Untuk Pemula : 13 Perbedaan Dasar Kamera Mirrorless dan DSLR

Beberapa tahun yang lalu, mungkin kamera DSLR sedang digandrugi oleh banyak kalangan. Namun saat ini kamera dengan tipe ini sudah memiliki pesaing berat, yakni kamera mirrorless. Sepertinya kamera mirrorless mampu menjadi pesaing berat bagi kamera DSLR karena beragam keunggulan didalamnya.

Lalu sebenarnya mana sih yang lebih baik anatar kamera mirrorless maupun kamera DSLR?

Kamera mirrorless vs kamera DSLR. Sejak dulu keduanya memang sudah diperdebatkan, namun tidak akan ada habisnya. Tentu dua tipe kamera ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Sehingga jika ada pertanyaan: Apa perbedaan mirrorless dan DSLR? Mana yang lebih baik ? Tentu jawabannya akan kembali pada kebutuhan si pengguna.

Kita bisa melihat bahwa dulu ada perbedaan yang cukup mencolok dari kedua tipe kamera ini, antara lain masalah ukuran, kualitas, dan harga. Jika seorang pengguna membutuhkan sebuah kamera untuk mendapatkan foto berkualitas tinggi dan tidak merasa terganggu dengan ukuran kamera yang berat dan besar, kemudian tidak masalah juga dengan harga, tentu kamera yang paling tepat dipilih kamera DSLR.

Namun hal ini sekarang tidak berlaku lagi. Perkembangan teknologi membuat beberapa faktor itu tidak relevan lagi. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini kamera mirrorless telah mampu menghasilkan foto dengan kualitas gambar yang tidak kalah dengan kamera DSLR.

Tak hanya itu saja, saat ini kamera mirrorless juga memiliki banyak tipe MILC (Mirrorless Interchangeable-Lens Camera). MILC maksudnya kamera mirrorless tersebut memiliki lensa yang bisa diganti. Tentu fitur ini sama dengan kamera DSLR, dimana pengguna bisa mengeksplorasi beragam teknik pengambilan foto memakai MILC tersebut.

Jika kemampuan kamera mirrorless sudah cukup mumpuni, tentu faktor ukuran yang biasanya masih cukup relevan. Kebanyakan kamera DSLR masih berukuran besar, sehingga cukup berat saat dibawa kemana-mana. Perlu diketahui bahwa kamera DSLR yang berukuran paling kecil saat ini pun ukurannya masih sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan MILC.

Dan yang terakhir berbicara mengenai harga. Untuk harga, sebenarnya keduanya sudah saling bersaing. Agar tidak bingung, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu apa saja perbedaan kamera mirrorless dan kamera DSLR yang perlu diketahui.

1. Berbeda pada Ukuran dan Berat Kamera

Secara umum, ini adalah perbedaan yang paling menonjol dari Mirrorless vs DSLR, yaitu ukuran dan berat  ;

Kamera DSLR ;

DSLR Biasanya besar dan berat, membutuhkan genggaman tangan yang besar (akan maksimal jika menggunakan 2 tangan), memiliki lensa telefoto dengan ukuran besar.

CSC / Kamera Mirrorless ;

Kamera mirrorless umumnya lebih kecil dan lebih ringan. Namun dalam beberapa tipe memiliki ukuran sama atau lebih besar dari kamera DSLR, terutama pada lensanya.

Memiliki ukuran kecil adalah salah satu keunggulan kamera mirrorless, tapi tetap harus ada keseimbangan antara ukuran bodi kamera dan kombinasi lensa yang tepat, kebanyakan mirrorless memiliki tampilan besar pada lensa, sehingga terkadang terlihat tidak proposional.

Keberadaan cermin pada DSLR merupakan salah satu faktor yang membuat kamera jenis ini sulit didesain dalam bentuk yang ringkas. Terlebih DSLR memiliki banyak di body kamera dan tentu saja membutuhkan ruang yang cukup untuk menempatkan semua tombol tersebut. Ujungnya, body dan berat DSLR relatif lebih besar dari kamera mirrorless.

Perbedaan kamera DSLR dan mirrorless

Kamera mirrorless bisa punya badan lebih kecil dan ringkas karena telah menghilangkan keberadaan cermin. Dengan tubuh yang ringkas dan bobot yang ringan, mirrorless menjadi teman menyenangkan saat dibawa bepergian.

2. Viewfinder atau jendela bidik

Secara harfiah, kamera mirrorless memiliki arti tanpa cermin atau lensa langsung mengarah pada sensor. Pengguna akan melihat gambar yang telah ditangkapoleh sensor gambar kamera pada layar. Namun pengguna tidak dapat mengintip melalui jendela bidik karena tidak memakai cermin.

Kamera DSLR ;

DSLR memiliki tampilan ‘optik’ dengan kelebihan kejernihan, alami dan tampilan bebas lag

Mirrorless CSC ;

Fokus pada pada hasil yang apa adanya, artinya menggunakan rendisi digital dari adegan saat kamera mirrorless  akan menangkapnya.

Viewfinders

Saat ini sebenarnya sudah banyak mirrorless yang mempunyai jendela bidik, namun jendela bidik tersebut bukan cermin. Jendela tersebut merupakan layar dalam ukuran kecil.

Sedangkan kamera DSLR (Digital Single-Lens Reflects) merupakan kamera yang memakai cermin untuk diletakkan pada depan sensor gambar guna memantulkan apa yang akan ditangkap oleh sensor saat tombol shutter ditekan.

Sehingga pengguna bisa mengintip apa yang akan ditangkapoleh sensor melalui jendela bidik tersebut. Sedangkan untuk kamera mirrorless saat ini sudah banyak yang memakai jendela bidik. Namun jendela bidik ini memang bukan cermin, tetapi layar dalam ukuran kecil.

Setiap kamera DSLR memiliki jendela bidik yang umum disebut dengan OVF (Optical View Finder). Sedangkan pada kamera mirrorless, fitur ini digantikan oleh EVF (Electronic View Finder).

Pengguna mirrorless akan melihat objek foto seperti apa adanya. Kelebihan EVF adalah kita bisa mengatur ulang gambar yang tampak di LCD agar menghasilkan foto yang sesuai keinginan.

Pada saat memotret dengan menggunakan DSLR, Anda tidak akan tahu hasil foto seperti apa sebelum melihatnya di layar LCD. Untuk mirrorless hal-hal seperti itu tidak akan terjadi lagi. Hasil foto yang didapat sesuai dengan yang dilihat di layar LCD. Tidak akan ada tebak-tebak buah manggis seperti ketika menggunakan DLSR. Terlebih, EVF pada mirrorless saat ini sudah jauh lebih baik dibanding dengan generasi mirrorless pertama.

3. Autofocus

Kamera DSLR ;

Secara keseluruhan, Kamera DSLR lebih baik dalam melacak subjek cepat, tetapi bisa lemah dalam Live View

Kamera Mirrorless ;

Performa Live View (AF) mirrorless secara umum  sangat baik saat menggunakan layar LCD. Model terbaru malah dapat memiliki performa AF keseluruhan yang sangat baik saat menggunakan EVF.

DSLR menggunakan modul autofokus ‘pendeteksi fase’ cepat dan efisien yang dipasang di bawah cermin di dalam bodi kamera. Sistem ini sangat cepat dalam memfokuskan dan melacak subjek.

Sayangnya sistem ini hanya berfungsi saat cermin mati. Jika Anda menggunakan kamera DSLR dalam mode live view.Tentang hal ini, akan dijelaskan pada poin live view di poin berikutnya.

Kamera mirrorless harus menggunakan autofocus berbasis sensor secara terus menerus selama anda menggunakannya. Kebanyakan berbasis pada AF kontras cepat daripada memilih mode AF kontras ekuivalen yang biasa digunakan pada DSLR.

4. Live Preview

Generasi awal kamera DSLR tidak dilengkapi Live Preview. Live Preview pada DSLR muncul digenerasi kamera DSLR setelah pesaing barunya kamera mirrorless dilengkapi Live Preview sejak pertama kali meluncur ke pasar kamera digital.

Namun, fitur Live Preview untuk saat ini hanya dimiliki DSLR dengan tipe high-end. tidak tersedia pada tipe entry user, sampai artikel ini dibuat, belum ada produsen kamera digital yang menyediakan fasilitas ini.

Inilah salah satu yang menjadi perbedaan DSLR vs Mirrorless

Fitur Live Preview langsung disematkan dalam setiap kamera mirrorless. Sedangkan pada kamera DSLR fitur Live Preview hanya disematkan pada tipe high-end kamera.

Jika kamera tidak memiliki live preview, akan menjadi kendala saat menggunakan flash.

Kenapa?

Karena kamera akan mengukur cahaya lingkungan, bukan cahaya pada flash. jika demikian bisa dipastikan hasil foto akan berantakan jika anda lupa mematikan fitur ini.

5. Continuous shooting / Pemotretan beruntun

Kamera DSLR ;

DSLR terbaik ak mampu menandingi kecepatan pemotretan beruntun yang dimiliki mirrorless.

Mirrorless ;

Desain mirrorless dibuat lebih mudah dalam pemotretan dengan kecepatan tinggi.

Dibutuhkan mode pemotretan beruntun yang cepat untuk menangkap subjek yang bergerak (jepretan aksi), dan kamera mirrorless lebih baik dari DSLR.

Ini karena kamera mirrorless memiliki sistem yang tidak serumit dslr, dimana pada proses pemotretan mirrorless membutuhkan pemrosesan lebih singkat di banding DSLR.

6. Video

Kamera DSLR adalah yang pertama menawarkan video dengan kualitas HD dan Full HD profesional, serta berbagai jenis lensa dan aksesoris lainnya.

Para profesional dalam dunia fotografi lebih menyukai sistem dengan dukungan jangka panjang yang tetap dan terus menerus dari produsen.

Awalnya sebagian besar video syuting menggunakan kamera DSLR, namun kemudian banyak yang beralih ke sistem kamera tanpa cermin, karena keprakisannya. Dan mirrorless hadir dengan sistem ini dan menawarkan banyak fitus vidio yang tidak dapat ditandingi oleh DSLR.

Salah satunya adalah fitus 4K pada kamera mirrorless. DSLR terlambat menawarkan fungsi ini.

 

7. Pilihan lensa mirrorless belum sebanyak DSLR

Perbedaan kamera DSLR dengan kamera mirrorless cukup terasa pada ketersediaan varian lensa. Merek kamera DSLR pasti melengkapi produknya dengan beberapa lensa pelengkap yang bisa kita beli. Dari mulai fish eye, lensa fix, hingga tele ratusan milimeter.

Bahkan ada banyak lensa produksi pihak ketiga yang bisa diterapkan pada DSLR merek tertentu. Beberapa produsen mirrorless saat ini memang sudah mulai banyak memproduksi lensa dengan varian yang berbeda. Namun, tetap belum sebanyak DSLR.

8. Image stabilization

Keduanya, baik DSLR maupun mirrorless sudah sama-sama memiliki fitur Image Stabilization. Fitur yang bisa mengamankan hasil jepretan Anda dari goyangan tangan ini umumnya disediakan DSLR pada lensa, bukan di dalam body.

Brand DLSR seperti Canon dan Nikon menyematkan fitur tersebut di setiap lensa yang mereka produksi.

Dan ini juga menjadi perbedaan antara kamera DSLR dan kamera mirrorless. Kamera Mirrorles justru memasang fitur antigoncangan ini di dalam body.

Anda harus mengaktifkan fitur ini terlebih dahulu sebelum melakukan pemotretan. Dengan demikian, gambar yang dihasilkan pun aman dari getaran yang bisa muncul dari tangan saat menggengam kamera.

9. Baterai mirrorless lebih cepat habis

Kamera mirrorless juga punya kekurangan dibanding DLSR, terutama dalam hal baterai. Dengan tubuh yang besar, DSLR bisa menggunakan baterai dengan kapasitas yang besar pula. Oleh karena itu, DSLR bisa memotret hingga seharian tanpa harus mengganti baterai.

Hal tersebut berbeda pada mirrorless.

Desain mirrorless yang ramping tidak bisa menyimpan baterai dalam ukuran besar. Berdampak pada kapasitas baterai mirrorless yang lebih kecil dibanding dslr. Penggunaan Kamera mirrorless tidak mampu digunakan selama seharian jika tidak membawa baterai cadangan. Kemampuan satu baterai mirrorless rata-rata bisa dipakai untuk mengambil foto sekitar 210-350 an foto saja.

 

10. Shutter Mirrorless lebih senyap dari DSLR

Tidak adanya cermin pada mirrorless menjadi kelebihan dibanding DSLR. Setiap kali menekan tombol shutter, maka akan ada pergerakan cermin di dalam kamera. pergerakan ini yang kemudian menghasilkan suara yang cukup keras didengar.

Nah, tidak adanya cermin pada kamera mirrorless membuat kamera ini lebih senyap tanpa suara saat memotret.

Mirrorless memotret tanpa suara, karena tidak ada pergerakan cermin seperti DSLR di dalam tubuh kamera. Suara yang muncul pada mirrorless sebagai efek yang sengaja dipasang sebagai tanda bahwa anda telah mengambil foto.

Efek suara tidak sekeran pada DSLR, dan anda juga mengaktifkan mode senyap pada mirrorless seperti kebanyakan kamera smartphone.

11. Ada tidaknya sensor

Mirrorless diciptakan untuk kemudahan dalam mengambil gambar, meringkas berbagai sensor dalam proses pengambilan gambar. Dimulai dari pengukuran sahaya, penguncian fokus kamera mirrorless hanya menggunakan satu sensor utama.

Berbeda sekali dengan kamera DSLR. DSLR menggunakan beberapa sensor kamera berbeda dan terpisah dari sensor utama, proses pengambilan gambar melibatkan penggunaan beberapa sensor hanya untuk mengambil satu gambar saja. itulah kenapa body kamera DSLR lebih besar dan sulit untuk dibuat ringkas.

Generasi awal kamera mirrorless, sensor yang dimiliki kalah jauh dengan kamera DSLR. namun , pada generasi terbaru, produsesn kamera digital mulai menyeimbangkan kemampuan sensor mirroless dengan kamera DSLR.

Salah satunya mirrorless menambahkan sensor fullframe tipe high-end seperti yang dimiliki merk Sony terbaru; A7 dan A7R, sehingga meningkatkan kualitas gambar yang setara dengan kamera DSLR.

12. Fitur

Keduanya menawarkan kontrol manual penuh atas pemaparan dan pemfokusan serta dapat mengambil file mentah serta JPEG, memungkinkan Anda mendapatkan kualitas gambar terbaik.

Pada poin ini, kamera DSLR dan mirorrless memiliki inovasi yang terus dikembangkan dan diperbarui. Keduanya sama-sama tidak mau kalah dalam memberikan fasilitas fitur yang terbaik.

Baca juga : 10 Alat fotografi untuk fotografer profesional

13. Harga Mirrorless Relatif Lebih Murah dari pada DSLR

Mirrorless secara umum memang lebih murah dari DSLR, namun pada generasi mirrorless high-end sudah masuk sebagai kamera digital dengan harga yang mahal.

Memang perbandingannya berbeda, kamera mirrorless high-end dijual dengan harga lebih mahal dari kamera DSLR entery level. Tapi jika di bandingkan head to head sesama tipe high-end, kamera mirrorless tetap lebih murah.

Itu tadi beberapa perbedaan kamera mirrorless dan kamera DSLR yang perlu Anda ketahui. Lalu mana tipe kamera yang cocok untuk Anda?

Mirrorless vs DSLR, Lalu mana yang terbaik ?

DSLR ;

Kamera ini memiliki tampilan yang bagus dan kokoh, menawarkan penanganan pemrosesan relatif lama dan dengan kualitas gambar terbaik.

Mirrorless ;

Memiliki ukuran lebih kecil dari DSLR, secara teknis memiliki teknologi lebih maju dan prospek berkembang di masa depan.

Perbedaan teknis antara DSLR dan mirrorless bukan satu-satunya hal yang perlu Anda pertimbangkan, dan bahkan mungkin bukan yang paling penting bagi Anda.

Setelah melihat beberapa perbedaan di atas, anda bisa memilih mana kamera yang terbaik bagi Anda. Satu-satunya cara terbaik adalah dengan mencoba menggunakan kedua kamera tersebut, sehingga anda dapat menilai mana yang terbaik menurut versi anda.

Penutup

Apabila Anda merupakan tipe orang yang suka mengambil puluhan sampai ratusan foto dalam satu sesi pemotretan, sebaiknya Anda menggunakan  kamera tipe DSLR. Kamera mirrorless tidak akan memuaskan hobi fotografi Anda, karena kapasitas dan batarai mirrorles masih terbatas untuk saat ini.

Namun apabila Anda hanya ingin mengambil beberapa foto yang tidak terlalu banyak, saya menyarankan anda untuk menggunakan kamera mirrorless. Karena dipastikan Anda akan merasa keberatan untuk membawa-bawa kamera DSLR yang berat dan besar itu ke mana-mana.

Jika Anda ingin melihat bagian-bagian kamera DSLR lebih detail dan lengkap, bisa membaca artikel 41 Bagian DSLR dan fungsinya .

Bagaimana, sudah tidak bingung kan memilih kamera idaman Anda?

Loading...