LABTekno.com – ASUS mengumumkan Zenbook DUO (UX8406) akan segera hadir di Indonesia. Laptop dua layar terbaik revolusioner dengan fitur touchscreen dan sudah menggunakan teknologi ASUS Lumina OLED beresolusi 3K 120Hz dimana dia dirancang khusus untuk memaksimalkan produktivitas penggunanya.
ASUS Zenbook DUO (UX8406) adalah laptop dua layar yang powerful. Mengusung sistem operasi Windows 11 Home dengan fitur Copilot, serta diperkuat prosesor Intel® Core™ Ultra 7 155H, Intel® AI Boost NPU, dan chip grafis Intel® Arc™, menjadikan laptop ini berkinerja tinggi dengan kemampuan AI.
Selain itu, Zenbook DUO (UX8406) termasuk dalam kategori laptop Intel® Evo™ Edition, memastikan bahwa telah memenuhi standar tertinggi untuk laptop premium.
Produktivitas Maksimal
Hadir dengan sistem operasi Windows 11 Home, ASUS Zenbook DUO (UX8406) juga merupakan laptop berfitur Copilot untuk dukungan AI. Copilot di Windows 11 melengkapi keahlian dan kreativitas Anda dengan bantuan kecerdasan serta jawaban relevan.
Selain itu, sudah dilengkapi Office Pre-Installed, agar Anda bisa nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2021. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya.
Laptop Dua Layar – ASUS Zenbook UX8406
ASUS adalah brand pionir yang berhasil menghadirkan laptop dua layar terbaik. Dengan asal usul dari ScreenPad™ dan ScreenPad™ Plus yang telah meningkatkan produktivitas pengguna, ASUS kini memperkenalkan inovasi lebih lanjut dengan layar ganda pada Zenbook DUO (UX8406).
Laptop Dua Layar Penuh Berteknologi ASUS Lumina OLED
ASUS Zenbook DUO (UX8406), laptop dua layar, kini hadir dengan dua panel visual penuh. Kedua layarnya berukuran 14-inci dan menggunakan teknologi ASUS Lumina OLED 3K (2880×1800) 120Hz, menawarkan kualitas gambar yang superior dengan kecerahan maksimal 500-nits dan rasio aspek 16:10 yang ideal untuk produktivitas.
Ditambah lagi, desainnya yang elegan dengan bezel sangat tipis memberikan screen-to-body ratio hingga 91%. Fitur touchscreen pada kedua layar ini mendukung penggunaan stylus ASUS Pen 2.0, yang tersedia dalam paket pembelian.
Laptop dua layar yang satu ini didesain untuk memaksimalkan produktivitas yang mengedepankan fleksibilitas dalam penggunaannya.
Tidak tanggung-tanggung, laptop terbaik ini dapat digunakan dalam lima skenario penggunaan, yaitu Laptop Mode, Laptop Mode + Virtual Keyboard, Dual Screen Mode + Keyboard, Desktop Mode, dan Sharing Mode. Semuanya memberikan fleksibilitas dan kebebasan bagi para penggunanya saat menggunakan laptop ini.
Aplikasi Ekslusif ScreenXpert
ASUS juga menghadirkan ScreenExpert, yaitu sistem software yang sangat intuitif untuk mempermudah pengguna Zenbook DUO (UX8406).
Melalui ScreenXpert, pengguna Zenbook DUO (UX8406) dapat menggunakan berbagai gesture untuk menampilkan vitual keyboard, mengganti mode layar, hingga menjalankan banyak aplikasi lewat satu kali sentuhan.
ScreenExpert juga memungkinkan pengguna Zenbook DUO (UX8406) untuk mengatur posisi tampilan setiap aplikasi secara lebih mudah. Semua itu dapat dilakukan bahkan tanpa bantuan mouse ataupun touchpad.
Konektivitas Lengkap
Zenbook DUO (UX8406) merupakan laptop dua layar yang sangat ringkas dan ringan dengan ketebalan hanya 14,6 mm, dan memiliki bobot 1,35 kg.
Meski memiliki desain yang sangat ringkas dan ringan, Zenbook DUO (UX8406) menyediakan berbagai port I/O modern, mulai dari dua port Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, hingga jack audio 3.5 mm.
Semua port tersebut membuat Zenbook DUO (UX8406) tampil sebagai laptop yang praktis dan mudah untuk digunakan, sehingga penggunanya tidak perlu membawa dongle tambahan.
LABTekno.com – Memiliki laptop dua layar bagi seorang profesional dapat meningkatkan potensi produktivitas dan kreativitas pengguna.
Apakah kalian pernah membayangkan memiliki dua layar dalam satu laptop?
Sekarang, sudah banyak produsen laptop yang menawarkan dual screen, sehingga tidak perlu layar tambahan untuk multitasking tanpa beralih antar aplikasi atau tab.
Inovasi laptop dua layar saat ini semakin menarik, bahkan nantinya dapat mengubah cara kerja penggunanya menjadi lebih produktif dalam berkreasi.
Berikut ini beberapa rekomendasi laptop dua layar terbaik yang perlu dipertimbangkan. Simak sampai tuntas!
ASUS Zenbook Duo (UX8406) – Laptop Dua Layar Penuh
Rekomendasi laptop dua layar yang pertama yaitu Zenbook Duo (UX8406). Model terbaru dari ASUS yang memiliki layar kedua dengan format penuh.
Sebelumnya, ASUS memang telah mengeluarkan lini laptop dual screen. Namun formatnya masih berbagi area dengan keyboard dan touchpad.
Bagi pengguna yang membutuhkan dua layar untuk memudahkan multitasking, Zenbook Duo menjadi pilihan yang tepat.
Dua layar Zenbook Duo menampilkan layar OLED dengan resolusi 3K (2880×1800) dan tingkat penyegaran 120Hz. Saat disatukan, kedua layar 13 inci ini memiliki dimensi total 19,8 inci.
Kedua layar pada Zenbook Duo (UX8406) dilengkapi dengan fitur layar sentuh dan dapat menggunakan stylus Asus Pen 2.0 yang sudah termasuk dalam paket penjualannya.
Laptop ini hadir sebagai versi laptop Intel® Evo™ yang ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra 7 155H.
Kelebihan lainnya, laptop ini dilengkapi dengan chip Intel® AI Boost NPU yang menjadikannya sebagai laptop berbasis kecerdasan buatan (AI-powered).
Selain itu, prosesor Intel® Core™ Ultra 7 155H dilengkapi dengan chip grafis Intel® Arc™ yang mampu memberikan performa dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan chip grafis terintegrasi pada prosesor Intel® generasi sebelumnya.
Chip grafis Intel® Arc™ juga telah mendukung berbagai teknologi grafis modern, seperti real-time ray tracing, Xᵉ Super Sampling, hingga DX 12 Ultimate dan Advanced Media Engine.
Intel® Arc™ pada Zenbook Duo (UX8406) tidak hanya mampu mempercepat pemrosesan grafis, tetapi juga encoding video yang sangat vital bagi para konten kreator.
Kemudian pada bagian memori, laptop ini dilengkapi dengan penyimpanan SSD M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 sebesar 1TB dan RAM LPDDR5 sebesar 16GB.
Sisi paling menarik dari laptop ini adalah fleksibilitasnya. Laptop ini memiliki berat 1,35 kilogram dan ketebalan 14,6 milimeter, sehingga mudah dibawa bekerja kemanapun.
Setidaknya ada lima skenario penggunaan yang dapat dipilih, termasuk Mode Laptop, Mode Laptop+Keyboard Virtual, Mode Layar Ganda+Keyboard, Mode Desktop, dan Mode Berbagi.
Meskipun desainnya kompak, laptop ini telah dilengkapi dengan berbagai port I/O modern, seperti dua port Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, dan jack audio 3,5 mm. Laptop dengan dua layar ini dijual dengan harga Rp33,999 juta.
Dilengkapi dengan chip grafis NVIDIA GeForce RTX 4050, memberikan kinerja grafis yang lebih baik. Cocok digunakan oleh profesional dalam bidang video editing, animasi, dan desain 3D.
Layar ASUS Lumina OLED Zenbook Pro 14 Duo OLED memiliki resolusi 2,8K dan refresh rate 120Hz.
Dilengkapi dengan beragam fitur, teknologi, dan inovasi canggih. Dilengkapi juga dengan ScreenPad Plus yang mendukung ASUS Pen 2.0.
ScreenPad Plus pada Zenbook Pro 14 Duo OLED telah ditingkatkan dengan fitur ScreenXpert. Sehingga memungkinkan pengguna untuk mengelola aplikasi dengan mudah, bahkan tanpa mouse atau touchpad.
Laptop dua layar ini dibanderol dengan harga Rp36,999 juta.
Lenovo Yoga 9i
Lenovo Yoga 9i hadir dengan desain comfort edge yang membuatnya nyaman digenggam. Desain ini tidak hanya membuatnya terlihat stylish tetapi juga memberikan pengalaman pengguna yang ergonomis.
Ditenagai oleh prosesor Intel Core i7 – 1360P Generasi ke-13, Lenovo Yoga 9i menawarkan performa yang impresif.
Prosesor ini memungkinkan laptop ini untuk berjalan lancar dalam berbagai tugas, mulai dari multitasking hingga pengeditan video tanpa hambatan.
Dengan begitu, pengguna dapat bekerja dengan efisien tanpa harus khawatir tentang kinerja yang lambat.
Lenovo Yoga 9i sudah mengadopsi standar platform Intel Evo, yang berarti laptop ini telah diuji untuk memberikan pengalaman premium kepada penggunanya.
Sehingga pengguna dapat menikmati multitasking secara kreatif tanpa khawatir tentang responsivitas yang mengecewakan atau masa pakai baterai yang pendek.
Salah satu hal yang membuat pengalaman menonton atau mendengarkan menjadi lebih baik adalah kualitas suara yang memukau. Lenovo Yoga 9i Gen 8 menawarkan penggunaan Dolby Atmos pada soundbar yang dapat berputar 360°.
Oleh sebab itu, pengguna dapat merasakan suara yang mengelilingi ruangan, memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif. Bagi pecinta film atau musik, fitur ini pastinya menjadi nilai tambah yang besar.
Lenovo Yoga 9i tidak hanya unggul dalam hal performa dan suara, tetapi juga menawarkan tampilan yang luar biasa.
Resolusi yang ditampilkan hingga 4K pada layar OLED PureSight dan dukungan Dolby Vision, pengguna dapat menikmati gambar yang jernih dan tajam dengan warna yang hidup.
Hal ini membuat pengalaman menonton film atau video menjadi lebih memikat dan memuaskan.
Lenovo Yoga 9i dibanderol dengan harga Rp34,999 juta.
HP Omen X 2S
Rekomendasi laptop dua layar terbaik berikutnya adalah HP Omen X 2S. Dalam menyusul langkah-langkah yang diambil oleh ASUS dengan ZenBook Pro Duo, HP memperkenalkan layar tambahan di antara keyboard dan layar utama.
Layar utama ini memiliki dimensi 15,6 inci dengan resolusi FHD, refresh rate sebesar 240Hz, dan didukung oleh teknologi NVIDIA G-Sync.
Sementara layar tambahan yang ditanamkan hanya berukuran 5,98 inci dengan resolusi yang sama, yaitu FHD.
Sebagai sebuah laptop gaming, Omen X 2S menampilkan spesifikasi yang tangguh. Prosesor Intel Core i7 generasi ke-9 menjadi jantung utamanya, didukung oleh kartu grafis NVIDIA seri RTX, RAM hingga 16GB DDR4, dan penyimpanan SSD hingga 1TB.
Laptop dua layar ini dibanderol dengan harga Rp66,3 juta.
Lenovo ThinkBook Plus Twist
https://youtu.be/9rx6B07BglU
Rekomendasi laptop dua layar yang terakhir, yaitu Lenovo ThinkBook Plus Twist. Dibandingkan dengan laptop dua layar lainnya, ThinkBook Plus Twist ini sangat unik. Sebab memiliki layar e-Ink yang dapat memudahkan pengguna melakukan berbagai hal.
Pengguna untuk membuat draf, mengedit, dan mengoreksi dokumen menggunakan keyboard atau pena.
Selain itu, layar e-Ink ini juga dapat mengurangi ketegangan mata akibat penggunaan dalam waktu yang lama dan juga menggunakan daya yang lebih kecil, yang berarti waktu ketahanan daya yang lebih lama.
Laptop ini bisa digunakan untuk dalam mode yang dapat dikonfigurasikan ke dalam format clamshell atau format tablet.
Dalam segi performa, Lenovo ThinkBook Plus Twist telah ditenagai prosesor Intel Raptor Lake U15 dengan pilihan Intel Core i5 atau intel Core i7, RAM LPDDRX 16 GB, dan storage SSD 512 GB/1 TB.
Lenovo ThinkBook Plus Twist dibanderol dengan harga Rp30,999 juta.
Demikian beberapa rekomendasi laptop dua layar terbaik yang bisa kami rekomendasikan.
Memiliki perangkat pendukung yang sesuai kebutuhan, tentu saja menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas pengguna.
Oleh sebab itu, silakan pertimbangkan beberapa laptop di atas. Laptop mana yang akan menjadi pilihan kalian?
LABTekno.com – Laptop harga 3 jutaan saat ini sudah banyak yang berani menawarkan kemampuan tidak hanya dengan spesifikasi dasar.
Namun juga cocok untuk kebutuhan pemrosesan rumit, seperti bermain game maupun editing video dan grafis.
Sehingga tidak heran jika laptop harga 3 jutaan sekarang ini banyak peminatnya. Bahkan sudah ada yang mengusung layar 14 inci. Tidak melulu mengusung layar 11,6 inci.
Jika kalian masih bingung mencari laptop harga 3 jutaan terbaik yang bisa dipilih, berikut ini beberapa rekomendasinya.
Axioo MyBook Hype 3: Laptop Harga 3 Jutaan Terbaik
Rekomendasi laptop harga 3 jutaan yang pertama berasal dari pabrikan dalam negeri, yaitu Axioo MyBook Hype 3. Meski harganya sangat terjangkau, namun spesifikasi yang ditawarkan begitu menggiurkan.
Graphic Card: Intel® UHD Graphics for 10th Gen Intel® Processors
RAM: 8GB DDR4 ( SODIMM DDR4 Up to 32GB Single channel , Frequency Up to 3200MHz)
Storage: 256 GB M.2 NVMe PCIe Gen. 3 x4
Konektivitas: WiFi Realtek 8821CE ac/b/g/n Bluetooth 5.0
Port: 3x USB 3.0 Type A ports, 1x USB 3.0 Type C Port (Data only), 1x 3.5mm 2-in-1 Audio Combo Jack, 1x HDMI 1.4 output port, 1x DC-in jack port, 1x Micro SD Card Port
Laptop ini dijual dengan harga 3,9 jutaan. Melihat spesifikasi yang ditawarkannya tersebut, Axioo Mybook Hype 3 terbilang memiliki performa yang cukup baik untuk aktivitas harian.
Bahkan untuk gaming tipi-tipis sekalipun, laptop ini masih cukup lancar.
Dengan catatan menggunakan resolusi dan pengaturan grafis rendah.
Lenovo IdeaPad Slim 1 14
Laptop harga 3 jutaan selanjutnya yaitu Lenovo IdeaPad Slim 1 14. Seperti namanya, laptop ini memiliki layar 14 inci. Cukup besar jika mengingat kisaran harganya.
Layar: 14″ HD (1366×768) TN 250nits Anti-glare, 45% NTSC
Prosesor: Intel Celeron N4020
Graphic Card: Integrated Intel UHD Graphics 600
RAM: 4GB Soldered DDR4-2400
Storage: 256GB SSD M.2 2242 PCIe 2.0×4 NVMe
Konektivitas: 11ac, 1×1 + BT4.2
Port: 2x USB 3.2 Gen 1 1x HDMI 1.4 1x Card reader 1x Headphone / microphone combo jack (3.5mm) 1x Power connector
Baterai: Integrated 32Whr
Bagi kalian yang membutuhkan laptop murah dengan SSD yang luas dan kencang, maka Lenovo IdeaPad Slim 1 14 mungkin bisa dijadikan opsi terbaik.
Laptop ini menawarkan SSD 256 GB dengan antarmuka NVMe. Sehingga kecepatan transfer rate-nya lebih unggul dari SSD SATA pada umumnya.
Dalam segi port dan konektivitas, laptop murah ini cukup lengkap, mulai dari port HDMI untuk dihubungkan ke monitor eksternal, card reader, hingga dua buah port USB 3.2 Gen 1 yang terbilang melimpah di harganya.
Namun sayangnya, masih menggunakan RAM 4 GB yang telah tersolder sehingga tidak di-upgrade yang lebih besar. Selain itu, tidak tersedia slot kosong tambahan.
Secara keseluruhan, jika untuk pekerjaan ringan, performa laptop ini masih terbilang cukup baik dan memadai.
Lenovo IdeaPad Slim 1 14 dibanderol dengan harga Rp3,8 jutaan (garansi produsen).
Lenovo IdeaPad D330 Flex 2-in-1 Touch
Laptop harga 3 jutaan berikutnya masih dari Lenovo. Namun kali ini memiliki layar touchscreen dengan ukuran yang lebih kecil.
Berikut ini spesifikasi Lenovo IdeaPad D330 Flex 2-in-1 Touch:
Layar: 10,1″ HD (1280 x 800), layar sentuh
Prosesor: Intel Celeron N4020, 2 core 2 thread, 1.1 GHz up to 2.8 GHz
Graphic Card: Intel UHD Graphics
RAM: 8 GB DDR4
Storage: 128 GB eMMC
Konektivitas: WiFi AC, Bluetooth 4.2
Port: 1x USB-C, 2 x USB 2.0, 1x MicroSD, 1x Nano SIM slot, 1xHeadphone / Mic combo
Baterai: Hingga 13 jam
Laptop 2-in-1 ini bisa digunakan dalam skema penggunaan tablet setelah layarnya dilipat 360 derajat. Keyboardnya juga bisa dilepas (detachable) sehingga lebih fleksibel.
Bobot totalnya hanya 1,1 kg saja. Selain itu, laptop ini memiliki slot nanoSIM, sehingga bisa tersambung ke jaringan seluler 4G LTE.
Bagi kalian yang membutuhkan perangkat untuk mengedit dokumen atau menonton video, maka laptop 2-in-1 ini sangat cocok digunakan.
Tidak ketinggalan juga hadirnya port USB C 3.1 yang bisa digunakan untuk mengecas, transfer data, dan display out ke proyektor.
Lenovo IdeaPad D330 dibanderol dengan harga Rp3,9 juta saja.
ASUS BR1100FK
Masih laptop touchscreen, rekomendasi laptop harga 3 jutaan lainnya yaitu ASUS BR1100FK. Sedikit lebih besar dari laptop layar sentuh sebelumnya, laptop satu ini menawarkan layar sentuh berukuran 11,6 inci.
Layar: 11.6-inch,Touch Screen HD (1366 x 768) 16:9, Wide view, LED Backlit, 250nits, NTSC: 50%
Prosesor: Intel Celeron N4500 Processor 1.1 GHz (4M Cache, up to 2.8 GHz, 2 cores)
Graphic Card: Intel UHD Graphics
RAM: 4GB DDR4 on board
Storage: 128G eMMC
Konektivitas: WiFi 6(802.11ax), Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
Port: 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support power delivery, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x RJ45 Gigabit Ethernet, 1x DC-in
Baterai: 42WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Prosesor laptop layar sentuh ini menggunakan Intel Celeron N4500, RAM 4GB dengan penyimpanan eMMC 128GB.
Jika kalian merasa penyimpanannya terlalu kecil, maka solusinya mungkin bisa memasang kartu microSD.
Namun soal ketahanan baterai, laptop ini sangat awet digunakan untuk aktivitas harian.
Soal harga, ASUS BR1100FK saat ini dibanderol mulai Rp2,5 jutaan.
Axioo Slimbook 13 S1
Rekomendasi laptop harga 3 jutaan berikutnya menawarkan layar dengan ukuran yang pas, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. RAM dan penyimpanannya juga cukup besar.
Berikut ini spesifikasi lengkap Axioo Slimbook 13 S1:
Layar: 13.3WQXGA IPS 2.5K
Prosesor: Intel Celeron N4020
Graphic Card: Integrated Intel Graphics
RAM: 6GB DDR4
Storage: 256GB SSD
Konektivitas: WiFi, Bluetooth
Port: 2x USB 3.0 ports, Audio ports 3.5mm stereo phone jack HDMI, mini HDMI ports, DC in Jack port, MicroSD port
Baterai: Integrated
Di kisaran laptop harga 3 jutaan yang menawarkan layar Full HD memang sulit, apalagi 2K. Salah satu yang berani memakainya yaitu Axioo Slimbook 13 S1.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel Celeron N4020 dual core dengan mengusung layar beresolusi hingga WQXGA atau 2,5K.
Bagi kalian yang membutuhkan perangkat dengan kemampuan komputasi standar, seperti mengedit dokumen, browsing, hingga streaming dapat dijalankannya dengan lancar.
Harganya masih sangat terjangkau, mulai Rp3 jutaan dengan garansi resmi Axioo Indonesia selama 2 tahun. Terdapat Windows 10 Pro dalam paket penjualan.
Demikian beberapa rekomendasi laptop 3 jutaan terbaik yang bisa dijadikan sebagai alternatif yang bisa dipilih. Dengan budget 3 jutaan saja, kalian sudah bisa mendapatkan laptop yang cukup untuk menangani berbagai kebutuhan harian.
LABTekno.com – ASUS Zenbook 14 OLED baru saja diperkenalkan sebagai laptop tipis pertama dari ASUS yang menggunakan prosesor Intel® Core™ Ultra Series.
Berbekal prosesor generasi terbaru yang sudah ditenagai oleh AI, laptop ini mampu mendukung pemrosesan aplikasi berbasis AI secara lebih optimal dan hemat daya.
Zenbook 14 OLED (UX3405) juga telah dibekali dengan layar ASUS Lumina OLED beresolusi 3K, daya tahan baterai panjang bisa bertahan seharian, serta mengusung desain premium dan portabel dengan berat hanya 1,2 kg dan ketebalan 14,9mm.
Branding sebagai laptop yang mampu menunjang produktivitas dan mobilitas, ASUS Zenbook 14 OLED telah mendapatkan sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD-810H), sehingga tak diragukan soal ketangguhannya dalam berbagai kondisi.
Dibandingkan dengan laptop di kelasnya, Zenbook 14 OLED hadir sebagai laptop tipis ramah lingkungan dengan jejak karbon hingga 50% lebih rendah.
Tak ketinggalan juga, dalam paket pembeliannya, laptop ini sudah dilengkapi Office Home & Student 2021. Semua aplikasi Office lengkap seperti Word, Excel, dan PowerPoint, sudah tersedia sehingga pengguna bisa langsung menggunakannya untuk pekerjaan dan tugas sekolah.
Tenang saja, penggunaan aplikasi Office sepanjang masa, sekaligus mendapatkan pembaruan keamanan berkala demi melindungi perangkat dan data. Hal ini seperti Press Release dari ASUS sebagaimana berikut:
Dilengkapi Office Pre-Installed
Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2021. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya.
Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.
Desain Premium ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405)
ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) merupakan laptop OLED 14 inci yang paling ringkas dan ringan di dunia. Laptop ini sudah didukung oleh kecerdasan buatan (AI).
Klaim laptop tipis dibuktikan dengan ketebalannya yang hanya 14,9 mm dan bobot 1,2 kg saja.
Jika dibandingkan dengan laptop generasi sebelumnya, Zenbook 14 OLED ini lebih kecil 10%, sehingga mudah dibawa ke mana-mana.
Selain itu, baterainya juga besar dan cepat diisi, sehingga bisa menemani penggunanya seharian bekerja.
Dengan hadirnya fitur USB-C® Easy Charge, kalian bisa mengisi daya menggunakan adaptor USB-C® atau bahkan power bank.
Kinerja Premium
ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) sudah dilengkapi dengan prosesor Intel® Core™ Ultra yang didukung oleh kecerdasan buatan, serta penyimpanan SSD besar, RAM besar, dan WiFi 6E.
Semua hal yang dibutuhkan sudah lebih dari cukup untuk mendukung segala aktivitas pengguna.
Layarnya mampu menampilkan visual yang jernih dengan kecerahan tinggi dan refresh rate yang halus.
Meskipun laptop ini tipis, tapi masih menyediakan berbagai port modern yang membuatnya praktis digunakan.
Mulai dari dua port Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1 (TMDS), hingga jack audio 3.5 mm. Jadi, tidak perlu membeli port tambahan lagi.
Pengalaman premium
Didesain untuk kenyamanan, Zenbook 14 OLED (UX3405) memiliki sistem audio yang kuat, keyboard yang nyaman, dan fitur-fitur canggih seperti IR camera dan AI noise-cancellation pada mikrofon.
Dari segi sistem audio, Zenbook 14 OLED berbeda dengan laptop pada umumnya, karena sudah dibekali dengan super-linear speaker yang lebih powerful dan telah tersertifikasi oleh Harman Kardon.
Dengan sertifikasi ketahanan militer dan jejak karbon yang rendah, laptop ini tidak hanya tangguh tetapi juga ramah lingkungan.
Keyboardnya juga dirancang khusus untuk memaksimalkan pengalaman mengetik dengan suara yang lebih senyap berkat teknologi ASUS ErgoSense Keyboard.
Harga ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) di Indonesia
Untuk harganya, ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405) di Indonesia dipasarkan dengan harga mulai dari Rp16.999.000 di online store dan channel distribusi offline lainnya.
Demikian informasi mengenai ASUS Zenbook 14 OLED (UX3405), laptop ringkas bertenaga AI terbaru dari ASUS.
Dengan spesifikasi yang powerful tersebut dalam pemrosesan AI, pengalaman pengguna semakin optimal dan hemat daya.
LABTekno.com – Harga laptop MacBook 5 jutaan mungkin perlu diketahui jika kalian ingin tampil mentereng menggunakan produk Apple.
Image brand Apple yang tinggi, dikenal mengedepankan kualitas dengan harga yang mahal, tentu menjadi impian setiap orang.
Tenang saja, bagi kalian yang memiliki budget terbatas dan ingin meminang salah satu produk Apple dengan harga laptop MacBook 5 jutaan. Kami akan memberikan daftar rekomendasinya.
Namun tentu saja, dengan harganya 5 jutaan saja, barang tersebut dalam kondisi bekas dan seri lama.
Daftar Harga Laptop MacBook 5 Jutaan
Harga laptop MacBook 5 jutaan termasuk harga yang cukup murah mengingat ini produk dari Apple. Namun perlu ketelitian saat ingin membelinya, karena ini merupakan barang second atau bekas.
Jika kebutuhan kalian hanya untuk pekerjaan ringan, harga laptop MacBook 5 jutaan saja sudah cukup. Spesifikasinya juga cukup bagus, meski seri lama.
Berikut ini daftar rekomendasi harga laptop MacBook 5 jutaan yang bisa dipertimbangkan:
MacBook Pro 13 Inch 2012 MD 102
Harga laptop MacBook 5 jutaan yang pertama adalah MacBook Pro 13 Inch 2012 MD 102. Laptop MacBook ini di pasaran bekasnya berkisar 5 jutaan.
Spesifikasi yang ditawarkannya juga masih cukup bagus, yaitu dilengkapi dengan prosesor Intel Core i7 2,9 GHz disertai grafis menggunakan Intel HD 4000 1536 MB.
Kemudian untuk penyimpanannya, dilengkapi dengan memori bawaan jenis HDD berkapasitas 750 GB dan RAM 8 GB sehingga masih cukup lancar saat digunakan.
MacBook Pro 13 Inch 2012 MD 101
Jika budget kalian masih belum cukup, maka alternatifnya adalah seri pendahulunya, yaitu MacBook Pro 13 Inci 2012 MD 101.
Dilihat dari segi bentuk dan desain memang sama-sama jadul dan berat.
Dibandingkan dengan produk penerusnya, tipe MD 101 ini memiliki spesifikasi yang lebih rendah.
Laptop MacBook satu ini dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5 2,5 GHz dan grafik menggunakan intel HD 4000 dengan RAM 4GB yang masih bisa diupgrade sendiri.
MacBook Pro Retina 13 Inch 2015
Harga laptop MacBook 5 jutaan selanjutnya yaitu MacBook Pro Retina 13 Inci 2015. Tidak terlalu jadul seperti seri yang disebutkan di atas.
Laptop ini sudah dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5 2,4 GHz dan performa 2,7 GHz.
Dengan grafik Intel Iris 6100, 1562 MB dan RAM 8 GB.
Bagi kalian yang membutuhkan laptop untuk mendukung aktivitas hiburan maupun pekerjaan, laptop ini cocok digunakan untuk multimedia atau programer.
MacBook Air 13 Inch 2015
Jika sebelumnya adalah MacBook Pro, harganya mungkin lebih mahal. Selain itu, dari segi bodinya, MacBook Air tidak sama dengan MacBook Pro.
MacBook Air memiliki desain yang cukup slim atau tipis. Dilengkapi dengan pilihan RAM 4 GB dan 8 GB serta performa 1,6 GHz. Sehingga laptop ini cocok digunakan oleh mahasiswa, pebisnis ataupun pekerjaan kantor lainnya.
Secara tampilan dan performa, masih cukup oke digunakan saat ini.
Macbook Air 2014
Alternatif yang terakhir adalah MacBook Air 2014 keluaran pertama yang telah dilengkapi dengan spesifikasi prosesor Intel Core i5.
Prosesornya ini memiliki performa 1,4 GHz. Didukung oleh RAM bawaan 4 GB serta grafik intel HD 1536 MB.
Jika kebutuhan kalian hanya untuk mengetik, browsing dan tugas-tugas ringan lainnya, laptop ini masih layak untuk dipertimbangkan.
Demikian beberapa daftar harga laptop MacBook 5 jutaan yang masih layak untuk dibeli. Bagi kalian yang ingin meminangnya, harap pastikan semua komponennya berfungsi normal tanpa kendala.
Mengingat umurnya yang hampir satu dekade, mungkin saja beberapa part sudah diganti atau diperbaiki.
LABtekno.com – Review ASUS TUF Dash F15 perlu kami bagikan kepada Anda, terutama bagi yang mendambakan laptop daily & gaming dengan harga affordable.
Laptop ASUS TUF Dash pertama kali diperkenalkan pada 2021, yang mengusung konsep laptop gaming dengan build quality berstandar militer namun dikemas dalam desain bodi yang ringkas, sehingga mudah dibawa kemanapun.
Jika dibandingkan dengan seri ROG, seri TUF ini lebih kalem, gaya desain yang minimalis dengan cover luar hanya terdapat logo ASUS TUF yang secara khusus dirancang menggunakan metode Subtle Detailing.
Meski sudah lama rilis, ASUS TUF Dash F15 (FX517ZM) baru mendarat di tangan kami dan setelah menyicipi laptop ini selama sepekan sebagai laptop harian, kesan pertama yang muncul adalah laptop powerful, konektivitas lengkap, dan desainnya tidak terlalu mencolok ala laptop gaming.
1x RJ45 LAN port, 1x Thunderbolt™ 4 support DisplayPort™, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ + power delivery + G-SYNC, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x HDMI 2.0b, 1x 3.5mm Combo Audio Jack
Other
Audio
AI noise-canceling technology, Dolby Atmos, Hi-Res certification, Built-in array microphone, 2-speaker system
Desain ASUS TUF Dash F15
https://www.youtube.com/watch?v=WBGGAILnW10
Hal pertama yang akan kami review ASUS TUF Dash F15 yaitu dari segi desain. Jika bandingannya laptop gaming, maka desain ASUS TUF Dash F15 ini terbilang ringan, elegan namun masih underrated.
Untuk ukuran laptop 15 inci dengan bodi yang bongsor ini, TUF Dash F15 memiliki berat kurang dari 2 kg.
Kesan tampilannya lebih kalem dengan warna putih membuatnya semakin elegan. Meski tampilannya tidak terlalu mencolok seperti laptop gaming, namun TUF Dash F15 sangat mumpuni untuk menemani bekerja dan bermain game.
Sebagian besar bodi laptop ini terbuat dari bahan plastik, namun tetap mempertahankan build quality yang baik. Terbukti dengan dikantonginya sertifikat military grade MIL-STD-810G.
Laptop ini telah berhasil lolos standar uji tinggi seperti penggunaan di suhu ekstrim maupun drop test. Sehingga penggunanya tak perlu khawatir soal ketahanannya.
Bagian keyboardnya tanpa RGB, namun dengan white light backlit.
Pada bagian bawahnya, ASUS TUF Dash F15 menggunakan stand karet yang sedikit mengangkat permukaan laptop. Hal ini membuat dudukannya kokoh dan tidak licin.
Selain itu, fungsi karet di bagian bawahnya ini juga berguna untuk memberikan ruang sirkulasi angin dari bawah yang berpengaruh pada performa.
Varian warna putih yang kami gunakan saat ini memang terkesan elegan, namun mudah kotor terkena debu. Bagian keyboard & trackpadnya juga mudah membekas bercak sentuhan.
Meskipun demikian, secara umum penggunaan keyboardnya sangat nyaman dan empuk, kemudian untuk trackpadnya juga luas sehingga lebih leluasa untuk melakukan navigasi.
Bagian paling unik dari desain TUF Dash F15 yaitu adanya lampu indikator charger berbentuk “X”. Lampu indikatornya ini masih bisa terlihat ketika layar sedang tertutup karena desain penutupnya memang tidak menutup bagian bawahnya.
Layar
Panel layar ASUS TUF Dash F15 berukuran 15,6 inci berasio 16:9 dengan resolusi FHD+ di 144Hz disokong dengan engsel yang cukup kokoh. Cocok bagi pengguna yang suka bekerja sambil bermain dan menikmati hiburan.
Untuk skenario pemakaian normal, reproduksi warnanya terbilang cukup baik. Sudut pandang cukup luas sangat cukup untuk memainkan game berat sekelas (AAA) dengan baik dan FPS yang tinggi. Seperti Genshin Impact dan PUBG.
Bagi kalian yang membutuhkan laptop editing, tingkat akurasi warna dari layarnya ini mungkin masih kurang dengan sRGB 62.5%.
Namun sebagai laptop gaming sekaligus laptop untuk bekerja, seperti mengetik, browsing dan menonton film, tentu sangat nyaman digunakan. Apalagi dengan adanya keyboard yang empuk dan responsi serta touchpad yang besar.
Port & Konektivitas
Salah satu keunggulan laptop ASUS TUF Dash F15 adalah pada segi port dan konektivitasnya yang terbilang lengkap.
Pada bagian kirinya, terdapat satu port audio jack, port HDMI, dua port USB-C (1x thunderbolt & 1x DisplayPort™ / power delivery), serta satu port USB-A 3.2 Gen2. Sementara di sisi kanannya terdapat satu port USB-A 3.2 gen 2 saja.
Di tengah kedua sisi port, terdapat keyboard berwarna hitam yang lengkap dengan numpad, serta 4 tombol mikro untuk volume, mic, dan akses ke armory crate.
Keyboardnya ini telah dilengkapi dengan lampu backlit berwarna putih. Untuk memudahkan pengguna dalam bermain game, keycaps huruf WASD transparan yang mengisyaratkan bahwa laptop ini memang bisa dijadikan laptop gaming.
Selain itu, tidak ketinggalan juga dukungan koneksi wireless WiFi 6 plus Bluetooth 5.2. Sehingga kompatibel dengan lebih banyak Wi-Fi yang tersedia di tempat umum, dan mampu menangkapan sinyal lebih baik.
Jika kalian sering menggunakan earphone TWS, laptop ini sudah didukung sistem Fast Pair untuk sambungan yang lebih instan.
ASUS TUF Dash F15 juga dilengkapi dengan satu kamera webcam di bagian atas layar dengan resolusi HD 720p saja. Hal ini mungkin terasa masih kurang, terutama di ruangan kurang cahaya.
Apalagi untuk para streamer, resolusinya ini tentu masih sangat kurang. Solusinya gunakan webcam tambahan dengan resolusi yang lebih tinggi agar tampilannya lebih baik.
Performa
ASUS TUF Dash F15 FX517ZM
Sebagai laptop gaming, tentu saja kalian ingin menggunakannya untuk memainkan game terbaru yang sedang populer, dari esport hingga AAA.
Tenang saja, TUF Gaming Dash F15 memiliki software Armory Crate untuk mengatur performa dari laptop. Cukup tekan FN+F5 secara bersamaan, maka pengguna bisa mengubah konfigurasi performanya mulai dari Silent, Performance, dan Turbo.
Apalagi ASUS sudah memberikan sedikit upgrade, dari segi tampilan desain dan peningkatan hardware di dalamnya.
ASUS TUF Dash F15 yang kami review kali ini menggunakan CPU Intel generasi ke-12 yaitu i7-12650H yang dipadukan dengan GPU RTX 3060 laptop.
Performanya makin kencang karena didukung juga oleh RAM 16GB (8×2) DDR5 dan kapasitas penyimpanan dengan SSD 1TB (2x) PCIe 3.0 NVMe.
Tidak cukup sampai disitu, laptop ini memiliki dua kipas pendingin dengan bilah yang sangat tipis (0,1mm) dan total 84 bilah, diklaim tingkatkan airflow hingga 33% lengkap beserta enam pipa penyalur panas, untuk menghasilkan pendingin secara optimal.
Ditambah lima heat pipe berbahan tembaga yang mengalirkan panas dari komponen utama seperti prosesor dan chip grafis, hingga VRM dan GPU VRAM agar sistem pendinginannya lebih maksimal.
Jika spesifikasinya masih kurang, pengguna bisa mengupgrade perangkat ini dengan mudah karena sudah didukung fitur pop up screw yang membuat penggunanya lebih mudah saat melepas panel bodi bagian bawah laptop ini.
Misalnya pada bagian komponen seperti slot SSD dan memori. Tersedia juga dua slot M.2 NVMe PCIe SSD serta dua slot memori DDR5 4800MHz.
Jadi jangan khawatir, kalian bisa melakukan upgrade kapasitas penyimpanan serta memori laptop sendiri dengan lebih mudah.
Baterai
Laptop powerful tentu saja harus didukung baterai yang besar. ASUS membekali TUF Dash F15 dengan baterai berkapasitas 76WHrs.
Saat kami uji menggunakan menonton anime dua season penuh beresolusi 720p dengan silent mode, dan brightness 30% serta Wi-Fi on, laptop ini mampu bertahan hingga 8 jam penggunaan.
Kemudian ketika menggunakannya untuk kegiatasn produktivitas, mulai dari browsing, memainkan YouTube Music, dan mengetik secara bersamaan, laptop ini mampu bertahan sekitar 7 jam.
Hasilnya akan jauh lebih cepat terkuras jika digunakan untuk bermain game dalam mode Performance atau Turbo, ata untuk editing video. Laptop ini hanya bertahan kurang lebih 3 jam saja.
Performa Game
Berhadapan dengan ASUS TUF Dash F15, tentu saja harus mencoba untuk bermain game modern. Kami mencobanya untuk beberapa game dengan resolusi FHD pada pengaturan Ultra, pada profil stok Turbo dan Performa.
Diuji juga menyertakan mode Senyap, untuk pengalaman bermain game sub-35dB yang senyap, dan mode Manual dengan kipas maksimal serta beberapa penyesuaian lain sebagai berikut.
Laptop Intel Core i7-12650H+ RTX 3060 80-105W
FHD Turbo
Panduan FHD
Kinerja FHD
FHD Diam
Battlefield V(DX 12, Ultra Preset, RTX Off)
129 fps (65 fps – rendah 1%)
125 fps (54 fps – rendah 1%)
117 fps (51 fps – rendah 1%)
106 fps (57 fps – rendah 1%)
Cyberpunk 2077(DX 12, Ultra Preset, RTX Off)
57 fps (45 fps – rendah 1%)
–
52 fps (41 fps – rendah 1%)
–
Doom Eternal(Vulkan, Ultra Preset)
175 fps (126 fps – rendah 1%)
–
183 fps (125 fps – rendah 1%)
–
Far Cry 6(DX 12, Ultra Preset, TAA)
82 fps (57 fps – rendah 1%)
82 fps (55 fps – rendah 1%)
82 fps (59 fps – rendah 1%)
76 fps (52 fps – rendah 1%)
Far Cry 5(DX 11, Ultra Preset, SMAA)
118 fps (82 fps – rendah 1%)
107 fps (80 fps – rendah 1%)
109 fps (79 fps – rendah 1%)
104 fps (82 fps – rendah 1%)
Metro Exodus(DX 12, Ultra Preset, RTX Off)
61 fps (40 fps – rendah 1%)
–
–
–
Red Dead Redemption 2(DX 12, Ultra Dioptimalkan, TAA)
90 fps (62 fps – rendah 1%)
–
76 fps (52 fps – rendah 1%)
–
Shadow of Tomb Raider(DX 12, Preset Tertinggi, TAA)
105 fps (80 fps – rendah 1%)
98 fps (72 fps – rendah 1%)
87 fps (68 fps – rendah 1%)
84 fps (66 fps – rendah 1%)
The Witcher 3: Wild Hunt(DX 11, Ultra Preset, Hairworks On 4)
105 fps (70 fps – rendah 1%)
106 fps (74 fps – rendah 1%)
97 fps (65 fps – rendah 1%)
82 fps (53 fps – rendah 1%)
Di atas adalah tes rasterisasi, dan berikut beberapa hasil untuk judul RTX dengan dan tanpa DLSS.
Laptop Intel Core i7-12650H + RTX 3060 80-105W
FHD Turbo
Battlefield V (DX 12, Ultra Preset, RTX AKTIF, DLSS MATI)
83 fps (56 fps – rendah 1%)
Battlefield V (DX 12, Ultra Preset, RTX AKTIF, DLSS AKTIF)
90 fps (54 fps – rendah 1%)
Cyberpunk 2077 (DX 12, Ultra Preset + RTX, tanpa DLSS)
Konfigurasi ini dapat menangani sebagian besar game modern pada resolusi FHD dan pengaturan Ultra, dengan beberapa pengecualian setelah pengguna mengaktifkan RT, karena VRAM hanya 6 GB pada chip RTX 3060.
Resolusi QHD juga seharusnya berfungsi dengan baik pada sebagian besar judul, tetapi masih perlu mengurangi detailnya di beberapa game AAA terbaru.
Pada Turbo dan dengan pengaturan BIOS saat ini, laptop ini menjalankan CPU pada ~20W pada judul-judul yang berskala baik pada GPU dengan Dynamic Boost, seperti Witcher, Cyberpunk pada Red Dead, dan ~30W pada judul-judul yang tidak, seperti seperti judul Far Cry atau Battlefield V.
Hasilnya, suhu rata-rata CPU 20W yaitu sekitar 70, namun naik menjadi 30+W pada pertengahan suhu 80an. Sebenarnya kedua skenario tersebut berada dalam batas yang dapat diterima untuk desain kelas menengah seperti ini.
Karena mode Turbo dirancang untuk menawarkan gabungan daya CPU+GPU berkelanjutan ~125W di laptop ini, itu berarti GPU meningkatkan daya hingga 105W di Witcher dan Red Dead, dan turun hingga 80W di game Far Cry.
Kami melihat suhu antara 82-85 derajat Celcius pada pengaturan daya yang lebih tinggi, dan sekitar 80an pada judul lainnya.
Secara keseluruhan, suhu CPU baik-baik saja untuk desain ini, sementara GPU bekerja pada sisi yang lebih panas setelah didorong ke daya maksimum 105W dengan Dynamic Boost.
Space di bagian bawah laptop dari meja turut berperan meningkatkan aliran udara ke kipas, sehingga komponennya turun 2-5 derajat.
Inilah fungsi dudukan karet low-profile yang diterapkan pada laptop ini sampai batas tertentu menghambat intake. Memilih bantalan pendingin aktif akan lebih membantu.
Perlu diketahui juga bahwa Armory Crate pada ASUS TUF Dash F15 juga menyediakan mode Manual, pengguna bisa menyesuaikan profil kipas dan pengaturan CPU/GPU.
Misalnya kita atur kipas pada rpm maksimal 100%, serta menerapkan pengaturan CPU dan GPU berikut:
CPU: PL1 – 22W, PL2 – 40W (untuk mendorong peralihan daya ke GPU), kipas disetel pada 100% rpm untuk suhu di atas 50C.
GPU: overclock Core +50MHz dan memori +100 MHz yang sama (ada ruang untuk penyesuaian lebih lanjut di sini), kipas disetel ke 100% untuk suhu di atas 50C.
Profil ini tidak melakukan apa pun pada judul-judul yang telah diskalakan dengan baik dengan Dynamic Boost, tetapi profil ini sedikit membantu dalam judul-judul Far Cry, karena memungkinkan GPU berjalan dengan sedikit tenaga dan jam dengan batas PL yang keras.
Pada mode Performa, putaran kipas jauh lebih senyap hingga 42 dB, dan framerate meningkat hingga 20% dibandingkan dengan mode Turbo.
Hal ini bukan disebabkan oleh suhu internal yang tinggi, seperti pada model TUF Gaming reguler, namun karena mode Performance memberikan batas daya sebesar 85W pada GPU, yang memainkan peran lebih besar atau lebih kecil di antara judul-judul yang diuji, berdasarkan pada kemampuan mereka untuk ditingkatkan dengan Dynamic Boost.
Mode Senyap secara agresif membatasi GPU pada laptop ini, sehingga menyebabkan suhu CPU/GPU 70-75 C dan tingkat kebisingan kipas di bawah 35 dB.
Sebagian besar game masih akan berjalan dengan baik dengan Mode Silent yang diaktifkan, dengan atau tanpa batas fps, tetapi sebaiknya mengganti pengaturan grafis sedang untuk 60+ fps di judul terbaru.
Terakhir, laptop ini juga dapat menjalankan game dengan baterai pada profil Performance, dengan batas 60 fps yang diatur di pengaturan. Performanya sama seperti mode terpasang Senyap yang dirinci di atas. Jangan berharap gameplay lebih dari satu jam dengan detail penuh, atau mungkin lebih lama dengan batas 30 fps dan pengaturan lebih rendah.
Kesimpulan
Demikian review ASUS TUF Dash F15 sebagai laptop gaming mid-level paling powerful. Secara performa, sebenarnya laptop ini bisa disejajarkan dengan seri ROG yang sama-sama sanggup melibas game berat.
Apalagi mengingat kombinasi prosesor Intel gen 12 serta sistem pendinginan yang sangat optimal. Sehingga stabilitas performanya bisa tetap terjaga.
Ditambah refresh rate yang udah 144Hz serta adanya RAM DDR5 4800MHz, yang membuatnya lebih nyaman untuk berbagai aktivitas, terutama saat digunakan bekerja dengan produktivitas tinggi.
Salah satu kekurangan yang sangat disayangkan dari laptop ini mungkin hanya pada kamera 720p, masih kurang memuaskan untuk meeting online apalagi untuk live streaming.
Bagi para gamer yang tidak suka tampilan laptop gaming yang terlalu mencolok, ASUS TUF Dash F15 tentu cocok dipertimbangkan, karena tampilannya lebih kalem, tidak ada RGB, namun hanya backlit berwarna putih. Kesan elegan dan tampilan minimalis tak banyak aksen berlebih. Namun tetap menawarkan performa sangat mumpuni di kelasnya.