Blog

  • Tablet iQOO Pad Akan Ditenagai Prosesor MediaTek Dimensity 9000+

    Tablet iQOO Pad Akan Ditenagai Prosesor MediaTek Dimensity 9000+

    LABTekno.com – Tablet iQOO Pad nampaknya sudah siap diluncurkan di pasar China. Sub-merek Vivo ini memang sudah populer meluncurkan smartphone premium dan berfokus pada game.

    Berdasarkan laporan terbaru dari Digital Chat Station menyebutkan bahwa tablet iQOO yang akan datang, diberi nama iQOO Pad. Harapannya, akan mirip seperti Vivo Pad 2 yang beberapa waktu lalu telah diluncurkan di China.

    Seperti apa bocoran spesifikasinya? Silakan simak sampai tuntas.

    Tablet iQOO Pad Ditenagai Prosesor Dimensity 9000+

    Masih dari sumber yang sama, yaitu Digital Chat Station juga menambahkan dalam laporannya bahwa tablet iQOO Pad akan ditenagai  oleh prosesor MediaTek Dimensity 9000+.

    MediaTek Dimensity 9000 Plus memang biasa digunakan oleh perangkat flagship. Chipset yang ditenagai oleh 8-inti ini diumumkan pada 4 Juli 2022, dan diproduksi menggunakan teknologi proses 4-nanometer. 

    Adapun rinciannya, yaitu 1 core Cortex-X2 pada 3200 MHz, 3 core Cortex-A710 pada 2850 MHz, dan 4 core Cortex-A510 pada 1800 MHz. 

    Jika dibandingkan dengan Dimensity 9000 biasa, chipset ini memiliki peningkatan 200 MHz. MediaTek mengklaim versi Plus tersebut memiliki peningkatan kinerja hingga 10%.

    Kemudian untuk segi pengolah grafis (GPU), Dimensity 9000+ dibekali Arm Mali- G710 MC10 yang memiliki performa diklaim 10 persen lebih ngebut dibandingkan GPU Dimensity 9000. 

    Chipset ini disebut-sebut bisa meningkatkan kinerja sekaligus efisiensi energi fitur. Prosesor MediaTek Dimensity 9000+ dibekali AI processing unit (APU) generasi ke- 5 dari MediaTek. APU tersebut diklaim 4 kali lebih hemat energi dibanding pendahulunya.

    Layar 12,1 inci dengan Kecepatan Refresh 144Hz

    Namun sampai saat ini belum diketahui lebih lanjut mengenai detail lainnya dari perangkat tersebut.

    Namun kemungkinan besar, spesifikasi tablet iQOO Pad ini akan mirip seperti Vivo Pad 2. 

    Jika benar, maka perangkat kemungkinan akan menampilkan layar LCD berukuran 12,1 inci dengan resolusi layar 2,8K.

    Sementara itu, kecepatan refresh yang ditawarkan juga sudah 144Hz dengan kecerahan maksimal 600 nits dan sudah dibekali gamut warna P3.

    Baterai 10.000mAh dan Fast Charging 44W

    Ini akan berjalan dengan sistem operasi Android out-of-the-box, tetapi masih harus dilihat versi mana dari antarmuka khusus yang didapatnya. 

    Harapannya, tablet ini memiliki dukungan untuk USB 3.2 Gen 1 dan dikemas dengan baterai 10.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 44W.

    Sampai sekarang, tidak ada informasi tentang jadwal peluncuran untuk iQOO Pad. Namun mengingat perangkat tersebut telah bocor secara online, kemungkinan peluncurannya akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang di pasar Cina.

    Bulan ini, Vivo diperkirakan akan meluncurkan beberapa perangkat baru di pasar, termasuk Vivo S17e, S17, dan S17 Pro. Di sisi lain, iQOO diperkirakan akan meluncurkan iQOO Neo 8 dan Neo 8 Pro di China.

  • 6 Cara Cek NET Framework di Windows 10

    6 Cara Cek NET Framework di Windows 10

    LABTekno.com – Cara cek NET Framework di Windows 10 sebenarnya tidak terlalu sulit. NET Framework atau Dot NET merupakan salah satu software yang berguna untuk menerjemahkan bahasa pemrograman tertentu yang tertulis pada sebuah program yang dijalankan.

    Singkatnya, NET Framework ini berfungsi saat ingin menjalankan game atau aplikasi berbasis Windows.

    Ada berbagai macam versi NET Framework pada Windows saat ini. Semakin baru versi Dot NET, maka kompatibilitasnya juga semakin tinggi. Oleh sebab itu, pengguna perlu mengetahui versi NET Framework agar bisa berjalan dan tidak terjadi error tertentu, seperti misalnya “the application was unable to start correctly”.

    Cara cek NET Framework di Windows 10 ini diperlukan saat kita ingin menginstall aplikasi dengan fitur khusus. Seringnya NET Framework diperbarui, mengharuskan penggunanya untuk menyesuaikannya dengan cara mengupdate programnya.

    Cara Cek NET Framework di Windows 10

    Berdasarkan apa yang telah dijelaskan diatas, dengan mengetahui versi NET Framework, pengguna bisa memastikan kalau komputer atau laptop sudah terpasang program ini atau belum. 

    Selain itu, hal ini juga berguna untuk update program NET Framework versi Dot NET yang terpasang saat ini di Windows.

    Jika kalian masih belum mengetahui cara cek NET Framework di Windows 10, berikut ini langkah-langkah untuk mengetahuinya.

    Cek di Control Panel

    Ada beberapa versi NET Framework yang bisa muncul di Control Penel. Dot NET yang terlihat biasanya merupakan versi lama (4.5 ke bawah). 

    Cara mengeceknya juga sangat mudah untuk dilakukan, karena hanya perlu membuka control panel saja.

    Berikut ini langkah-langkahnya:

    1. Buka jendela Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
    2. Setelah itu silakan ketikkan Control Panel lalu tekan Enter.
    3. Jika halaman Control panel sudah terbuka, silakan masuk ke menu Uninstall a Program.166da2fb 6ccb 4f33 b6e2 f145604677e9
    4. Pada halaman selanjutnya, silakan geser ke bawah dan periksa aplikasi NET Framework.
    5. Nah, biasanya akan ada informasi detail versi NET framework.
    6. Tapi jika ternyata aplikasinya tidak ada di dalam halaman tersebut, mungkin versi aplikasinya diatas 4.5, sehingga tidak muncul disitu. Nah, untuk mengeceknya, silakan ikuti ke cara berikutnya.

    Melalui Command Prompt

    Jika kalian sudah mencoba menggunakan Control Panel namun ternyata tidak ada di daftar, maka perlu mengeceknya melalui Command Prompt atau CMD. 

    Melalui CMD ini hasilnya akurat dan bahkan bisa untuk mengecek semua versi Dot NET.

    Berikut ini cara cek NET Framework di Windows 10 melalui CMD:

    1. Pertama, silakan buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
    2. Setelah itu, silakan kamu ketik CMD di bagian Open lalu silakan klik OK.
    3. Jika sudah maka Command Prompt akan terbuka, silakan kamu masukkan perintah reg query “HKLMSOFTWAREMicrosoftNet Framework SetupNDPv4” /s kemudian tekan Enter.
    4. Tunggu prosesnya sesaat, dan kamu bisa lihat di bagian Version di paling bawah akan muncul versi NET Framework di komputer kamu.
    5. Done.

    Lewat File Explorer

    Cara cek NET Framework di Windows 10 selanjutnya bisa dilakukan melalui File Explorer. 

    Sebab biasanya pada File Explorer terdapat folder instalasi dari Dot NET. Kalian bisa membuka accessibility untuk mengetahui versi dari NET Framework yang terinstal di perangkat.

    Untuk lebih detailnya, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

    1. Pertama, silakan buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
    2. Setelah itu silakan kamu ketikkan C:WindowsMicrosoft.NETFramework.
    3. Nah, untuk “C:” silakan sesuaikan saja dengan nama partisi penyimpanan di perangkat. Jika sudah, silakan tekan Enter.
    4. Setelah itu halaman yang dituju akan terbuka, dan disana akan muncul folder Framework. Silakan klik dua kali pada folder yang menunjukkan nomor versi tertinggi.
    5. Pada halaman selanjutnya, silakan temukan file Accessibility.dll. Setelah ketemu silakan klik kanan dan pilih Properties.87d321fd 8c9d 4d01 9aef bd56abe8ec4c
    6. Jika sudah maka halaman baru akan terbuka, silakan masuk ke tab Details di bagian atas halaman.
    7. Setelah terbuka, halaman tersebut akan menampilkan berbagai informasi tentang NET Framework yang terinstal di PC.2600cf38 f1b0 45bb a1e9 872a92ef34b7
    8. Selesai, kalian sudah bisa mengetahui pada Product version terkait versi Dot NET yang terinstal.

    Menggunakan Powershell

    Cara cek NET Framework di Windows 10 juga bisa dilakukan melalui Windows Powershell. Salah satu tool advance bawaan Microsoft ini berfungsi mirip seperti Command Prompt. 

    Nah, jika ingin menggunakannya untuk cek versi NET Framework yang terinstal di perangkat, kalian bisa melakukannya dengan perintah khusus di Powershell.

    Berikut cara cek NET Framework di Windows 10 melalui Powershell:

    1. Pertama, silakan buka jendela Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
    2. Setelah itu, silakan ketik Powershell kemudian tekan Enter.
    3. Jika sudah, maka halaman Powershell akan terbuka. Silakan kamu input perintah Get-ChildItem ’HKLM:SOFTWAREMicrosoftNET Framework SetupNDP’ -Recurse | Get-ItemProperty -Name version -EA 0 | Where { $_.PSChildName -Match ’^(?!S)p{L’} | Select PSChildName, version.
    4. Pastikan memasukkan perintah tersebut dengan benar. Jika sudah, silakan tekan Enter.
    5. Tunggu sesaat sampai Windows Powershell menampilkan daftar versi NET Framework yang terinstal di laptop atau komputer.
    6. Nah, angka tertinggi pada daftar yang muncul merupakan versi program Dot NET terbaru yang tersedia di perangkat.
    7. Setelah selesai, silakan close jendela Powershell tersebut.

    Melalui Registry Editor

    Cara cek NET Framework di Windows 10 berikutnya adalah melalui Registry Editor (Regedit). 

    Di dalam Regedit ada registry dari NET Framework yang terinstal di perangkat, kalian juga bisa melihat versi Dot NET tersebut secara ringkas.

    Berikut ini langkah-langkahnya:

    1. Silakan buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
    2. Setelah itu, silakan ketik Regedit kemudian klik OK.
    3. Jika sudah, maka halaman Registry Editor akan terbuka. Silakan masuk ke folder HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > NET Framework Setup.
    4. Setelah itu, silakan buka folder NDP di bagian tersebut.becd4c57 cfec 4d33 ae13 2bf3d0d44345
    5. Disana bisa melihat sub folder NET Framework yang menandakan versi dari software tersebut.

    Perlu diketahui bahwa cara di atas hanya berlaku untuk mengecek NET Framework versi 1 sampai 4. 

    Untuk versi NET Framework 4.5 ke atas, memerlukan beberapa langkah tambahan sebagai berikut:

    1. Buka Registry Editor dengan cara sama seperti sebelumnya.
    2. Jika sudah terbuka, silakan kamu masuk ke direktori HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > NET Framework Setup > NDP >v4.
    3. Setelah itu, silakan buka folder Full.
    4. Versi Framework yang terpasang di perangkat akan terlihat.
    5. Namun, apabila didalamnya tidak ada folder Full, berarti di perangkat tersebut belum terpasang program NET Framework versi 4.5 atau lebih baru.
    image

    Silakan lihat file release seperti gambar di atas, di sana terdapat Value DWORD, yang menginformasikan angka penanda versi NET Framework. 

    Untuk memastikan versi programnya dengan value-nya, silakan baca ”.NET Framework versions and dependencies” di halaman Microsoft.

    Contoh Value:

    Value DWORDVersi Program
    394802NET Framework 4.6.2
    460798NET Framework 4.7
    528372NET Framework 4.8

    Gunakan ASoft NET Version Detector

    image 1

    Cara cek NET Framework di Windows 10 yang terakhir adalah melalui aplikasi ASoft NET Version Detector. 

    Lewat aplikasi ini, kalian bisa mengecek kelengkapan versi DOT Net yang terinstal serta bisa mengetahui apakah sudah menggunakan versi terbarunya atau belum.

    Aplikasi ini juga bisa mengecek apakah Dot NET tersebut perlu diperbarui atau tidak.

    Cara penggunaan aplikasi tersebut juga mudah, karena sifatnya portable, jadi kalian hanya perlu download  ASoft NET Version Detector dan jalankan saja programnya.

    Demikian beberapa cara cek NET Framework di Windows 10. Silakan coba satu per satu cara di atas untuk mengetahui versi DOT Net di perangkat. Selamat mencoba!

  • Rumor iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max Akan Memiliki Layar Lebih Besar

    Rumor iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max Akan Memiliki Layar Lebih Besar

    LABTekno.com – Rumor iPhone 16 Pro dan iPhone Pro Max dikabarkan akan bersaing dengan android dari segi ukurannya. iPhone 16 Pro Max nantinya akan memiliki layar berukuran 6,9 inci.

    Meski iPhone 15 saat ini belum dirilis, rumor iPhone 16 sudah banyak beredar di internet. Kemungkinan Apple baru akan meluncurkan jajaran ponsel terbarunya nanti pada bulan September.

    Seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap perilisan iPhone terbaru, sosial media dihebohkan dengan animo masyarakat yang tinggi. Tak terkecuali iPhone 14 yang beberapa waktu lalu telah resmi diluncurkan.

    Meski akhir-akhir ini mulai muncul banyak keluhan, mengenai kekecewaan para konsumen atas iPhone 14. Entah itu dari segi desain, hingga kualitas kameranya yang tidak sesuai harapan mereka.

    Namun Apple Fans masih percaya bahwa produk penerusnya nanti diharapkan akan memiliki terobosan baru yang bisa memuaskannya.

    iPhone 16 Pro akan Menampilkan Layar Lebih Besar dari iPhone 14 Pro

    Rumor iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max lainnya mungkin akan segera muncul menjelang perilisannya. Artinya kita masih memiliki waktu lebih dari setahun sebelum model iPhone 16 turun di tahun 2024 nanti. 

    Analis industri layar Ross Young mengungkapkan bahwa model iPhone 16 Pro akan mendapatkan pembaruan ukuran layar. 

    IPhone 16 Pro dikatakan menampilkan layar yang sedikit lebih besar dibandingkan dengan iPhone 14 Pro. 

    Sedangkan tampilan iPhone 16 Pro Max dapat menyaingi rekan Android. 

    IPhone 14 dan iPhone 14 Pro, yang diluncurkan tahun lalu pada bulan September, menampilkan layar 6,1 inci.

    Analis DSCC Ross Young mengklaim dalam sebuah tweet bahwa model iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max yang diluncurkan pada tahun 2024 akan menampilkan ukuran layar masing-masing sekitar 6,3 inci dan 6,9 inci. 

    Jika rumor iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max ini ternyata benar, tentu akan menjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan model iPhone 14 yang telah dirilis.

    Ukuran layar Apple iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max masing-masing memiliki layar 6,1 inci dan 6,7 inci. 

    iPhone 14 vanilla memiliki layar 6,1 inci, sedangkan iPhone 14 Plus mengusung layar 6,7 inci yang sedikit lebih besar.

    iPhone 15 dan iPhone 16 Memiliki Dynamic Island serta Mengemas Layar LTPO

    Analis industri Display tersebut juga sebelumnya mengatakan bahwa semua model dalam seri iPhone 15 dan iPhone 16 akan hadir dengan Dynamic Island. 

    Model non-Pro dalam seri iPhone 15 dan iPhone 16 dikatakan menampilkan layar LTPS, sedangkan model Pro dapat mengemas layar LTPO.

    Seri iPhone 15 yang terdiri dari model vanilla iPhone 15, iPhone 15 Plus, iPhone 15 Pro, dan iPhone 15 Pro Max (iPhone 15 Ultra) diharapkan resmi pada bulan September. 

    Rumor iPhone 16 Pro tersebut juga mengatakan bahwa Apple diperkirakan akan mengemas tonjolan kamera yang didesain ulang pada vanilla iPhone 15 dan iPhone 15 Plus. 

    Mereka juga dapat memamerkan sensor kamera lebar 48 megapiksel yang lebih baik.

    Chipset iPhone 15 dan iPhone 15 Plus - Rumor iPhone 16 Pro

    iPhone 15 dan iPhone 15 Plus diperkirakan akan ditenagai oleh chip A16 Bionic, sedangkan model Pro diperkirakan akan ditenagai oleh SoC A17 Bionic. 

    Apple juga diperkirakan akan mengganti port pengisian daya Lightning lama dengan port USB Type-C di semua model iPhone 15. 

    IPhone 15 Pro Max diklaim menampilkan “tepi hitam bezel” tertipis dari smartphone mana pun. Jika diukur, mungkin ketebalannya hanya 1,55mm saja.

    Demikian beberapa rumor iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max yang beredar saat ini. Jika merujuk pada track record-nya, rumor dari Ross Young memang terbukti. 

    Mari kita tunggu saja, semakin dekat dengan waktu peluncuran, biasanya rumornya juga semakin banyak bermunculan.

  • Bocoran Realme C53, Begini Spesifikasi Lengkapnya

    Bocoran Realme C53, Begini Spesifikasi Lengkapnya

    LABTekno.com – Realme C53 sepertinya akan segera hadir di Indonesia meneruskan pendahulunya yaitu Realme C55. Kala peluncurannya beberapa waktu lalu sempat heboh karena Realme C55 hadir menawarkan fitur Mini Capsule.

    Nah, kali ini generasi terbaru seri-C, Realme C53 sudah muncul bocoran posternya yang memperlihatkan beberapa detail spesifikasi dan desain dari ponsel tersebut. 

    Kemungkinan smartphone ini akan menjadi salah satu smartphone dengan harga terjangkau dari Realme. 

    Bocoran Desain Tampilan Realme C53

    Desain Tampilan Realme C53

    Mirip seperti pendahulunya Realme C55, smartphone ini juga akan menawarkan berbagai fitur seperti dua modul kamera melingkar di samping lampu kilat LED, desain bingkai datar dengan tombol daya dan volume di tepi kanan, port USB Type-C, dan kisi-kisi speaker di bagian bawah. 

    Di bagian depan, ponsel ini dilengkapi dengan punch hole di bagian tengah atas layar untuk menampung kamera selfie.

    Sementara untuk warnanya, pada seri Realme C55 yang telah diluncurkan sebelumnya menambahkan opsi warna baru yaitu Rainforest. Sebelumnya, Realme C55 diluncurkan dalam dua varian warna, antara lain Rainy Night dan Sunshower.

    Spesifikasi Realme C53

    Seperti apa spesifikasinya? Langsung saja, berikut ini bocoran spesifikasi Realme C53.

    Smartphone terbaru dari realme ini nantinya akan hadir dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB.

    Kemudian untuk pasokan dayanya, Realme membekalinya dengan baterai yang cukup besar dengan kapasitas baterai 5.000 mAh dan dukungan pengisian cepat 33W yang ditemukan di situs web sertifikasi NBTC.

    Dengan baterai jumbo tersebut, tak perlu khawatir akan proses pengisiannya akan memakan waktu lama. Karena sudah didukung dengan teknologi fast charging yang mampu mempersingkatnya.

    Jika mengutip laporan MySmartprice, ponsel seri C53 diperkirakan akan berjalan di atas Realme UI 4.0 yang berbasis Android 13.

    Apabila smartphone ini ingin meneruskan kesuksesan pendahulunya, Realme C55, maka ponsel ini akan mengadopsi spesifikasi yang hampir mirip. Seperti penggunaan panel LCD full-HD + 6,72 inci dengan kecepatan refresh 90Hz dan kecepatan pengambilan sampel sentuh 360Hz. 

    Untuk dapur pacunya, kemungkinan ponsel ini juga ditenagai oleh MediaTek Helio G88 SoC yang dipasangkan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan internal EMMC 5.1.

    Dari artikel tersebut, dapat disimpulkan bahwa Realme C53 akan menjadi salah satu smartphone dengan harga terjangkau dari perusahaan di India. Ponsel ini dilengkapi dengan beberapa fitur menarik seperti lubang berlubang untuk kamera selfie, dua modul kamera di samping lampu kilat LED, port USB Type-C, dan dukungan pengisian cepat 33W. Selain itu, Realme C53 juga akan berjalan di atas Realme UI 4.0 berbasis Android 13. 

    Namun, semua informasi ini belum diumumkan secara resmi oleh perusahaan, sehingga harus tetap dianggap sebagai rumor hingga ada konfirmasi lebih lanjut.

  • 7 Cara Cek Hoax di WhatsApp dengan Mudah

    7 Cara Cek Hoax di WhatsApp dengan Mudah

    LABTekno.com – Cara cek hoax di WhatsApp perlu diketahui setiap kalangan, terlebih mendekati masa pemilu. Di masa menjelang pemilihan umum, hoaks atau informasi palsu menjadi ancaman besar bagi demokrasi. 

    Hoax dapat menyebar dengan cepat melalui berbagai media sosial dan platform online, sehingga dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kandidat atau partai politik tertentu. 

    Oleh karena itu, penting untuk melakukan verifikasi dan cek fakta sebelum menyebarkan informasi yang diduga hoax.

    Salah satu alasan mengapa cek hoax penting di masa menjelang pemilu adalah untuk mencegah masyarakat menjadi korban dari propaganda politik yang salah atau tendensius. 

    Dalam lingkungan politik yang semakin memanas, para kandidat atau pendukung mereka dapat menggunakan hoax untuk menyerang pesaing mereka dan mencoba mempengaruhi pemilih dengan cara yang tidak jujur atau tidak etis.

    Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memastikan bahwa informasi yang mereka terima adalah akurat dan dapat dipercaya sebelum membuat keputusan pemilihan.

    WhatsApp sebagai salah satu platform paling populer untuk berbagi pesan dan informasi di Indonesia, tetapi sayangnya, banyak hoax dan informasi palsu yang juga menyebar melalui aplikasi ini. 

    Berangkat dari hal tersebut, sangat penting untuk melakukan verifikasi dan cek fakta sebelum menyebarkan informasi ke grup WhatsApp atau kontak pribadi. Berikut adalah beberapa cara cek hoax di WhatsApp:

    Periksa sumber informasi

    Sebelum membagikan informasi yang diterima dari grup atau kontak WhatsApp, pastikan untuk memeriksa sumbernya. 

    Carilah informasi tambahan tentang topik tersebut dari sumber lain, seperti situs berita terkemuka atau organisasi resmi. 

    Jika informasi tidak ditemukan di tempat lain atau tidak ada sumber yang dapat dipercaya, ada kemungkinan besar bahwa informasi itu palsu.

    Periksa kebenaran informasi

    Jika informasi terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu hoax. 

    Cobalah untuk memeriksa kebenaran informasi dengan mencari tahu fakta-fakta dan angka-angka terkait topik tersebut. 

    Jangan langsung percaya informasi yang disebarkan tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

    Periksa tanda-tanda hoax

    Beberapa ciri khas hoax di WhatsApp adalah ketidakteraturan penggunaan huruf kapital, tanda seru, dan kata-kata provokatif. 

    Hoax juga sering menggunakan gambar atau video yang diedit secara berlebihan atau diambil dari konteks yang salah. 

    Jika ada tanda-tanda ini, maka informasi itu mungkin hoax.

    Gunakan aplikasi pencari fakta

    Cara cek hoax di WhatsApp berikutnya yaitu melalui aplikasi pencari fakta. Ada beberapa aplikasi pencari fakta yang dapat membantu Anda memeriksa kebenaran informasi. 

    Beberapa aplikasi pencari fakta terkemuka di antaranya adalah Fact Check Google, TurnBackHoax.id, dan CekFakta.com

    Cukup masukkan kata kunci atau judul dari informasi yang akan diperiksa, dan aplikasi akan memberikan hasil pengecekan fakta dari sumber-sumber terpercaya.

    Berdiskusi dengan orang lain

    Jika Anda masih ragu tentang kebenaran informasi, diskusikan dengan orang lain di grup atau kontak WhatsApp. 

    Mintalah pendapat mereka dan cari tahu apakah mereka memiliki informasi tambahan tentang topik tersebut. 

    Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa informasi yang Anda sebarkan adalah akurat dan dapat dipercaya.

    Cara Cek Hoax di WhatsApp Melalui ChatBot Mafindo 

    Cara Cek Hoax di WhatsApp - Mafindo

    Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah) adalah sebuah organisasi anti-hoax yang beroperasi aktif di Indonesia dengan menyediakan layanan tipline selama 24 jam nonstop bagi masyarakat yang hendak memeriksa sebuah kebenaran berita.

    Mafindo bekerja sama dengan beberapa media online yang tergabung di AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) dan AJI (Aliansi Jurnalis Independen) lewat dukungan Google News Initiative beserta FirstDraf dalam menangani ribuan berita hoax di tanah air.

    Masyarakat bisa mengirimkan tautan (link), kirim video berdurasi panjang di WhatsApp, salinan pesan, dan sejumlah informasi yang mengarah pada pemberitaan bohong serta manipulatif.

    Akun ini sudah centang hijau, sebagai tanda official account. Oleh sebab itu, Anda tak perlu khawatir lagi soal kredibilitasnya.

    Berikut ini cara cek hoax di WhatsApp dengan mudah dan cepat:

    • Buka akun WhatsApp
    • Klik Pesan Baru atau New Message
    • Klik Bisnis pada Daftar Kontak
    • Silakan kamu ketik Mafindo di kolom pencarian
    • Klik akun Mafindo paling atas
    • Kemudian kirim pesan sebagai salam pembuka
    • Nantinya WA Mafindo pun akan mengirimkan menu, silakan klik opsi Periksa/Lapor Konten untuk mengecek sebuah kebenaran berita
    • Selanjutnya kirimkan pertanyaan/link/gambar/atau video yang mau diperiksa oleh Tim Mafindo
    • Informasi tersebut akan dicek oleh tim Mafindo dan tinggal tunggu hingga pesan tersebut selesai dicek. Biasanya Tim Pemeriksa Fakta akan membalas pesan dalam 1 x 24 jam.

    Namun jika butuh lebih banyak data untuk menjawabnya, maka Anda harus lebih bersabar lagi.

    Cara Cek Hoax di WhatsApp Melalui ChatBot IFCN

    Tidak hanya chatbot dari Indonesia, sejak tahun 2018 lalu, WhatsApp juga telah bermitra dengan organisasi pemeriksa fakta di seluruh dunia. Sudah lebih dari 50 organisasi pemeriksa fakta yang telah menggunakan produk WhatsApp tersebut.

    Demi mencegah penyebaran informasi yang salah, jika pengguna menerima informasi yang terdengar mencurigakan atau tidak akurat, Anda bisa memeriksa ulang informasi tersebut. Caranya yaitu melalui Organisasi pemeriksa fakta IFCN atau melalui chatbot IFCN di +(727) 2912606.

    Dengan melakukan verifikasi dan cek fakta sebelum menyebarkan informasi di WhatsApp, kita dapat membantu memerangi hoax dan informasi palsu di platform tersebut. Dalam lingkungan digital yang semakin kompleks, penting bagi kita semua untuk menjadi lebih waspada dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

  • 5 Game Pertarungan Terbaru Tahun 2023

    5 Game Pertarungan Terbaru Tahun 2023

    LABTekno.com – Game pertarungan terbaru menawarkan berbagai gameplay dan suguhan grafis yang menawan. 

    Game pertarungan merupakan genre game yang populer di kalangan gamer dan terus berkembang dengan inovasi dan fitur-fitur baru.

    Game bertema fighting ini menuntut para pemainnya untuk membuat strategi dan keputusan yang cepat (taktis). Pemain harus tahu cara bertahan hidup, kapan kapan waktunya menyerang dan kapan waktunya untuk defense.

    Kalian mungkin sudah lebih dulu mengenal game fighting seperti Mortal Kombat, Tekken, Street Fighter, Dragon Ball FighterZ.

    Iseng-iseng mengisi waktu luang, bermain game memang ampuh melepaskan penat. Di tahun 2023 ini, sepertinya game pertarungan terbaru akan membanjiri para gamer dengan rilisnya sekuel game favorit mereka. 

    Game Pertarungan Terbaru 2023

    Jika diseleksi berdasarkan popularitas, rating, gameplay dan review para gamer, ada beberapa rekomendasi game pertarungan terbaru yang paling dinantikan.

    Mortal Kombat 12

    game pertarungan terbaru Mortal Kombat 12

    Game pertarungan terbaru pertama yang paling dinanti adalah Mortal Kombat 12. Meski belum ada kepastian mengenai perilisannya di tahun 2023 ini, kemungkinan tidak ada perkembangan cukup signifikan dari segi visualnya. 

    Berbagai spekulasi dan rumor telah muncul bahwa game ini sedang dalam tahap pengembangan.

    Satu hal yang pasti ialah Mortal Kombat 12 nanti masih akan mengusung format pertarungan 2 dimensi. 

    Sebagian menyebutnya 2.5 dimensi karena faktor visual yang sudah menggunakan pendekatan 3 dimensi. Namun untuk mode cerita belum dapat dipastikan skenario yang dibawa, meski ada kemungkinan masih akan melanjutkan kisah dalam Mortal Kombat 11.

    Guilty Gear Strive

    game pertarungan terbaru Guilty Gear Strive

    Game pertarungan terbaru yang menyuguhkan visual 2D selanjutnya dikembangkan oleh Arc System Works. Guilty Gear Strive menjadi salah satu game yang paling dinantikan di tahun 2023. 

    Guilty Gear Strive menjanjikan visual yang lebih realistis dan grafis yang lebih baik, serta gameplay yang lebih mudah dipelajari namun tetap menantang. 

    Game ini telah dirilis beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 9 Februari 2023 untuk PlayStation 5, PlayStation 4, dan PC.

    Street Fighter 6

    game pertarungan terbaru Street Fighter 6

    Game pertarungan terbaru selanjutnya adalah Street Fighter 6. Game ini selalu menjadi salah satu sekuel game fighting paling ikonik di dunia. 

    Street Fighter 6 diharapkan akan memberikan pengalaman bermain game yang lebih menarik. 

    Capcom telah mengumumkan bahwa game ini sedang dalam tahap pengembangan, meskipun belum ada tanggal rilis yang pasti. 

    Namun, para penggemar Street Fighter masih sangat optimis bahwa game ini akan dirilis pada tahun 2023.

    Tekken 8

    game pertarungan terbaru Tekken 8

    Bagi para gamer kawakan, pasti sudah tidak asing lagi dengan game berjudul Tekken. Bandai Namco, pengembang Tekken, belum mengumumkan secara resmi mengenai Tekken 8

    Namun, banyak spekulasi bahwa game ini sedang dalam pengembangan dan mungkin akan dirilis pada tahun 2023. 

    Sebagai salah satu franchise game fighting paling sukses dan populer, Tekken 8 pastinya akan dinantikan oleh para penggemar game fighting.

    Dragon Ball FighterZ 2

    game pertarungan terbaru Dragon Ball FighterZ 2

    Generasi 90-an pasti tahu anime Dragon Ball. Tidak hanya sukses menggaet penggemarnya dalam serial kartun, Dragon Ball juga sukses sebagai game fighting. 

    Sejak dirilis pada tahun 2018, game ini telah menjadi salah satu game fighting paling populer di dunia. 

    Dengan popularitasnya, Bandai Namco kemungkinan akan mengembangkan sekuelnya, Dragon Ball FighterZ 2, yang mungkin akan dirilis pada tahun 2023.

    Demikian beberapa game pertarungan terbaru yang populer dan menarik untuk dimainkan. Sebenarnya memang masih banyak lagi game pertarungan yang dapat dinikmati dengan fitur-fitur dan genre yang berbeda-beda. Namun untuk saat ini kami cukupkan sampai di situ saja. Selamat mencoba!