan kenyamanan saat mengetik.

    Sebagai keyboard portable, tentu saja belum dilengkapi backlit.

    ExpertBoard ini juga telah dilengkapi dengan precision touchpad yang terletak agak geser ke kanan dari posisi spacebar.

    Kenyamanan saat mengetik masih terasa, karena telapak tangan tidak mudah masuk ke area touchpad.

    Sistem Pendingin

    Perlu diingat bahwa laptop ini ditujukan untuk komputasi ringan yang target pasarnya adalah pelajar. Oleh sebab itu, sistem pendingin yang digunakan adalah sistem pendingin pasif tanpa kipas. 

    Hal ini berkat TDP dari SoC yang rendah yang bertujuan untuk membantu mengurangi maintenance yang biasa dilakukan di laptop dengan pendingin aktif untuk membersihkan debu.

    Test Performa

    Nah, untuk pengujian performanya mungkin sedikit berbeda dari pada laptop atau tablet Windows lainnya. Sebab masih ada beberapa software yang belum kompatibel pada prosesor berbasi ARM. 

    Ketika diuji pada Cinebench R23, prosesor Snapdragon 7c Gen 2 memiliki skor di 930 poin. Sedangkan pada pengujian Geekbench 5, prosesor Snapdragon 7c Gen 2 memiliki skor Single Core di 544 poin, dan Multi Core di 1613 poin.

    Gaming Test

    Sebenarnya menggunakan tablet ini untuk bermain game bisa dibilang cukup nekat. Sebab banyak software yang belum bisa diinstall. Terlebih lagi belum bisa menginstall Google Play Games karena spesifikasinya belum mendukung.

    Ketika mengecek ketersediaan game di Microsoft Store, terdapat beberapa minigame yang bisa dimainkan di perangkat ini, seperti misalnya:

    • Asphalt 8
    • Candy Crush Saga
    • Angry Birds 2
    • Ashphalt 9

    Harga, Paket Penjualan dan Garansi

    Setelah melakukan Review ASUS ExpertBook B3000, tentu saja wajib memberitahukan informasi harganya. Laptop ini dibanderol dengan harga Rp 7.399.000,-

    Sudah mencakup:

    • Stylus Pen
    • ExpertStand Cover dan ExpertBoard keyboard
    • Windows 11 Home S-Mode
    • Garansi 1 Tahun ASUS Expert Warranty
  • Oppo Pad 2 Siap Bersaing dengan Xiaomi Pad 6

    Oppo Pad 2 Siap Bersaing dengan Xiaomi Pad 6

    LABTekno.com – Oppo Pad 2 dikabarkan akan segera diluncurkan oleh perusahaan smartphone asal China, yaitu Oppo pada Februari 2023.

    Rumor yang mengklaim bahwa perusahaan tersebut saat ini sedang mengembangkan penerus tablet tahun lalu yaitu Oppo Pad yang sebelumnya diluncurkan bersamaan dengan smartphone Oppo Find X6 di China pada Februari 2022.

    Nah, generasi terbaru dari Oppo Pad ini diharapkan akan hadir dengan tampilan seperti OnePlus Pad. Sebaliknya, ada juga yang menyebutkan bahwa OnePlus Pad merupakan rebranded dari Oppo Pad 2.

    Seperti apa detail penting, seperti tampilan tablet, baterai dan kemampuan pengisian dayanya? Mari simak sampai tuntas.

    Oppo Pad 2: Tanggal Peluncuran dan Ketersediaan

    Oppo Pad 2: Tampilan Depan dan Belakang

    Meski perusahaan secara resmi belum mengkonfirmasi detail spesifikasi mengenai tablet terbarunya tersebut, diharapkan Oppo Pad 2 hadir bersamaan dengan seri Oppo Find X6. Mencakup Oppo Find X6, X6 Pro, dan X6 Pro Dimensity Edition.

    Tahun lalu, Oppo Pad dijual dengan harga 2.299 Yuan atau setara Rp5.100.000. Nah, tentu saja harapannya juga Oppo Pad 2 ini membawa label harga yang sama.

    Jika demikian, maka Oppo Pad 2 kemungkinan akan bersaing ketat dengan produk Xiaomi Pad 6 di pasaran tablet nantinya.

    Spesifikasi yang diharapkan

    Oppo Pad 2

    Merujuk pada informasi Digital Chat Station, seperti yang terungkap di Weibo, Oppo Pad 2 diharapkan akan menampilkan layar yang ukurannya lebih besar dari 11 inci.

    Mengingat Oppo Pad generasi pertama menampilkan layar 11 inci yang menawarkan resolusi 1600 x 2560 piksel dan kecepatan refresh 120Hz.

    Rumornya, penerus tablet Oppo ini kemungkinan akan hadir dengan panel LCD yang akan menawarkan resolusi lebih tinggi, yaitu 2800 x 2000 piksel dan kecepatan refresh 144Hz. Bukan hanya resolusinya yang lebih tinggi, namun juga menawarkan kecepatan refresh yang lebih tinggi pula.

    Selain itu, Oppo Pad 2 juga diharapkan sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+.

    Pada sektor dapur pacunya, tablet baru dari Oppo ini diharapkan akan mempercayakan prosesornya pada chipset Dimensity 9000.

    Sedangkan untuk pasokan dayanya, tablet penerus dari Oppo ini akan hadir dengan mengemas unit baterai berkapasitas 9.500 mAh yang bisa mendukung pengisian cepat 67W.

    Kemdian untuk sistem operasinya, tentu saja generasi Oppo Pad terbaru rumornya akan mem-boot ColorOS khusus untuk tablet yang nantinya berbasis OS Android 13.

    Demikian beberapa informasi mengenai rumor Oppo Pad 2, tablet generasi terbaru dari Oppo yang digadang-gadang akan menjadi pesaing kuat tablet Xiaomi.

    Jika harganya tidak jauh berbeda, kemungkinan persaingan pasar tablet tahun ini akan semakin memanas. Sebab banyak kompetitor yang meluncurkan produk serupa nantinya.

  • OnePlus V Fold dan V Flip Segera Diluncurkan Februari 2023

    OnePlus V Fold dan V Flip Segera Diluncurkan Februari 2023

    LABTekno.com – OnePlus V Fold dan V Flip kabarnya bakal menjadi salah satu ponsel yang diluncurkan pada 7 Februari 2023 nanti.

    Kedua smartphone lipat OnePlus ini dalam waktu dekat akan menjadi pesaing Samsung. Seperti yang diketahui bersama bahwa Samsung memang menjadi pelopor smartphone lipat terkuat saat ini. Namun OnePlus yakin bahwa produknya ini akan bisa bersaing dengan Samsung.

    Merk smartphone lain, seperti Oppo, Vivo, Xiaomi, Moto hingga Huawei juga telah meluncurkan produk serupa.

    Track record OnePlus dalam hal produk terbilang cukup baik. Perusahaan ini secara cepat mampu meningkatkan jangkauan produk, mulai dari Smart TV hingga Smart Wearables.

    Nah, tablet pertamanya nanti juga akan diluncurkan ke pasaran pada 7 Februari 2023 yang akan diberi nama OnePlus Pad.

    Hal ini berdasarkan informasi dari GizChina, Senin (30/1/2023), OnePlus segera menambahkan satu kategori lagi ke portofolio ponsel yang terus berkembang.

    Rumornya OnePlus akan menghadirkan dua smartphone lipat, yaitu V Fold dan V Flip.

    Bagaimana tampilan dan spesifikasinya? Silakan simak sampai tuntas.

    Julukan OnePlus V Fold dan V Flip

    Pemberian nama V Fold pada smartphone lipat OnePlus ini, kemungkinan digunakan agar lebih familiar dengan pelanggan. Seperti penamaan merek smartphone lipat yang sudah mapan. Seperti Samsung Galaxy Z Fold, Xiaomi Fold, dan sebagainya.

    Sementara julukan V Flip kemungkinan merupakan smartphone model clamshell.

    Perangkat model clamshell ini nampaknya akan terlihat seperti Samsung Galaxy Z Flip atau Oppo Find N2 Flip yang baru saja dirilis.

    Tak mau ketinggalan, OnePlus V Fold dan V Flip pun akan segera meluncur ke pasaran.

    Spesifikasi Ponsel Lipat OnePlus

    OnePlus V Fold dan V Flip

    Mengenai spesifikasi kedua ponsel lipat OnePlus, sayangnya belum ada detail informasi yang membahasnya.

    Namun kemungkinan spesifikasinya seperti CPU akan berubah. Sebab Eksekutif software OnePlus yang bernama Gary Chen telah mengkonfirmasi bahwa perusahaannya telah bekerja sama dengan Google untuk proyek ponsel lipatnya di masa depan.

    Kabar lebih menyenangkan hadir dari CEO OnePlus, Pete Lau, sempat membagikan gambar mekanisme engsel dari perangkat lipat OnePlus. Kemungkinan gambar tersebut merupakan prototipe OnePlus V Flip dan V Fold.

    Informasi lainnya datang dari Yogesh Brar, yang menyebutkan bahwa ponsel OnePlus yang dapat dilipat terinspirasi seri Oppo Find N2. Pernyataan ini patut kita tunggu bersama, apakah benar seperti itu?

    Yang jelas, jika dua ponsel lipat OnePlus ini diluncurkan, maka persaingan pasar HP lipat akan semakin memanas.

    Semua vendor ponsel seperti berbondong-bondong meluncurkan seri HP lipat versi mereka masing-masing. Bahkan Google pun dikabarkan akan bergabung dalam persaingan tersebut dalam waktu dekat.

    Apakah bisa menyaingi Samsung?

    Pertanyaan selanjutnya jelas, apakah ponsel lipat OnePlus ini nantinya bisa menyaingi seri Galaxy Fold dan Galaxy Flip.

    Samsung saat ini masih memimpin pasar ponsel lipat melalui produknya, yaitu seri Galaxy Fold dan Galaxy Flip yang saat ini sudah mengeluarkan edisi keempatnya.

    Bukan hanya Samsung, produsen HP asal China lainnya juga turut andil, ingin mencicipi ceruk pasar HP lipat yang masih belum banyak pemainnya.

    Sebut saja Oppo dengan Oppo Find N2 dan Find N3 Flip, kemudian ada Vivo X Fold, lalu juga Huawei Mate X 2 dan Mate X 2. Selain itu ada juga Xiaomi Fold, Motorola Razr, dan lain-lain.

    Demikian beberapa informasi mengenai OnePlus V Fold dan V Flip yang akan segera diluncurkan. Bagaimana menurut kalian? Apakah smartphone lipat ini nantinya bisa bersaing dengan merk lainnya di sektor HP lipat? Mari kita nantikan bersama.

  • OnePlus 11R 5G Snapdragon 8+ Gen 1 dan Charger 100W

    OnePlus 11R 5G Snapdragon 8+ Gen 1 dan Charger 100W

    LABTekno.com – OnePlus 11R 5G akan hadir dengan prosesor Snapdragon 8+ Gen 1 dan Charger 100W. Kabar ini semakin kencang menjelang peluncurannya dalam beberapa hari mendatang.

    OnePlus 11R 5G ini akan diperkenalkan secara resmi di India pada acara Cloud 11, tepatnya pada tanggal 7 Februari 2023.

    Bagaimana spesifikasi dan fiturnya? Silakan simak sampai tuntas.

    Spesifikasi OnePlus 11R 5G

    Snapdragon 8 Plus Gen 1

    Smartphone asal China, OnePlus mencuri perhatian publik berkat beberapa spesifikasinya. Smartphone ini kabarnya akan ditenagai SoC kelas flagship yaitu Snapdragon 8 Plus Gen 1.

    Kabar ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh OnePlus dalam siaran persnya pada hari Senin lalu mengenai kehadiran Snapdragon 8 Plus Gen 1 pada OnePlus 11R 5G mendatang.

    Prosesornya tersebut akan ditandemkan dengan RAM berkapasitas 16GB.

    Oya, sebelumnya OnePlus 10R 5G ditenagai dengan chipset MediaTek Dimensity 8100-MAX SoC.

    Baterai Jumbo dan Fast Charging 100W

    Bawaan chipset yang mumpuni tersebut, tentu memiliki kinerja lebih powerful. Oleh sebab itu, tidak heran jika OnePlus 11R 5G ditenagai dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan dukungan pengisian cepat SuperVOOC 100W.

    Teknologi pengisian cepat ini diklaim mampu mengisi baterai OnePlus 11R 5G dari nol hingga 100 persen hanya dalam waktu 25 menit saja. Benar-benar cepat, kan?

    Smartphone OnePlus kelas premium ini dihadirkan pada debutnya sebagai penerus OnePlus 10R 5G.

    Peningkatan Besar dari Pendahulunya

    Sebagai penerus OnePlus 10R 5G, smartphone ini telah menerima beberapa peningkatan besar. Tidak hanya pada prosesor, baterai dan pengisian daya yang lebih baik. 

    Perangkat ini juga hadir dengan tampilan yang smooth berkat kecepatan refresh 120Hz Super Fluid Display.

    Layarnya juga sudah memiliki fitur ADFR 2.0 yang memungkinkan kecepatan bingkai layarnya mampu menyesuaikan secara otomatis antara kecepatan penyegaran yang berbeda. Mulai dari 40Hz, 45Hz, 60Hz, 90Hz, hingga 120Hz berdasarkan skema penggunaan.

    Bagi para gamer, hal ini menjadi angin segar yang memang sudah dinantikan, karena dapat mendukung gameplay yang lebih baik.

    OnePlus sendiri mengklaim bahwa smartphone terbarunya nanti, yaitu OnePlus 11R 5G akan menjadi ponsel pertama yang hadir dengan teknologi layar baru.

    Para gamer bisa lebih tenang, karena handset ini dipastikan akan hadir dengan sistem pendingin 3D agar sesi pengalaman gaming semakin lancar.

    Sistem pendinginnya ini diklaim mampu menutupi area permukaan hingga 63,8 persen lebih besar dari ruang uap OnePlus 10 Pro.

    Satu hal lagi, terdapat juga fitur RAM-Vita yang memungkinkan penggunanya memakai pembelajaran mesin dan AI untuk mempercepat realokasi memori di antara skema penggunaan.

    Peluncuran dan Ketersediaannya di Indonesia

    Smartphone OnePlus ini akan mulai dijual di India melalui Amazon. Harapannya OnePlus 11 5G, OnePlus Buds Pro 2, OnePlus Pad, dan OnePlus TV 65 Q2 Pro bisa debut bersama dalam acara tersebut.

    Sementara untuk pasar di Indonesia sendiri, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kabar peluncurannya dan kapan ponsel ini akan dijual di Indonesia.

  • OnePlus Ace 2 Segera Diluncurkan, Begini Speknya

    OnePlus Ace 2 Segera Diluncurkan, Begini Speknya

    LABTekno.com – OnePlus Ace 2 rumornya akan segera diluncurkan pada 7 Februari 2023 di China. Smartphone ini disebut-sebut sebagai versi rebranding (tweak) dari OnePlus 11R 5G.

    Kabar ini terlihat di situs web China Quality Center (CQC) dengan nomor model OnePlus PHK110. Sedangkan untuk OnePlus 11R terdaftar pada sertifikasi BIS dengan nomor model CPH2487.

    Peluncurannya di China akan berbarengan pada hari yang sama akan diperkenalkan di India. Ada poster resmi OnePlus China yang menampilkan smartphone baru OnePlus Ace 2 ini.

    Tampilan OnePlus Ace 2

    Fitur layar OnePlus Ace 2

    Poster ini bertujuan untuk mengonfirmasi tampilan dari OnePlus Ace 2 yang akan memiliki layar dengan tepi melengkung dan lubang punch sejajar pada bagian tengahnya.

    Pada bagian layarnya, OnePlus Ace 2 sudah menggunakan panel AMOLED berukuran 6,74 inci yang mampu menghasilkan resolusi 1,5K. Resolusi yang ditampilkan 2772 x 1240 piksel dan kecepatan refresh 120Hz.

    Layar Ace 2 nantinya akan mendukung color gamut DCI-P3 100 %, didukung juga olehh fitur peredupan PWM frekuensi tinggi. 

    Selain itu, kemungkinan besar smartphone ini juga akan dilengkapi dengan pemindai sidik jari di bawah layar, menggunakan sistem operasi Android 13 berbasis ColorOS 13.1, IR blaster, dan slider peringatan.

    OnePlus secara resmi juga mengonfirmasi bahwa Ace 2 merupakan smartphone pertama di dunia yang menawarkan Consonance Touch. Nah, fitur ini akan menawarkan pengalaman sentuh terbaik di industrinya saat ini.

    Selain itu, layarnya juga menawarkan kerapatan piksel 450 ppi dan kecerahan maksimal hingga 1450 nits. 

    Prosesor Snapdragon 8 Plus Gen 1

    OnePlus Ace 2 mempercayakan sektor dapur pacunya pada prosesor flagship besutan Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Plus Gen 1. 

    Chipsetnya ini ditandemkan dengan RAM LPDDR5 hingga 16GB dan penyimpanan internal UFS 3.1 hingga 512GB.

    Dukungan prosesor dengan kinerja mumpuni tersebut, tentu harus didukung pasokan daya yang besar. Smartphone ini diperkirakan akan menggunakan baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 100W.

    Kamera Utama 50 MP 

    Pada sektor fotografi, OnePlus Ace 2 dibekali dengan konfigurasi tiga kamera di bagian belakangnya yang menampilkan kamera utama 50 MP. Kamera sekundernya 12 MP dan kamera tersiernya 2 MP.

    Sedangkan kamera selfie atau kamera depannya memiliki kamera 16 MP yang terletak pada punch hole atau guntingan berlubang.

    Oya, satu hal lagi, selain meluncurkan Ace 2, OnePlus juga akan mengumumkan OnePlus Ace Buds pada 9 Februari di China. Earbud kemungkinan bakal diganti namanya menjadi Nord Buds di pasar India.

    Sementara untuk pasar Indonesia, belum ada informasi apapun mengenai hal tersebut.

  • ASUS Vivobook Go 14 AMD Ryzen 7000 Series

    ASUS Vivobook Go 14 AMD Ryzen 7000 Series

    LABTekno.com – ASUS Vivobook Go 14 AMD Ryzen 7000 Series diluncurkan bersamaan dengan ASUS Vivobook Go 15 OLED. Keduanya memiliki spesifikasi yang hampir sama, perbedaan paling mencoloknya hanya pada ukuran layarnya.

    Spesifikasi AMD Ryzen 7000 Series

    Bagi orang yang menginginkan spek laptop mirip ASUS Vivobook Go 15 OLED namun dengan ukuran yang sedikit lebih kecil, maka ASUS Vivobook Go 14 adalah opsi terbaik yang bisa dipilih.

    Desain dan Display ASUS Vivobook Go 14

    ASUS Vivobook Go 14 memiliki desain yang mirip dengan ASUS Vivobook Go 15 OLED. Namun terdapat sedikit perubahan pada komponennya. 

    Untuk beratnya, ASUS Vivobook Go 14 lebih ringan 300 gram, yaitu 1,38 kg. Kecerahan maksimal yang bisa ditampilkan hingga 250 nits.

    Nah, pada bagian layarnya ASUS tidak menggunakan layar OLED seperti Vivobook Go 15. Tetapi masih menggunakan layar IPS berukuran 14 inci opsional dengan rasio aspek 16:9. 

    Layarnya ini mampu menampilkan resolusi 1920 × 1080 piksel dengan kecepatan refresh 60 Hz. Cakupan warna Vivobook Go 14 sebesar 45% NTSC.

    Prosesor, RAM dan Penyimpanan

    AMD Ryzen 7000 Series vs 5000 Series

    Perangkat ini dibekali dengan prosesor Ryzen 5 7520U yang ditandemkan RAM LPDDR5-5500 berkapasitas 4 hingga 16 GB. 

    Penyimpanan internalnya juga sudah menggunakan SSD PCIe 3.0 berkapasitas 128 GB, 256 GB hingga 512 GB.

    Baterai dan Konektivitas

    Pada sektor pasokan daya, ASUS Vivobook Go 14 ditenagai baterai berkapasitas 42kWh. Daya tahan baterainya bisa digunakan untuk menemani pekerjaan penggunanya seharian. 

    Sementara untuk konektivitasnya, laptop ini sudah mendukung standar nirkabel Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.2. 

    Sebagai laptop ringkas dan ringan, ASUS Vivobook Go 14 juga menawarkan port yang sangat lengkap. Mulai dari satu USB 2.0 Type-A, USB 3.2 Gen 1 Tipe A, USB 3.2 Gen 1 Tipe C, HDMI 1.4, dan satu keluaran audio combo 3,5 mm.

    Dukungan Fitur Sidik Jari dan Windows Hello

    Selain itu, perlu diketahui bahwa laptop ini sudah mendukung pembukaan dan penutupan 180 derajat, serta fungsi numerik touchpad. 

    Laptop ini juga sudah didukung webcam dengan dukungan resolusi 720p, yang dilengkapi dengan penutup pengaman. 

    Pemindai sidik jari opsional dengan dukungan untuk otorisasi Windows Hello juga tidak ketinggalan.

    Harga dan Ketersediaannya di Indonesia

    ASUS memang sudah mengumumkan produk terbarunya yaitu ASUS Vivobook Go 14 dan Vivobook Go 15 OLED. Mengenai spesifikasi dan berbagai fitur yang ditawarkan sudah banyak beredar.

    Namun hingga saat ini, ASUS belum merilis informasi harga untuk model Vivobook Go baru tersebut. 

    Kemungkinan ASUS notebook model tersebut akan menyasar segmen pasar kelas bawah, berdasarkan konfigurasinya.