11 Alat Utama Fotografi yang Dibutuhkan Fotografer Profesional

Perkembangan Digital fotografi beberapa tahun terakhir ini sangat pesat. Di sebagian besar tempat wisata kita bisa menemukkan banyak orang membawa kamera digital, baik kamera saku, kamrea SLR, atapun kamera pada telepon selular.

Perkembangan situs jejaring social seperti Facebook, Twitter, Path,  Instagram dan aplikasi lainnya cukup banyak andil dalam meningkatkan antusiasme dunia fotografer.

Harga untuk sebuah kamera digital, baik kamera saku, kamera mirrorless maupun kamera DSLR sekarang ini sangat mudah terjangkau. Saat ini, kamera DSLR bisa didapatkan dengan harga di bawah lima juta rupiah. Kamera bekas tentunya lebih murah lagi. Fotografi digital juga tidak memerlukan ongkos cuci cetak foto, sehingga tidak ada biaya tambahan yang perlu dikeluarkan lagi.

Namun sayang, banyak yang belum memahami benar fungsi kamera juga dasar dari fotografi, sehingga foto – foto yang dihasilkan kurang optimal secara teknis maupun kreatif. Salah satu alasan utama adalah ilmu dari fotografi itu memang cukup rumit. Belajar fotografi itu memang tidak mudah karena setiap elemen fotografi terkait satu sama lain sehingga mengubah salah satu settingan dapat membuat hasil foto berubah total.

Alat fotografi utama

Maka dari itu perlu pemahaman dasar fotografi secara menyeluruh. Salah satunya anda harus mengenal alat utama dalam fotografi yang dibutuhkan. Sedangkan foto yang baik bukan dihasilkan secara untung – untungan tapi merupakan suatu pemikiran. Pemilihan setting kamera dan lensa, penggunaan aksesoris, dan posisi kamera sangat menentukan hasil foto.

Meski sekarang banyak menggunakan software pengolah gambar seperti adobe photoshop, memotret secara benar masih sangat penting dan tidak bisa tergantikan, banyak kasus dimana foto yang diambil secara asal jepret tidak bisa diperbaiki dengan menggunakan software setelah pemotretan.

Maka dari hal diatas kami akan berikan  11 Peralatan fotografi jika ingin menjadi fotografer Professional, yaitu :

1. Kamera Digital

Memiliki kamera digital itu wajib bagi seorang fotografer profesional. Ini adalah alat utama fotografi. Memang kita bisa menggunakan kamera smartphone, tapi tentu dalam kondisi tertentu membutuhkan kamera digital.

Secara umum, masyarakat awam menganggap semakin besar megapixel dalam satu kamera, makin tinggi kualitas gambar yang dihasilkan, akan tetapi itu tidak sepenuhnya benar, meski jumlah pixel adalah salah satu indikator kualitas foto, tapi faktor – faktor lainnya yang menentukkan, misalnya ukuran pixel itu sendiri relatif tidak sebanding dengan permukaan sensor.

Artinya, bila ada kamera yang berukuran sensor kecil tapi memilih banyak pixel, katakanlah 16 megapixel dengan sensor kecil, tentu lebih baik memilih kamera SLR dengan sensor 10 megapixel dan ukuran sensor yang lebih besar. Pada umumnya, kamera DSLR berukuran 6 megapixel ke atas sudah cukup baik untuk dicetak kualitas (300ppi) sampai sekitar 10.02 x 6.67 inci.

Baca juga : Perbedaan kamera mirrorless vs DSLR

2. Variasi Lensa

Alat fotografi yang tidak kalah penting selanjutnya adalah variasi lensa. Untuk memperoleh hasil yang optimal, pemakaian lensa khusus lebih baik daripada lensa multifungsi.

Misalnya untuk foto serangga, bunga atau objek foto berukuran kecil, lebih baik menggunakan lensa makro, sedang untuk foto pemandangan, lebih optimal memakai lensa wide karena dapat menciptakan suasana tiga dimensi.

Lensa yang berkualitas tinggi, harganya biasanya akan cenderung tetap atau bahkan meningkat seiring dengan berjalanya waktu, sehingga merupakan salah satu investasi yang baik, hal ini berbeda dengan body kamera sendiri yang setiap tahun harganya turun.

Kesimpulannya, lensa yang ideal adalah lensa yang sesuai dengan jenis fotografi yang ingin kita amati.

3. Tripod

alat fotografi

Tripod menjadi alat fotografi yang sangat penting bagi fotografer professional, tapi karena ukuran yang besar dan sulit dibawa kemana – mana barang ini sering diabaikan.

Adapun fungsi utama dari tripod adalah untuk penyangga kamera sehingga kamera tidak goyang saat dipakai untuk memotret/ merekam video dan haso; foto/video pun tidak kabur. Fungsi ini banyak digantikan oleh fungsi Image Stabilization (IS) kamera atau lensa dan juga beberapa  fase perkembangan kamera digital yang mampu memproduksi foto yang relative besih meski dalam setting ISO tinggi atau di tempat yang kurang cahaya.

4. Filter

Untuk yang belum pernah mendengar alat fotografi ini, filter adalah sebuah lensa yang biasanya berbentuk bulat atau kotak dan bisa dipasang di depan lensa kamera. Di era kamera analog/film penggunaan filter sangat membantu sekali, di era digital penggunaan filter tidak banyak dipakai.

Akan tetapi andaikan kita ingin hasil yang memuaskan bahwa fungsi dari filter itu sendiri berguna untuk menyaring warna, menambah kontras, dan membuat efek tertentu seperti melembutkan hasil foto.

Sebetulnya ada juga kegunaan filter pada era digital, yaitu untuk melindungi bagian depan lensa dari goresan dan benturan. Tetapi jangan menggunakan filter yang kualitas rendah, biasanya  akan mengurangi kualitas foto.

5. Monopod

Monopod berbentuk seperti tongkat dengan satu kaki, Alat fotografi ini membantu untuk menstabilkan kamera. Tidak seperti tripod, monopod memiliki kemampuan yang terbatas untuk meredam getaran.

Kebanyak para fotografer profesional memilih menggunakan monopod ini saat para fotografer sering berpindah – pindah atau pada saat memiliki kamera dengan lensa yang panjang serta berat seperti fotografer olahraga. Dengan menggunkan monopod, lebih mudah mengangkut kamera dan lensa, selain itu monopod kadang juga dimanfaatkan sebagai dudukan lampu kilat.

6. Memory Card

Mungkin salah satu topik yang jarang dibahas di dunia fotografi adalah media penyimpanan seperti SD card dan Compct Flash, tapi saya yakin banyak yang cukup bingung memilih media penyimpanan yang optimal untuk kamera.

Padalah, memori menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari aktifitas fotografi. Memory card kamera masuh menjadi alat fotografi yang harus tersedia saat anda akan memotret subjek foto dalam jumlah banyak.

Hal ini, antara lain disebabkan karena para produsen suka membingungkan pembeli dengan versi yang bermacam – macam dan mencampurkan kata – kata berbau marketing seperti “Ultime, Extreme, Pro, Ultra” dan lain sebagainya.

Adapun kelebihan Compact flash yaitu kualitas casingnya lebih kokoh. Selain itu contact nya tidak terbuka seperti SD card. Di sisi lain, SD card sesuai dengan namanya (Secure Digital) dapat mengunci memory card supaya tidak bisa menyimpan data. Caranya tinggal menggeser slider di sebelah kiri SD card ke bawah. Selain itu SD card biasanya lebih murah dari CF card.

7. Lensa Hood

Lensa hood adalah aksesoris lensa yang dipasang di depan lensa dengan tujuan untuk mencegah sinar cahaya yang tajam masuk mengenai kaca lenca dan menyebabkan foto menjadi jelek karena silau.

Bentuk lensa hood macam – macam dan disesuaikan dengan lensa masing – masing para ptografer. Ada yang berbentuk tabung, ada juga yang berbentuk seperti bunga, selain itu berfungsi untuk mencegah cahaya dari arah samping yang mengganggu hasil foto masuk ke lensa, lensa hood berfungsi juga sebagai alat pengamanan lensa. Andaikan bila lensa terbentur atau jatuh, lensa hood membantu mencegah dari kerusakan pada lensa.

8. Tas Kamera

Tas kamera untuk para potografer banyak sekali pilihannya dan jenisnya, ada yang bertipe ransel, ada juga yang bertipe selempang, koper bahkan ada juga yang seperti tas pinggang.

Fungsi dari tas ini selain untuk menyimpan kamera dengan baik, bisa juga memberi kesan yang mahal pada penampilan para potografer dalam kegiatannya, orang akan melihat pertama kali untuk tampilan luarnya, maka jangan sepelekan hal ini, karena akan membantu membangun kepercayaan diri dalam kegiatan.

9. Lampu Studio

Lampu studio memiliki beberapa keunggulan dibandingkan lampu kilat eksternal. Yang paling utama adalah kekuatan cahaya yang dipancarkan, sedangkan untuk foto objek foto yang kecil mungkin lampu kilat eksternal sudah cukup, akan tetapi kalau untuk foto kelompok orang di ruangan dengan cahaya yang kurang baik, lampu studio merupakan alternatif yang lebih baik. Begitu pula objek foto besar seperti motor, mobil, memerlukan beberapa lampu studio yang berkekuatan besar.

10. Ruangan Studio

Ruangan ini adalah ruangan dimana di dalamnya bisa dengan nyaman dalam berkreasi dan berinovasi dalam kegiatan fotografer, sebagai potografer yang professional sebaiknya mempunyai ruangan ini karena membantu menghasilkan hasil foto yang baik.

11. Laptop

Laptop digunakan dalam mengolah foto. Setiap foto yang didapat akan diolah terlebih dahulu. Anda bisa memanfaatkan laptop yang terinstal software editing voto atau vidio.

Ada beberapa foto hasil jepretan kamera yang harus di olah terlebih dahulu. Seperti mengedit ukuran, kecerahan atau warna foto yang diinginkan.

Baca juga : 41 bagian DSLR dan fungsinya

Penutup

Dunia fotografi juga memungkinkan kita untuk mencoba hal – hal baru, kita bisa mencoba dengan bepergian ke lingkungan yang baru, lingkungan nyang asing bagi kita. Terus asah kemampuan teknik fotografi anda agar semakinm mahir lagi, karena dalam hal fotografi yang paling utama adalah kita jujur dalam mengembangkan gaya kita, tiddak perlu mengikuti gaya yang sedang trend kalaupun perlu ciptakan trend sendiri.

Artikel ini ditujukkan untuk pecinta fotografi di Indonesia. Mudah – mudahan dengan adanya beberapa tips tadi di atas bisa membantu teman – teman para pecinta fotografi untuk menjadi seorang professional fotografer dan menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

Semoga artikel 11 Alat Utama Fotografi Bagi Fotografer Profesional dapat bermanfaat bagi Anda yang akan terjun menjadi seorang fotografer profesional.

Similar Posts:

Loading...