Author: Achmad Fachrur Rozi

  • Vivo Y100 Rilis Minggu Depan, Begini Speknya

    Vivo Y100 Rilis Minggu Depan, Begini Speknya

    LABTekno.com – Vivo Y100 sebentar lagi akan segera diluncurkan di India, baru kemudian debut global. Bocoran mengenai perangkat tersebut memang sudah banyak beredar di media sosial.

    Kini tanggal peluncurannya semakin dekat, yaitu pada 16 Februari 2023. Ya, minggu depan, smartphone terbaru dari Vivo ini akan dirilis.

    Seperti apa tampilan dan spesifikasi utama dari Vivo Y100 tersebut? Silakan simak sampai tuntas.

    Varian Warna dan Tampilan Vivo Y100

    Smartphone Vivo Y100 nantinya akan hadir dengan 3 varian warna, antara lain Twilight Gold, Pacific Blue, dan Metal Black. Perangkat ini telah dipastikan hadir dengan panel belakang yang dapat berubah warna.

    Hal yang mencolok pada tampilan Vivo Y100 terletak pada bagian panel belakangnya yang akan memiliki dua cincin kamera tradisional yang mewadahi tiga sensor.

    Selain itu, perangkat tersebut juga telah tersertifikasi IP54, tahan debu dan air. Ketebalannya 7,78 mm dengan berat 181 gram. 

    Layar AMOLED 90Hz

    Kemudian pada bagian depan, terdapat panel layar AMOLED berukuran 6,38 inci dengan lekukan tetesan air.

    Smartphone ini mampu menampilkan kecepatan refresh hingga 90 Hz dengan kecerahan puncaknya mencapai 1.300 nits, serta dukungan HDR10+.

    Kamera Utama 64 MP

    Desain kamera pada belakang kamera Vivo Y100 yang menonjol, menawarkan sensor utama 64 MP dengan dukungan OIS yang ditandemkan dengan dua lensa resolusi 2 MP. 

    Sedangkan untuk kamera depannya, Y100 akan menggunakan kamera selfie 16 MP. Berbagai fitur fotografi dan videografi telah tersedia di dalamnya. 

    Prosesor dan RAM

    Sementara pada dapur pacunya, Vivo Y100 dikabarkan akan ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 920 MT6877T. 

    Chipset Dimensity dengan fabrikasi 6 nm tersebut berjalan pada konfigurasi Octa core (2.5 GHz, Dual core, Cortex A78 + 2 GHz, Hexa Core, Cortex A55). Ditandemkan dengan grafis Mali-G68 MC4.

    Sedangkan pada bagian RAM, perangkat ini akan mengemas hingga RAM 8 GB LPDDR4 yang sudah didukung teknologi RAM virtual 8 GB. 

    Baterai 5.000 mAh dan Fast Charging 66W

    Baterai jumbo pada smartphone sekarang ini memang sudah sangat lazim. Tidak mau ketinggalan, Y100 juga akan didukung oleh unit baterai berkapasitas 5.000 mAh. 

    Tenang saja, proses pengisian dayanya juga sudah menggunakan fitur fast charging 66W.

    Ada juga informasi yang menyebutkan bahwa smartphone tersebut akan didukung oleh unit baterai 4.500mAh dengan dukungan pengisian cepat 44W. 

    Terlepas dari itu, smartphone baru ini nantinya akan dijalankan dengan FunTouch OS 13.

    Bagaimana menurut kalian? Tenang saja, seminggu lagi Vivo Y100 akan diluncurkan. Untuk mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, mari kita nantikan bersama hingga 16 Februari 2023. 

    Untuk harganya, kemungkinan akan dibanderol dengan harga Rp4,5 jutaan. 

  • Infinix Zero Book Ultra, Laptop Overpower Buat Kreator

    Infinix Zero Book Ultra, Laptop Overpower Buat Kreator

    LABTekno.com – Infinix Zero Book Ultra merupakan jajaran laptop premium milik Infinix yang baru-baru ini dirilis. Tidak hanya menjangkau pasar smartphone saja, Infinix tercatat melebarkan sayapnya ke pasar laptop.

    Di Indonesia, laptop Infinix juga sudah mulai ramai peminat. Sejak peluncuran laptop pertamanya tahun 2021 di Indonesia mulai dari Infinix INBOOK X1, X1 Pro, Infinix INBOOK X2.

    Nah, kini hadir generasi selanjutnya dari laptop Infinix, yaitu Infinix Zero Book Ultra. Seperti apa spesifikasi dan harganya? Silakan simak sampai tuntas!

    Spesifikasi Infinix Zero Book Ultra

    Seri laptop Zero Book memiliki dua varian, yaitu Zero Book dan Zero Book Ultra. Infinix Zero Book Ultra ini secara khusus ditujukan untuk para kreator yang membutuhkan perangkat memadai dalam pembuatan konten.

    Oleh sebab itu, tidak heran jika spesifikasinya terbilang mumpuni. Berikut ini spesifikasi Infinix Zero Book Ultra:

    Prosesor Intel® Core™ i9 Generasi ke-12

    Infinix Zero Book Ultra ditenagai dengan prosesor tercepat yang diproduksi Intel saat ini yaitu prosesor Intel® Core™ i9 Generasi ke-12. 

    Varian di bawahnya menggunakan Intel® Core™ i7-12700H Generasi ke-12.

    Itu pada varian tertinggi dari Zero Book Ultra, sedangkan untuk seri Zero Book biasa ditenagai oleh prosesor Core i5-12500H generasi ke-12.

    Chipset Intel® Core™ i9-12900H ini merupakan varian tertinggi dari Infinix Zero Book Ultra yang sudah ditandemkan dengan grafis Iris Xe.

    Prosesor yang dibawa Zero Book Ultra ini sudah menggunakan 14 core dan 20 thread untuk daya dan performa maksimum bagi para profesional & kreatif. 

    CPU menggunakan desain arsitektur hybrid kinerja untuk meningkatkan pengalaman pemrosesan multi-tugas di mana pengguna dapat beralih antar aplikasi dengan lancar. 

    Pendekatan teknologi ini bekerja dengan membagi beban kerja pemrosesan antara dua jenis inti – dengan inti kinerja (P-core) menangani tugas yang menuntut dan inti yang efisien (E-core) mengelola tugas sisa dengan beban lebih rendah. 

    Hasil akhirnya adalah pengalaman sehalus sutra yang dirancang untuk menciptakan kondisi alur kerja yang akan dimanfaatkan sepenuhnya oleh pengguna.

    Prosesor seluler tercepat yang diproduksi Intel tersebut mampu memberikan perangkat kinerja tingkat lanjut yang ideal bagi para profesional yang menempatkan mesin mereka di bawah beban berat. 

    Oleh sebab itu, laptop ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan daya maksimum untuk menyelesaikan tugas berat, seperti mengedit video atau merender grafik. 

    Terlebih lagi, ZERO BOOK Series menyertakan OVERBOOST Switch yang dirancang secara unik, yang memanfaatkan CPU sepenuhnya, melepaskan kemampuan kinerjanya secara maksimal dari 54W dalam saklar.

    RAM 32 GB dan SSD 1 TB

    Tidak hanya memiliki performa yang overpower, laptop terbaru dari Infinix ini juga sudah didukung oleh RAM LPDDR5 hingga 32 GB dan penyimpanan NVMe PCIe 4.0 SSD hingga 1 TB.

    Layar IPS 15,6 inci Beserta Teknologi yang dihadirkan

    Pada seri Infinix Zero Book menggunakan layar berukuran 15,6 inci LED-backlit dengan teknologi IPS. 

    Layarnya ini menawarkan resolusi Full HD 1080 x 1920 piksel, rasio aspek 16: 9, gamut warna sRGB 100 persen, kecerahan hingga 400 nits, dan sudut pandang 178 derajat. 

    Pada bagian atas layar, terdapat webcam Full HD dengan AI BeautyCam, pelacakan wajah, dan latar belakang buram.

    Selain itu, Peningkatan AI BeautyCam disertakan dalam kamera FHD laptop untuk panggilan video yang jernih, jelas, dan tajam bersama Infinix PC Connection & Android pada platform Windows sehingga pengguna dapat berpindah dengan mulus antara smartphone dan laptop Infinixnya.

    Seri Zero Book sudah terinstall sebelumnya dengan Windows 11 Home. 

    Baterai yang dikemas pada laptop ini 70Wh yang mendukung pengisian cepat 96W. 

    Konektivitas dan Fitur Lengkap

    Pada sektor konektivitas, perangkat ini menawarkan opsi seperti 1 x USB-C (mendukung data, pengisian daya, dan DisplayPort), 1 x USB-C (hanya data), 2 x port USB 3.0, 1 x port HDMI 1.4, 1 x microSD slot kartu, dan jack kombo headphone/mikrofon 1 x 3,5 mm.

    Laptop ini dilengkapi dengan keyboard chiclet ukuran penuh yang sudah memiliki lampu latar dengan touchpad kaca AG. 

    Tombol daya yang tersedia di perangkat berfungsi ganda sebagai pemindai sidik jari. Selain itu, laptop ini juga menawarkan dua mikrofon dengan dukungan fitur peredam bising AI dan empat speaker dengan pemrosesan audio DTS.

    Salah satu fitur unik dari perangkat ini adalah dilengkapi dengan saklar Overboost fisik yang mampu meningkatkan kinerjanya. 

    Perangkat ini berukuran 323,3 x 211,1 x 16,95mm dan berat 1,80 kg.

    Fitur Overboost Swich

    Salah satu fitur Infinix Zero Book Ultra yang menarik adalah Overboost. Fitur ini mendukung tiga mode termasuk mode ECO, mode BAL dan mode Overboost.

    Jika pengguna mengaktifkan mode Overboost, maka CPU ditingkatkan ke daya maksimumnya pada 54W. Sehingga mampu menghadirkan kinerja berkelanjutan yang fenomenal sekaligus mencegah panas berlebih berkat ICE STORM 2.0. 

    Sistem pendinginan canggih ini mencakup dua kipas besar 65 mm dan desain sirip hiu baru yang memungkinkan bilah mencapai 0,25 mm pada tingkat tertipisnya, meningkatkan asupan udara sekaligus mengurangi kebisingan.

    Varian dan harga seri Infinix Zero Book

    Di Indonesia, laptop terbaru dari Infinix ini hadir dalam konfigurasi berikut, lengkap dengan harganya:

    • Infinix Zero Book – Core i5 / 16GB RAM / 512GB SSD – Rp9,3 jutaan
    • Infinix Zero Book – Core i7 / 16GB RAM / 512GB SSD – Rp12,2 jutaan
    • Infinix Zero Book Ultra-Core i9 / 16GB RAM / 512GB SSD – Rp15 jutaan
    • Infinix Zero Book Ultra-Core i9 / 32GB RAM / 1TB SSD – Rp15,9 jutaan
  • Vivo X90 Pro, Harga dan Spesifikasi

    Vivo X90 Pro, Harga dan Spesifikasi

    LABTekno.com – Vivo X90 Pro telah meluncur di China lebih dulu, baru kemudian melanjutkan pemasaran ke pasar global. 

    Seri unggulan dari Vivo X90 ini memiliki spesifikasi yang mumpuni. Harganya juga terbilang cukup mahal.

    Untuk Vivo X90, dibanderol dengan harga Rp13 jutaan. Sementara untuk Vivo X90 Pro dibanderol dengan harga Rp18,7 jutaan.

    Varian Vivo X90 Series

    Namun untuk Vivo X90 Pro+ tidak dipasarkan secara global, smartphone tersebut hanya tersedia di China. Sehingga yang tersedia di pasar global hanya Vivo X90 dan Vivo X90 Pro.

    Model Vanilla tersedia dalam dua varian warna, yaitu Breeze Blue dan Asteroid Black. Sementara itu, Vivo X90 Pro akan tersedia dalam warna Legendary Black saja. 

    RAM dan Penyimpanan

    Kemudian untuk RAM dan penyimpanannya, smartphone terbaru dari Vivo ini menawarkan varian penyimpanan tunggal, yaitu 12GB + 256GB untuk kedua model. 

    Sesuai laporan tersebut, kedua seri tersebut diperkirakan akan diluncurkan di Malaysia pada 31 Januari 2023, sejalan dengan bocoran sebelumnya, dan mungkin mulai dijual mulai 2 Februari 2023. 

    Disebutkan juga bahwa smartphone tersebut akan diluncurkan pada tanggal yang sama di India. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak perusahaan. 

    Sementara di Indonesia juga belum ada informasi lebih lanjut, apakah smartphone ini akan dirilis atau tidaknya.

    Layar Vivo X90 dan Vivo X90 Pro

    Layar Vivo X90 Pro

    Selanjutnya pada sektor layar, spesifikasi kedua smartphone Vivo yang diluncurkan di pasar global, hadir dengan layar Full HD+ AMOLED berukuran 6,78 inci. Kecepatan refresh yang ditawarkan mencapai 120Hz dan kecerahan puncak 1300 nits. 

    Kamera

    ZEISS Camera Vivo X90 Pro

    Bagian paling menonjol dari Vivo X90 Series adalah konfigurasi tiga kamera belakangnya. Kamera smartphone Vivo X90 menggunakan kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 12 MP dan sensor potret 12 MP.

    Sedangkan untuk Vivo X90 Pro juga memiliki kamera utama 50 MP, namun dengan kamera ultra-wide yang lebih baik, yaitu 50 MP, serta kamera telefoto potret 12 MP.

    Keduanya menawarkan kamera selfie yang sama yaitu memiliki resolusi 32 MP.

    Chipset MediaTek Dimensity 9200

    Chipset MediaTek Dimensity 9200 pada Vivo X90 Pro

    Jika melihat harga yang ditawarkan, tentu saja smartphone tersebut ditenagai oleh chipset yang mumpuni, yaitu MediaTek Dimensity 9200.

    Chipset satu ini sejak peluncurannya memang sudah diklaim sebagai pesaing kuat prosesor Snapdragon kelas flagship. 

    Satu hal lagi, seperti HP terbaru Vivo lainnya, smartphone ini berjalan di Funtouch OS 13 berdasarkan Android 13.

    Demikian beberapa hal terkait smartphone terbaru Vivo X90 Pro. Bagaimana menurut kalian, harga dan spesifikasi Vivo X90 Pro tersebut? Silakan tuliskan di kolom komentar!

  • Vivo V27 Series Segera Dirilis, Begini Speknya

    Vivo V27 Series Segera Dirilis, Begini Speknya

    LABTekno.com – Vivo V27 Series akan hadir pada pertengahan atau akhir Februari tahun ini di India. Berdasarkan rumor yang beredar, smartphone ini akan diluncurkan pada 23 Februari 2023. 

    Smartphone terbaru yang akan menjadi penerus Vivo V25 series ini, rumornya akan memiliki tampilan yang mirip dengan seri Vivo S16. 

    Nah Vivo S16 series tersebut sudah lebih dulu dirilis di China pada Desember 2022. Namun tentu saja nantinya bukan hanya sebagai rebranding. Akan ada beberapa perubahan.
    Bagaimana spesifikasi smartphone tersebut? Silakan simak sampai tuntas.

    Tiga Varian Vivo V27 Series

    Kabarnya, perusahaan smartphone Vivo akan meluncurkan tiga varian Vivo V27 Series, yaitu Vivo V27, Vivo V27e, dan Vivo V27 Pro.

    Untuk varian standar Vivo V27 dan Vivo V27 Pro, akan diluncurkan lebih dulu. Kemudian Vivo V27e akan menyusul tidak lama setelahnya. Ketiga smartphone tersebut akan debut pertama kali di India.

    Sayang, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan smartphone tersebut akan meluncur di negara lain, termasuk Indonesia. 

    Untuk sementara baru ada waktu rilis di India.

    Prosesor Vivo V27 Series

    Belum lama ini, spesifikasi Vivo V27 terungkap. Smartphone terbaru dari Vivo ini akan menggunakan SoC MediaTek terbaru, yaitu chipset MediaTek Dimensity 8200.

    Namun sayangnya, chipset ini hanya akan disematkan pada salah satu model dari Vivo V27 series yaitu varian Vivo V27 Pro saja.

    Selain itu, ponsel ini kemungkinan akan dilengkapi dengan prosesor Octa core (3 GHz, Single core, Cortex A78 + 2.6 GHz, Tri core, Cortex A78 + 2 GHz, Quad core, Cortex A55) yang kuat. 

    Pengguna akan merasakan kinerja prosesor yang mulus saat mengakses berbagai aplikasi dan memainkan game dengan setelan grafis yang intens.

    Kamera Vivo V27

    Rumornya, Vivo V27 nanti akan menampilkan sensor kamera utama dari Sony. Seperti yang kita ketahui, sensor Sony memang tergolong kelas atas dan biasa dipakai untuk meningkatkan kemampuan fotografi di malam hari dengan takik yang cukup besar.

    Bicara soal spesifikasi kamera, ponsel besutan Vivo ini dikabarkan akan menampilkan pengaturan kamera tunggal di bagian belakang. 

    Kemungkinan akan membawa konfigurasi kamera 108 MP + 8 MP + 5 MP. Berkat hadirnya kamera dengan resolusi mumpuni tersebut, smartphone ini mampu menghasilkan jepretan seperti aslinya. 

    Fitur pada pengaturan kamera belakang mungkin termasuk Zoom Digital, Flash Otomatis, deteksi wajah, fitur sentuh untuk fokus. 

    Kemudian pada bagian depan, Vivo V27 Pro diharapkan hadir dengan kamera 32 MP untuk selfie dan video chat.

    Vivo V27 Series Gunakan Layar Melengkung

    Vivo V27 Series Gunakan Layar melengkung seperti Vivo V25 Pro
    Vivo V27 Series Gunakan Layar melengkung seperti Vivo V25 Pro | Sumber: Vivo.com

    Ponsel ini dikabarkan memiliki layar 6,6 inci (16,76 cm) dengan resolusi 1080 x 2400 Piksel sehingga dapat menikmati menonton film atau bermain game dengan lebih leluasa.

    Salah satu terobosan menarik dari Vivo kali ini adalah hadirnya Vivo V27 yang menggunakan layar melengkung (curve display).

    Pemakaian layar melengkung pada Vivo V27 akan menjadi yang pertama kali digunakan pada jajaran smartphone Vivo.

    Beberapa produsen smartphone lain memang sudah banyak yang mengadopsi layar melengkung ini pada perangkat flagship.

    Nah, kini giliran Vivo yang akan unjuk gigi dengan pemakaian layar melengkung.

    Selain itu, Vivo V27 juga akan menghadirkan fitur menarik, termasuk panel belakang yang dapat berubah warna.

    Gimmick seperti ini memang masih sangat ampuh untuk menarik perhatian para konsumen.

    Dibekali Android 12 dan Baterai 5000 mAh

    Pada varian Vivo V27 Pro, rumornya akan hadir langsung dengan menjalankan sistem operasi Android v12. Kemungkinan juga akan mengemas baterai berkapasitas jumbo yaitu 5000 mAh. 

    Kapasitas baterainya tersebut, tentu akan mendukung penggunanya dalam menikmati bermain game, mendengarkan lagu, menonton film, dan lainnya untuk durasi yang lebih lama tanpa khawatir akan menguras baterai.

    RAM 8 GB dan Penyimpanan Internal 128 GB

    Kami juga mendapatkan informasi tambahan mengenai RAM dan penyimpanan internal yang akan hadir pada Vivo V27 Series. 

    Diperkirakan ponsel mendatang dari Vivo ini akan hadir dengan RAM 8 GB + penyimpanan internal 128 GB. 

    Oleh karena itu, pengguna tak perlu khawatir lagi soal kendala keterbatasan ruang. Sebab akan dapat menyimpan semua lagu, video, game, dan lainnya. 

    Fitur Lainnya

    Vivo V27 Pro diharapkan hadir dengan berbagai opsi konektivitas yang mungkin termasuk WiFi – 802.11, b/g/n, Hotspot Seluler, Bluetooth – v5.1, dan 5G, 4G, 3G, 2G. 

    Selain itu, sensor pada smartphone mungkin termasuk Sensor cahaya, Sensor jarak, Akselerometer, Kompas, Giroskop.

  • Review ASUS ExpertBook B3000, Laptop 2in1 SoC Snapdragon

    Review ASUS ExpertBook B3000, Laptop 2in1 SoC Snapdragon

    LABTekno.com – Review ASUS ExpertBook B3000 perlu kami bagikan kepada Anda. Terutama bagi yang membutuhkan perangkat komputasi dengan mobilitas tinggi.

    ASUS ExpertBook B3000 memang sudah pernah kami bahas ketika peluncurannya. Namun kali ini, kami kedatangan perangkatnya langsung dan berkesempatan untuk menggunakannya dalam beberapa minggu. 

    Sebagai laptop 2in1 yang mampu menemani rutinitas seharian berkat baterainya yang awet, sekaligus juga bisa diposisikan sebagai tablet.

    Uniknya, berbeda dari laptop Windows lainnya, laptop ExpertBook B3000 ini hadir dengan prosesor mobile Snapdragon 7c Gen 2. 

    Benar, laptop Windows satu ini menggunakan SoC berbasis ARM (Advanced RISC Machine). Prosesor ini diciptakan dengan metode RISC (Reduced Instruction Set Computer). 

    Keunggulannya memiliki performa per watt yang sangat bagus, hemat daya, cepat, lebih dingin, open licensing, dan harganya lebih murah.

    Berikut ini review ASUS Expertbook B3000:

    Laptop 2in1 bagi Pelajar dan Pekerja dengan Mobilitas Tinggi

    Review ASUS Expertbook B3000 - Mode Tablet

    Laptop 2in1 tersebut ditujukan untuk pelajar dan pekerja dengan pekerjaan ringan yang membutuhkan perangkat untuk mendukung kegiatannya. Mereka tak perlu khawatir akan daya tahan baterai. 

    Apalagi dengan form factor-nya yang Detachable. Lebih leluasa mengaturnya sebagai laptop maupun tablet dengan mudah. Bahkan keyboardnya bisa dilepas atau 2-in-1 Detachable.

    Bisa jadi laptop, dan bagian keyboard juga bisa dilepas supaya jadi tablet.

    Bodi perangkat ini sudah tercover ExpertStand dengan finishing fabric. Sehingga tampilannya sangat stylish dan nyaman saat digenggam. 

    Jika dilihat mendetail, perangkat ini mirip seperti buku catatan biasa. Bobotnya pun tak jauh beda. 

    Keyboardnya tertempel di bagian bawah tablet dengan magnet. Ada stylus bawaan yang disimpan di bagian kanan atasnya.

    Nah, cover ExpertStand dengan finishing fabric tadi bisa digunakan sebagai penyangga saat menggunakan di mode landscape maupun potrait.

    Hal ini sangat memudahkan penggunaannya saat ingin menonton video, atau membaca e-book di meja yang sempit – seperti saat di pesawat atau kereta misalnya.

    Spesifikasi ASUS Expertbook B3000

    Review ASUS Expertbook B3000 - Tampilan Menawan

    Snapdragon 7c Gen 2 dibekali dengan prosesor (CPU) delapan inti (octa-core, @2,55 Ghz), yang terdiri dari dua inti CPU performa tinggi Cortex-A76, serta enam inti CPU hemat daya Cortex -A55. Adapun komponen CPU tersebut dipadukan dengan unit pengolah grafis (GPU) Adreno 618, RAM LPDDR4X 4 GB, dan media penyimpanan (storage) berjenis eMMC dengan kapasitas 128 GB.

    Berkat System-on-Chip (SoC) tersebut, mampu membuat laptop ExpertBook B3000 memiliki sistem pendingin pasif tanpa kipas atau fanless. Alhasil, menggunakan laptop ini akan terasa senyap tanpa ada suara kipas yang bising.

    Memiliki kemampuan untuk Video Playback up to 4K HDR10. Dukungan Codec H.265, H.264 dan VP9

    8 GB LPDDR4X RAM. Tentu saja, sesuai namanya, ini RAM On-board dan 128 GB eMMC

    Sayangnya, tidak ada slot storage tambahan

    Pada sektor konektivitas, ASUS Expertbook B3000 menggunakan Qualcomm Wi-Fi B/G/N/AC, Wi-Fi ac/Wi-Fi 5, MU-MIMO, dan Bluetooth v5.

    Menariknya di sini, karena dirancang untuk kebutuhan komputasi harian bagi pelajar dan pekerja, daya tahan baterainya terbilang sangat awet. Meski kapasitas baterainya 38 Wh, namun karena menggunakan chipset Mobile Qualcomm Snapdragon 7c mampu menawarkan performa tinggi dan tetap hemat daya.

    Baterai Awet dan Tahan Lama

    Review ASUS Expertbook B3000 paling menonjol adalah bagian baterainya. Kami menggunakannya untuk komputasi ringan dari baterai terisi penuh 100%, dapat digunakan selama 2 hari kerja, tepatnya 17 jam.

    Adapun rinciannya, browsing 8 tab sekaligus, mengetik dokumen, streaming musik YouTube dengan volume speaker 100%, dan kecerahan 27%. Baterainya masih bertahan di angka 23%.

    Nampaknya belum ada laptop/tablet Windows lain, di harga segini, yang memiliki daya tahan baterai seperti ini. Biasanya sih 7-8 jam, atau sebaik-baiknya, sekitar 10 jam.

    Berikut ini rincian pengisian daya review ASUS Expertbook B3000:

    • Charging 30 menit – 36%
    • 60 menit – 69%
    • 90 menit – 91%
    • 1 jam 55 menit – 100%

    Gunakan Windows 11 Home S-Mode

    Dalam review ASUS Expertbook B3000 ini, perlu diketahui bagi para pengguna, bahwa Windows S-Mode menjaga agar tablet tidak mudah terkena malware, dengan cara memblokir seluruh instalasi program di luar Microsoft Store.

    Tapi tenang, pengguna masih bisa menginstal seperti biasa dengan keluar dari S-Mode

    Perlu diingat: sekali keluar dari S-Mode, tidak bisa diubah kembali ke S-Mode

    Desain dan Display ASUS Expertbook B3000

    @afrozix

    ASUS ExperBook B3000 laptop Convertible, Tablet Windows dengan Keyboard fisik yang bisa dilepas dan Stylus Pen ASUS bawaan. 🔥Prosesornya pake Snapdragon 7c Gen 2‼️ #asusexpertbookb3000 #asus #expertbookb3 #expertbook #convertible #windows11 #tech

    ♬ suara asli – ムFROZIヅ – AFROZIX

    Hal yang membuat review ASUS Expertbook B3000 ini menarik adalah desainnya. Perangkat ini dibuat dengan material polikarbonat dengan warna hitam. 

    Desainnya sederhana yang khas Expertbook ini terlihat minimalis dan profesional saat dibawa bepergian.

    Tenang saja, tablet Windows ini juga diklaim telah lolos uji ketahanan MIL-STD 810H yang artinya sudah teruji tangguh.

    Seperti sebuah tablet pada umumnya, permukaan ASUS Expertbook B3000 ini tampil Glossy. Namun bingkai keempat sisinya masih tergolong tebal. 

    Hal ini bisa dilihat sebagai kekurangan jika melihat desain tablet sekarang yang rata-rata memiliki bingkai tipis. Namun juga bisa jadi kelebihan agar penggunaannya nyaman pada saat menggunakan mode tablet.

    Perangkat ini memiliki ukuran yang ringkas, yaitu 26 x 17,2 x 0,9 cm dengan bobot tablet hanya 600 gram saja. Sementara untuk cover dan keyboardnya memiliki berat 430 gram serta charger 170 gram.

    Jadi secara keseluruhan, bobot perangkat ini sekitar 1,2 Kg saja. Benar-benar ringkas dan ringan, kan?

    Kemudian pada bagian layar, ASUS Expertbook B3000 ini dibekali dengan panel IPS berukuran 10,5 inci. Resolusi WUXGA (1920 x 1200 piksel), dengan aspect ratio 16:10. Refresh ratenya masih 60Hz dengan kecerahan maksimal 320 nits.

    Layarnya sudah touchscreen, dengan gamut coverage 98.4% sRGB dan gamut volume hingga 123% sRGB. Pada bagian belakang layarnya, terdapat garasi stylus, MPP 2.0 Stylus Pen bawaan yang bisa digunakan pada touchscreen.

    Nah, ketika disimpan dalam garasi atau tempat stylus tersebut bisa mengisi daya secara otomatis. ASUS bahkan mengklaim bahwa dari baterai stylus habis bisa di-charging selama 15 detik dan nantinya bisa digunakan selama 45 menit.

    Kamera

    Review ASUS Expertbook B3000 - Cover ExpertStand dan Stylus Pen

    Review ASUS Expertbook B3000 selanjutnya pada bagian kamera. Perangkat ini memiliki dua kamera, yaitu kamera depan dengan resolusi 5 MP dan kamera belakang dengan resolusi 13 MP.

    Pada kamera depan, sanggup melakukan perekaman video hingga 1188p 30fps. Sedangkan pada kamera belakangnya, mampu melakukan perekaman video hingga 2160p 30fps (4K).

    Jika melihat kualitas gambarnya, kami menilai kamera laptop atau tablet Windows ini termasuk salah satu kamera terbaik di kelas harganya.

    Meski belum bisa disejajarkan dengan smartphone atau tablet dengan OS lain, namun kamera tablet ini masih lebih bagus dari pada laptop yang harganya belasan hingga puluhan juta.

    Tersedia juga fitur Image Signal Processor (ISP) Qualcomm Spectra 255 yang memungkinkan kualitas gambar di kamera ini memiliki kinerja yang lebih baik.

    Ingat, laptop ini menggunakan chipset Snapdragon 7c Gen 2, mengingat produk ini ditujukan untuk pelajar dan pekerja yang membutuhkan perangkat yang mendukung meeting online. Jadi secara umum, review ASUS Expertbook B3000 pada bagian kameranya tergolong cukup bagus di kelas harganya.

    Audio

    Port Audio Jack Combo 3.5 mm ASUS Expertbook B3000

    Sektor audionya, sudah menggunakan dual stereo speaker yang terletak di atas pada bagian kanan-kiri tablet.

    Berikut ini rincian konektor dan tombolnya, pada bagian kiri terdapat tombol power dan tombol volume up dan down. Kemudian sebelah kanannya, terdapat 1x USB 3.2 Gen 1 (5 Gbps) Type-C yang bisa digunakan sebagai Default Charging Port dan mendukung Display Out. Masih ada juga 1x Audio Jack Combo 3.5mm.

    Namun perlu diketahui bahwa jumlah konektornya ini masih sangat terbatas. Kalian bisa menyiasati port USB-C tersebut dengan dipasangkan USB-C Hub untuk menambah variasi konektor.

    Keyboard & Touchpad

    Review ASUS Expertbook B3000 - Keyboard and TouchPad

    Review ASUS Expertbook B3000 berikutnya fokus pada bagian keyboardnya. Laptop ini membawa soft-keyboard yang disebut sebagai ExpertBoard.

    Pengguna bisa menghubungkan keyboard tersebut pada layar dengan bantuan magnet. Kesan pertama yang kami dapatkan terbilang sangat praktis. Cukup dekatkan ujung tablet dan keyboard, maka otomatis akan menyatu berkat bantuan magnet tersebut. 

    Ketika sudah terhubung, keyboard ini seperti memiliki ErgoLift Design, karena bagian keyboard dekat layar terlihat sedikit terangkat. Hal ini disebabkan berkat magnet kedua yang menempel ke layar.

    Posisi ini mampu meningkatkan kenyamanan saat mengetik.

    Sebagai keyboard portable, tentu saja belum dilengkapi backlit.

    ExpertBoard ini juga telah dilengkapi dengan precision touchpad yang terletak agak geser ke kanan dari posisi spacebar.

    Kenyamanan saat mengetik masih terasa, karena telapak tangan tidak mudah masuk ke area touchpad.

    Sistem Pendingin

    Perlu diingat bahwa laptop ini ditujukan untuk komputasi ringan yang target pasarnya adalah pelajar. Oleh sebab itu, sistem pendingin yang digunakan adalah sistem pendingin pasif tanpa kipas. 

    Hal ini berkat TDP dari SoC yang rendah yang bertujuan untuk membantu mengurangi maintenance yang biasa dilakukan di laptop dengan pendingin aktif untuk membersihkan debu.

    Test Performa

    Nah, untuk pengujian performanya mungkin sedikit berbeda dari pada laptop atau tablet Windows lainnya. Sebab masih ada beberapa software yang belum kompatibel pada prosesor berbasi ARM. 

    Ketika diuji pada Cinebench R23, prosesor Snapdragon 7c Gen 2 memiliki skor di 930 poin. Sedangkan pada pengujian Geekbench 5, prosesor Snapdragon 7c Gen 2 memiliki skor Single Core di 544 poin, dan Multi Core di 1613 poin.

    Gaming Test

    Sebenarnya menggunakan tablet ini untuk bermain game bisa dibilang cukup nekat. Sebab banyak software yang belum bisa diinstall. Terlebih lagi belum bisa menginstall Google Play Games karena spesifikasinya belum mendukung.

    Ketika mengecek ketersediaan game di Microsoft Store, terdapat beberapa minigame yang bisa dimainkan di perangkat ini, seperti misalnya:

    • Asphalt 8
    • Candy Crush Saga
    • Angry Birds 2
    • Ashphalt 9

    Harga, Paket Penjualan dan Garansi

    Setelah melakukan Review ASUS ExpertBook B3000, tentu saja wajib memberitahukan informasi harganya. Laptop ini dibanderol dengan harga Rp 7.399.000,-

    Sudah mencakup:

    • Stylus Pen
    • ExpertStand Cover dan ExpertBoard keyboard
    • Windows 11 Home S-Mode
    • Garansi 1 Tahun ASUS Expert Warranty
  • Oppo Pad 2 Siap Bersaing dengan Xiaomi Pad 6

    Oppo Pad 2 Siap Bersaing dengan Xiaomi Pad 6

    LABTekno.com – Oppo Pad 2 dikabarkan akan segera diluncurkan oleh perusahaan smartphone asal China, yaitu Oppo pada Februari 2023.

    Rumor yang mengklaim bahwa perusahaan tersebut saat ini sedang mengembangkan penerus tablet tahun lalu yaitu Oppo Pad yang sebelumnya diluncurkan bersamaan dengan smartphone Oppo Find X6 di China pada Februari 2022.

    Nah, generasi terbaru dari Oppo Pad ini diharapkan akan hadir dengan tampilan seperti OnePlus Pad. Sebaliknya, ada juga yang menyebutkan bahwa OnePlus Pad merupakan rebranded dari Oppo Pad 2.

    Seperti apa detail penting, seperti tampilan tablet, baterai dan kemampuan pengisian dayanya? Mari simak sampai tuntas.

    Oppo Pad 2: Tanggal Peluncuran dan Ketersediaan

    Oppo Pad 2: Tampilan Depan dan Belakang

    Meski perusahaan secara resmi belum mengkonfirmasi detail spesifikasi mengenai tablet terbarunya tersebut, diharapkan Oppo Pad 2 hadir bersamaan dengan seri Oppo Find X6. Mencakup Oppo Find X6, X6 Pro, dan X6 Pro Dimensity Edition.

    Tahun lalu, Oppo Pad dijual dengan harga 2.299 Yuan atau setara Rp5.100.000. Nah, tentu saja harapannya juga Oppo Pad 2 ini membawa label harga yang sama.

    Jika demikian, maka Oppo Pad 2 kemungkinan akan bersaing ketat dengan produk Xiaomi Pad 6 di pasaran tablet nantinya.

    Spesifikasi yang diharapkan

    Oppo Pad 2

    Merujuk pada informasi Digital Chat Station, seperti yang terungkap di Weibo, Oppo Pad 2 diharapkan akan menampilkan layar yang ukurannya lebih besar dari 11 inci.

    Mengingat Oppo Pad generasi pertama menampilkan layar 11 inci yang menawarkan resolusi 1600 x 2560 piksel dan kecepatan refresh 120Hz.

    Rumornya, penerus tablet Oppo ini kemungkinan akan hadir dengan panel LCD yang akan menawarkan resolusi lebih tinggi, yaitu 2800 x 2000 piksel dan kecepatan refresh 144Hz. Bukan hanya resolusinya yang lebih tinggi, namun juga menawarkan kecepatan refresh yang lebih tinggi pula.

    Selain itu, Oppo Pad 2 juga diharapkan sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+.

    Pada sektor dapur pacunya, tablet baru dari Oppo ini diharapkan akan mempercayakan prosesornya pada chipset Dimensity 9000.

    Sedangkan untuk pasokan dayanya, tablet penerus dari Oppo ini akan hadir dengan mengemas unit baterai berkapasitas 9.500 mAh yang bisa mendukung pengisian cepat 67W.

    Kemdian untuk sistem operasinya, tentu saja generasi Oppo Pad terbaru rumornya akan mem-boot ColorOS khusus untuk tablet yang nantinya berbasis OS Android 13.

    Demikian beberapa informasi mengenai rumor Oppo Pad 2, tablet generasi terbaru dari Oppo yang digadang-gadang akan menjadi pesaing kuat tablet Xiaomi.

    Jika harganya tidak jauh berbeda, kemungkinan persaingan pasar tablet tahun ini akan semakin memanas. Sebab banyak kompetitor yang meluncurkan produk serupa nantinya.